Beranda blog Halaman 1897

Pekerja Berpenghasilan Di Bawah 3 Juta Tidak Terkena Pajak

Ilustrasi: Seorang karyawan sedang menghitung uang Tunjangan Hari Raya yang didapat dari perusahaan tempatnya bekerja/ANTARA
Ilustrasi: Seorang karyawan sedang menghitung uang Tunjangan Hari Raya yang didapat dari perusahaan tempatnya bekerja/ANTARA

Mulai 1 Juli 2015, pekerja dengan penghasilan di bawah Rp 36 juta per tahun atau Rp 3 juta per bulan tidak lagi terkena pajak. Hal ini sesuai dengan keputusan dalam Peraturan Keuangan (PMK) mengenai perubahan pendapatan tidak kena pajak (PTKP).

PTKP ini mengalami kenaikan dari yang sebelumnya Rp 24,3 juta per tahun. Adapun, 3 pertimbangan dalam kenaikan PTKP ini yakni karena adanya perlambatan ekonomi, untuk menaikan daya beli masyarakat dan menyesuaikan dengan kenaikan upah minimum.

Melalui perubahan ini, pegawai yang gajinya per bulan sebesar Rp 3 juta atau kurang, tidak akan lagi dikenakan pajak. Sebagai contoh, jika ada pegawai perusahaan yang gajinya Rp 2,5 juta per bulan, maka pegawai tersebut tidak lagi dikenakan pajak. Artinya, pegawai ini dapat lebih menghemat setiap tahunnya karena tidak terkena wajib bayar pajak.

Anggota Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun melalui keterangan persnya, turut mendukung langkah pemerintah untuk menaikkan PTKP ini. Menurutnya, rencana tersebut dapat membantu masyarakat yang berpenghasilan rendah untuk lebih banyak berbelanja, dibandingkan membayar pajak. Tidak hanya itu, hal ini juga dikatakan akan bermanfaat untuk meningkatkan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) dan lapangan kerja.

Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro di Kementerian Keuangan, Jumat (26/6) juga menyatakan bahwa kenaikan PTKP ini dapat menyumbang pertumbuhan ekonomi sebesar 0,09%, konsumsi rumah tangga sebesar 0,07%, investasi sebesai 0,19% serta inflasi sebesar 0,04%.

Sementara, Kepala Bidang Penyuluhan Pelayanan dan Humas (P2Humas) Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak Daerah Istimewa Yogyakarta, Ayu Norita Wuryansari mengatakan, kenaikan PTKP ini dapat menaikkan Pajak Pertambahan Nilai saat berbelanja. Namun, kenaikan PTKP ini juga dapat berimbas pada penurunan penerimaaan pajak penghasilan, apalagi jika kebijakannya nanti berlaku surut.

Sebelumnya, pemerintah juga telah berencana untuk menghapus pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) untuk peralatan elektronik, rumah tangga, hingga tas dan pakaian merek terkenal. Aturan tersebut dibuat agar mendorong konsumsi masyarakat dan akan mulai diberlakukan pada 8 Juli 2015. [*]

Angklung Udjo Meriahkan Ultah Unesco

Sejumlah artis Angklung Saung Mang Udjo dalam sebuah penampilan musik pentatonik/ANTARA
Sejumlah artis Angklung Saung Mang Udjo dalam sebuah penampilan musik pentatonik/ANTARA

Saung Angklung Udjo diundang tampil pada puncak peringatan hari ulang tahun ke-69 UNESCO. Musik pentatonik khas sunda itu akan tampil bersama sejumlah musisi dunia lainnya di markas besar organisasi dunia itu di Paris, Prancis.

“Ya kami diundang untuk tampil pada HUT UNESCO di Paris, 4 November 2015. Kami akan mengisi salah satu sesi performance pada acara puncak di sana,” kata Sam Udjo dari Saung Angklung Udjo di Bandung, Rabu.

Ia mengatakan sudah berusaha untuk bisa menampilkan angklung interaktif yakni melibatkan peserta sidang Unesco pada acara itu. Namun penyelenggara tidak memiliki waktu cukup untuk menampilkan permainan interaktif itu. “Waktunya sangat padat karena kami tampil dengan sejumlah musisi internasional lainnya di sana, sehingga kami akan tampilkan dengan angklung dan orkes arumba,” katanya.

Pementasan kali ini akan dikemas dalam penampilan berdurasi singkat namun sarat makna. Menurutnya, angklung tidak hanya membawakan lagu-lagu daerah dan nasional, namun juga bisa memainkan lagu-lagu yang hits di dunia internasional. “Apresiasi penonton di luar negeri cukup besar dan menyukai aksi angklung interantif yang kerap kami perkenalkan dalam setiap pementasan,” katanya.(ANTARA)

Keluarga Penumpang Hercules Pasrah

Evakuasi pesawat Hercules milik TNI AU yang jatuh di Medan/ANTARA
Evakuasi pesawat Hercules milik TNI AU yang jatuh di Medan/ANTARA

Keluarga Kopda Erie Ageng, salah satu penumpang pesawat Hercules A1310 milik TNI AU yang jatuh di Medan, Sumatra Utara, Selasa siang mengaku pasrah.

Mujiyono, ayah Kopda Erie Ageng, di Pengasih, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu, mengatakan Erie merupakan anak bungsu dari lima bersaudara dan ibunya telah meninggal dunia. “Kami serahkan semua pada Allah. Kami berharap, anak kami dalam kondisi baik,” katanya.

Ia mengatakan pertemuan dengan Erie terakhir enam bulan yang lalu di Mabes TNI AU di Jakarta. Erie pernah mengutarakan ingin menyekolahkan anaknya di Kulon Progo. Namun ternyata Erie lebih dulu gugur dalam perjalanan menuju tempat tugas.

Ia belum memastikan apakah jenazah Erie akan dimakamkan di Pengasih atau di Pekanbaru tempat asal istri almarhum Erie. “Erie sendiri meninggalkan satu putra,” katanya.

Pesawat yang dipiloti oleh Kapten Pnb Shandy Permana itu melaksanakan take off dari Lanud Soewondo Medan, pada 11.48 WIB menuju Lanud Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, dengan misi melaksanakan Penerbangan Angkutan Udara Militer (PAUM).(ANTARA)

Ini Kebutuhan Masyarakat Soal Pasar Tradisional

Ilustrasi warga melintas di depan Pasar Blok A, Jakarta, Rabu (20/5). Pasar yang diresmikan pada 1971 tersebut akan dilakukan revitalisasi dengan konsep 'mix used development' yaitu pasar yang tidak hanya untuk transaksi jual beli, namun ditunjang beberapa fasilitas lain seperti hotel dan terintegrasi dengan MRT /ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Ilustrasi warga melintas di depan Pasar Blok A, Jakarta, Rabu (20/5). Pasar yang diresmikan pada 1971 tersebut akan dilakukan revitalisasi dengan konsep ‘mix used development’ yaitu pasar yang tidak hanya untuk transaksi jual beli, namun ditunjang beberapa fasilitas lain seperti hotel dan terintegrasi dengan MRT /ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Presiden Joko Widodo meluncurkan program revitalisasi 1.000 pasar rakyat di Pasar Manis, Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (30/6). Anggaran sebesar Rp 1,3 triliun telah disiapkan untuk revitalisasi sebanyak 675 pasar di seluruh Indonesia. Di samping membutuhkan bangunan baru, pasar tradisional juga membutuhkan pengelolaan yang baik.

Kebersihan menjadi hal utama yang dibutuhkan oleh masyarakat. Berdasarkan Litbang Kompas pada Juni 2015, sebanyak 95% responden menginginkan pasar tradisional yang lebih bersih. Catatan Ikatan Pedagang Pasar Indoneisa (Ikappi) mencatat banyak pasar tradisional yang tetap kotor setelah revitalisasi. Seperti yang terjadi di Pasar Tanah Abang Blok G, Jakarta Pusat. Selain kotor berbagai fasilitas seperti eskalator sudah tidak berfungsi.

Selain kebersihan, sebanyak 60% responden menginginkan adanya peningkatan kualitas barang yang dijual. Pasar tradisional masih banyak yang menjual bahan-bahan makanan tidak berkualitas seperti makanan yang mengandung boraks dan formalin serta sayuran dengan kadar pestisida berlebih. Di Jakarta misalnya Laporan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada Januari hingga Juni 2015 menunjukkan sebanyak 13,6% pasar tradisional di Jakarta menjual bahan makanan bahaya tersebut.

Suharti, seorang warga Jakarta Barat yang telah tinggal di Jakarta selama 45 tahun mengatakan keberadaan pasar tradisional tidak hanya membeli bahan makanan sehari-hari. “Di pasar tradisional saya bisa bertemu dengan orang dari berbagai latar belakang. Di tengah-tengah kesibukan Jakarta, pasar bisa membuat interaksi sosial,” ujarnya. Menurutnya, pasar yang bersih akan membuat orang nyaman berbelanja di pasar dan melakukan interaksi.

Hal tersebut juga terjadi di seluruh daerah Indonesia. Riset Ikappi menunjukkan beberapa masyarakat di daerah menolak revitalisasi yang memindahkan lokasi pasar. Seperti yang terjadi di Pasar Mamasa, Sulawesi Barat. Pemindahan lokasi membuat warga tidak dapat mengakses dengan mudah pasar tersebut.

Pasar tradisional sendiri membutuhkan pengelolaan pasar yang lebih mengutamakan kepentingan pedagang dan pembeli. Dengan begitu, kesejahteraan para pelaku pasar seperti pedagang dapat terpenuhi. Sebab, retribusi pasar yang dibayarkan pedagang ikut membangun pembangunan sebuah daerah.[*]

Kualitas Guru dan Kepala Sekolah Memprihatinkan

Sejumlah siswa dan seorang anggota gerakan 1000 Guru Kupang belajar bersama di ruangan kelas bekas hibah Belanda, di SD Inpres Aisio, Desa Nunusunu, Kabupaten TTS, NTT, Sabtu (2/5). Sekolah tersebut menurut kepala sekolah, masih bertahan dengan kondisi yang terlihat baru karena selalu dirawat/ANTARA FOTO/Kornelis Kaha.
Sejumlah siswa dan seorang anggota gerakan 1000 Guru Kupang belajar bersama di ruangan kelas bekas hibah Belanda, di SD Inpres Aisio, Desa Nunusunu, Kabupaten TTS, NTT, Sabtu (2/5). Sekolah tersebut menurut kepala sekolah, masih bertahan dengan kondisi yang terlihat baru karena selalu dirawat/ANTARA FOTO/Kornelis Kaha.kualitas, guru, kepala

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengatakan kualitas guru dan kepala sekolah di Indonesia sangat memprihatikan, menyusul hasil Uji Kompetensi Guru guru dan Kepala Sekolah baru-baru ini. “Hasil UKG kita hanya 45, dari rentang nilai 1 hingga 100, yang dibutuhkan adalah 75,” katanya di Jakarta, Rabu.

Hasil tersebut sangat jauh dari harapan. UKG bertujuan untuk pemetaan kompetensi, sebagai dasar kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan guru, serta sebagai bagian dari proses penilaian kinerja untuk mendapatkan gambaran yang utuh terhadap pelaksanaan semua standar kompetensi. “Sekarang memang belum selesai, tapi kami akan melakukan reformasi,” katanya.

Salah satu tujuan Kemdikbud melakukan hal itu untuk menata guru agar lebih baik. Selain itu untuk memastikan delapan standar pendidikan dapat berjalan dengan baik. “Selama ini, kami hanya fokus pada salah satunya yakni Ujian Nasional. Masalah UN sangat menghabiskan energi. Kami akan melakukan transformasi dalam bidang tersebut,” katanya.(ANTARA)

18 Korban Hercules Dievakuasi ke Pekanbaru

Evakuasi pesawat Hercules di Medan/ANTARA
Evakuasi pesawat Hercules di Medan/ANTARA

Sebanyak 18 korban jatuhnya pesawat Hercules A-1310 di Kota Medan akan dievakuasi ke Kota Pekanbaru, Riau, melalui Lanud Roesmin Nurjadin milik TNI AU.

“Hingga kini yang terdaftar untuk dievakuasi ke Pekanbaru ada 18 orang,” kata Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Kol Penerbang Khairul Lubis kepada Antara di Pekanbaru, Rabu.

Ia mengatakan pihaknya mendirikan posko untuk mengurus kedatangan dan pelaporan korban jatuhnya pesawat Hercules di Lanud Pekanbaru. Di tempat itu juga terpampang nama-nama korban Hercules A-1310.

Ia mengatakan 10 personel Batalyon 462 Paskhas TNI AU telah dipastikan menjadi korban. Kelompok anggota yang menuju Tanjung Pinang itu dipimpin oleh prajurit senior Sertu Irianto Sili. Korban lainnya adalah Serda Sugiyanto, Kopda Mujiman, Kopda Saryanto, Kopda Endria W, Kopda Eria Ageng, Pratu Sepridoni, Pratu Warsianto, Pratu Rudi Haryono, dan Pratu Ardian Wibowo.

Ia mengatakan dari 18 korban tersebut juga terdapat satu keluarga dari Serda Ainul Abidin (30). Anggota Kodim Natuna itu menjadi korban yang tewas beserta isterinya Tri Astuti Indah Sari (30) dan dua anaknya yang bernama Rizky Putri Ramadhani (11) dan Muhammad Arif Wicaksono (7).(ANTARA)

Kabut Asap Pekat Kembali Melanda Riau

Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke lahan gambut yang terbakar di Pekanbaru, Riau, Kamis (5/3). Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi sebulan terakhir di Provinsi Riau ini, membuat sejumlah daerah di Provinsi Riau mulai diselimuti kabut asap. ANTARA FOTO/Rony Muharrman
Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke lahan gambut yang terbakar di Pekanbaru, Riau, Kamis (5/3). Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi sebulan terakhir di Provinsi Riau ini, membuat sejumlah daerah di Provinsi Riau mulai diselimuti kabut asap. ANTARA FOTO/Rony Muharrman

Polusi kabut asap terus menyelimuti Kota Pekanbaru selama dua hari terakhir dan hari ini makin pekat mengakibatkan aktivitas warga mulai terganggu.

Di Jalan HR Soebrantas dan Jalan Nangka tampak jelas kabut asap menyelimuti bangunan rumah toko dan gedung tinggi, sementara langit tampak gelap dengan pandang hanya berkisar 500 meter.

Salah seorang mahasiswa, Imelda Yusra mengaku kabut asap mulai mengganggu aktivitas belajarnya. Terlalu lama di luar rumah matanya menjadi perih serta kesulitan untuk bernapas.

“Sejak kemarin kualitas udara di Pekanbaru terus memburuk, dan kalau terlalu lama diluar maka akan menyebabkan mata saya menjadi perih serta sulit bernafas,” ujarnya.

Aditya Fahmi, seorang remaja mengeluhkan dampak kabut asap. Ia terserang penyakit batuk dan kesulitan bernapas.

Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Sumatera, Amral Fery menyatakan alat indeks standar pencemar udara (ISPU) di sejumlah daerah sudah menunjukan kualitas udara menurun akibat polusi asap.

Secara rata-rata kualitas udara berdasarkan pantauan ISPU di enam kabupaten/kota di Riau menunjukan status tidak sehat.

“Pemantauan ISPU di daerah Rumbai, Pekanbaru, menunjukkan angka 104 yang artinya udara tidak sehat. Kalau kondisi ini terus berlangsung selama 2 hingga 3 hari ke depan, kepala daerah harus segera mengambil kebijakan, misalkan dengan mengevakuasi warga yang rawan terkena penyakit akibat asap,” katanya.

Sementara itu berdasarkan data Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Pekanbaru dari pantauan satelit Terra dan Aqua pada Rabu pukul 07.00 WIB, terdapat 173 titik panas (Hotspot) di Pulau Sumatera. 60 di antaranya terdeteksi di Riau.

“Dari 60 hotspot, kita mendeteksi 25 titik api dimana Kabupaten Pelalawan merupakan kabupaten terbanyak dengan 11 titik api,” kata Kepala BMKG Pekanbaru, Sugarin (Antara)

 

Asam Folat Cegah Epilepsi

Kacang-kacangan merupakan sumber asam folat/HEALTY
Kacang-kacangan merupakan sumber asam folat/HEALTY

Ahli syaraf dari Rumah Sakit Umum Bunda Jakarta dr Irawati Hawari SpS mengatakan konsumsi asam folat saat hamil dapat mencegah epilepsi atau ayan pada anak. “Begitu tahu hamil, segera konsumsi asam folat untuk mencegah epilepsi pada anak,” katanya di Jakarta, Rabu.

Kehamilan yang baik, katanya, adalah kehamilan yang direncanakan. Epilepsi merupakan penyakit neurologi yang dapat mengenai siapa saja tanpa batasan usia, jenis kelamin, ras maupun sosial ekonomi. Angka kejadian epilepsi masih tinggi, rata-rata prevalensi epilepsi aktif 8,2 dari 1.000 penduduk. Diperkirakan jumlah penyandang epilepsi sekitar 1,1 juta hingga 8,8 juta pasien. “Epilepsi terjadi karena kerusakan pada otak,” katanya.

Gangguan pada otak tersebut dapat disebabkan cedera kepala, tumor, kelainan genetika dan lainnya. Tanda-tanda epilepsi dapat diketahui melalui kejang pada anak, terutama kejang yang terjadi saat anak masih di bawah satu tahun. “Risiko kejang demam biasanya dimulai pada usia anak satu tahun. Akan tetapi, kalau kejang demam sejak anak di bawah satu tahun besar kemungkinan mengidap epilepsi,” katanya.

Ia meminta para orang tua segera memberi obat penurun panas pada anak begitu suhu badannya mendekati 37,5 derajat celcius karena jika dibiarkan dikhawatirkan terjadi gangguan pada otaknya.(ANTARA)

Jenazah Sutrisno Tiba Rabu Petang

Petugas gabungan berada di dekat puing pesawat Hercules C-130 yang jatuh di Jalan Jamin Ginting, Medan, Sumatera Utara, Selasa (30/6). Sedikitnya 30 korban tewas dalam peristiwa tersebut. ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi
Petugas gabungan berada di dekat puing pesawat Hercules C-130 yang jatuh di Jalan Jamin Ginting, Medan, Sumatera Utara, Selasa (30/6). Sedikitnya 30 korban tewas dalam peristiwa tersebut. ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi

Jenazah Sersan Kepala Sutrisno (31) salah satu korban kecelakaan jatuhnya pesawat Hercules C130 milik TNI AU, dijadwalkan tiba di Bandara Adi Sumarmo Boyolali, Jawa Tengah, Rabu petang.

Menurut Komandan Lanud Adi Soemarmo Kolonel Penerbang Hendrikus Haris Haryanto melalui Kepala Penerangan dan Perpustakaan Kapten Rindar Noor Arifianto, bahwa jika sesuai rencana jenazah Serka Sutrisno salah satu korban kecelakaan Hercules C130 itu, tiba di Bandara Adi Soemarmo Boyolali, sekitar pukul 16.00 WIB. “Namun, jadwal itu, masih bisa berubahan waktunya hingga informasi lebih lanjut,” katanya.

Menurut Rindar Noor Arifianto, almarhum Serka Sutrisno warga Pulorejo Pojok RT 01 RW 03 Nogosari Boyolali itu, merupakan anggota Satuan Pemeliharaan 71 Depo Har 71 Lanud Sulaiman TNI AU Bandung. “Serka Sutrisno ini, merupakan lulusan siswa Bintara angkatan 2004 Lanud Soemarmo Surakarta,” katanya.(ANTARA)