- Advertisement -spot_img

TAG

sastra

Anatomi Bencana di Atas Kertas: Mengapa Kita Menikmati Kegagalan Sastra?

Ada kepuasan ganjil yang sulit dijelaskan saat mata kita menangkap sebuah kesalahan ketik (typo) yang mencolok di tengah baris kalimat sebuah jurnal prestisius. Ada...

Metafora dan Penanda “Lain”: Bedah Teknik Penggambaran Karakter Disabilitas dalam Novel Inggris

Sastra memegang peran ganda yang sangat mendalam dan berpengaruh dalam kehidupan sosial manusia karena ia berfungsi sebagai cermin yang memantulkan nilai-nilai masyarakat sekaligus menjadi...

­Penjaga Gerbang Sastra: Mengapa Setiap Kata dalam Ulysses Begitu Berharga?

Terlepas dari apakah seorang pembaca akhirnya akan menikmati atau sekadar menghargai Ulysses (1922), tidak dapat dipungkiri bahwa mahakarya James Joyce ini tetap menjadi subjek...

Samuel Beckett dan Tradisi Romantik: Sebuah Revaluasi Ontologis

Dalam wacana akademik maupun populer, nama Samuel Beckett sering kali identik dengan istilah Beckettian—sebuah kata sifat yang membangkitkan citra keputusasaan, ironi hampa, dan pesimisme...

Barbara Baynton: Perempuan sebagai ‘Bejana Terpilih’ (The Chosen Vessel)

Artikel ini dibuka dengan analisis Kay Iseman mengenai posisi Barbara Baynton dalam kanon sastra Australia tahun 1890-an yang didominasi oleh tradisi nasionalisme demokratis pria....

Ketika Buku Ditinggalkan: Upaya Kate De Goldi Menginspirasi Generasi Pembaca di Selandia Baru

Meskipun sebagian kecil dari masyarakat masih tekun membaca sastra, ada penurunan nyata dalam minat membaca buku, terutama di kalangan demografi tertentu dan di beberapa...

Sastra di Persimpangan

Saya termasuk generasi yang masih mengingat dengan jelas era ketika para novelis adalah sosok-sosok raksasa dalam lanskap budaya. Di tahun 1980-an, rilis novel-novel baru...

Kekuatan Kata, Luasnya Dunia

Sastra Inggris jauh melampaui sebutan semata sebagai disiplin akademis; ia menjelma menjadi sebuah ekspedisi intelektual yang mendalam, menembus inti terdalam ekspresi manusia, khazanah budaya,...

Krisis Eksistensial Ulrich dan Kontras Masyarakat dalam The Man Without Qualities

The Man Without Qualities (1930) karya Robert Musil berdiri sebagai monumen dalam lanskap sastra abad kedua puluh. Novel ini adalah jenis mahakarya yang namanya...

Latest news

- Advertisement -spot_img