Jumat, Maret 1, 2024

Polisi Tingkatkan Penjagaan Sejumlah Gereja di Solo

Ilustrasi: Seorang pelajar melintas di depan gereja di Yogyakarta/KLIMG
Ilustrasi: Seorang pelajar melintas di depan gereja di Yogyakarta/KLIMG

Kepolisian Resor Kota Surakarta bersama tentara meningkatkan patroli dengan mendatangi 18 gereja di Laweyan, Solo, Selasa hari ini untuk mengantisipasi gangguan keamanan sebagai dampak insiden Tolikara, Papua.

Belasan anggota Polsek Laweyan bersama TNI dari koramil setempat melakukan patroli dan silaturahim kepada pimpinan Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Navision Karang Turi TR 01/VII Mutihan, Laweyan, Solo, sekitar pukul 13.00 WIB.

Menurut Kepala Polresta Surakarta Kombes Polisi Ahmad Luthfi melalui Kapolsek Laweyan Kompol Agung Nugroho, patroli dan silaturahim ke gereja-gereja tersebut sebagai  antisipasi dampak terbakarnya mushala di Tolikara  dan pembakaran pintu gereja di Kabupaten Purworejo dan Bantul.

Selain mendatangi berbagai gereja, pihaknya juga berkunjung ke sejumlah tokoh agama, termasuk pengurus masjid, untuk kepentingan yang sama.

“Kami sudah sampaikan jika ada apa-apa segera melaporkan ke polsek atau koramil setempat,” katanya.

Ia mengatakan di Laweyan terdapat 18 gereja yang lima di antaranya belum berpagar, tidak ada penjaga, dan jauh dari pemukiman warga.

“Kami sebelum memeriksa kondisi di GBIS Navision Karang Turi, di Gereja Kristen Jawa Cakraningratan Panularan, kemudian Pantekosta Baron Panularan. Kami kemudian menuju ke Gereja Kristen Jawa Karangansem,” katanya.

Pasukan gabungan kemudian menuju ke GBIS Sidodadi Pajang dan Gereja Bunga Bakung Norowangsan Pajang untuk hal yang sama.

“Kami sementara melakukan patroli dan silaturahmi di gereja-gereja rawan satu,” katanya.

Pada kesempatan itu, ia juga mengimbau masyarakat tetap waspada jika ada kejadian-kejadian, terutama tindak kriminal selama arus balik Lebaran saat ini.

Jika ada hal yang mencurigakan, katanya, warga diminta segera lapor ke polisi atau anggota TNI terdekat.

Komandan Koramil Laweyan Kapten Inf Kamalita menjelaskan tugas utama anggota TNI terkait dengan operasi perang, tetapi juga membantu pemerintah daerah baik diminta maupun tidak diminta, terkait dengan keamanan.

Pihaknya juga membantu Polri untuk melakukan patroli, menjaga keamanan lingkungan, seperti saat ini dalam wujud patroli gabungan ke gereja-gereja. (Antara)

Facebook Comment

ARTIKEL TERPOPULER

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.