Senin, Juni 17, 2024

Akankah Terusan Kra Mengubah Jalur Perdagangan Asia?

Kania Amalia
Kania Amalia
Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Mulawarman

Terusan Kra adalah kanal yang direncanakan dibangun Thailand sejak abad ke-17. Terusan Kra, yang membelah daratan Thailand, telah direncanakan oleh Raja Narai sejak 1677, ketika arsitek Prancis De Lamarr berencana membangun kanal untuk menghubungkan Songkhla dan Maried.

Setelah rencana ini, terjadi beberapa masalah, mulai dari rencana ekonomi, politik, dan investasi, serta proyek yang ditunda atau dibatalkan. Thailand kemudian menekan untuk membangun Jalur Sutra dengan China dalam bentuk joint venture dengan China.

Menyimpulkan nota kesepahaman tentang “Investasi dan Pengembangan Infrastruktur China-Thailand-Kula” dengan Asia Union Group, Thailand dan China gencar memperluas perekonomiannya dengan memperpendek jalur pelayaran dari Laut Andaman ke Laut China Selatan dan sebaliknya tanpa melintasi Semenanjung Malaka. Terusan Kra diharapkan menjadi jalur alternatif untuk mempengaruhi dinamika geopolitik Asia Tenggara.

Terusan Kra sendiri terasa di wilayah selatan Thailand yang berbatasan dengan Malaysia. Kanal tersebut dikatakan membentang dari provinsi Songkhla ke provinsi Satun, memotong jalur darat saluran air seperti Terusan Suez dan Terusan Panama.

Terusan Kra sepanjang 102 kilometer tidak melewati Selat Malaka, sehingga menghemat waktu perjalanan selama 72 jam, atau 1200 kilometer. Selat Malaka adalah jalur transportasi laut internasional terpenting yang menghubungkan Samudra Hindia dan Pasifik melalui Laut Cina Selatan, dan jalur laut terpendek antara Timur Tengah. Selat Malaka adalah kemacetan minyak terbesar kedua di dunia setelah Selat Hormuz. Koridor dengan lebar 400m dan kedalaman 25m dapat melewati sebuah kapal barang besar, yang saat ini merupakan kapal pengangkut supertanker terbesar di dunia.

Terusan Kra bisa saja membawa kerugian atau keuntungan bagi negara-negara di Asia Tenggara. Negara yang akan mendapatkan keuntungan besar dari pembangunan kanal ini adalah Myanmar, Kamboja, dan Vietnam.

Negara ini memiliki Southern Economic Corridor (SEC), yang memungkinkan pengembangan wilayah pesisir untuk meningkatkan industri dan pariwisata di sepanjang pantai timur Thailand. Vietnam akan mendapat banyak manfaat dari pelayaran di sepanjang pantai selatannya.

Dengan cara ini, pengembangan pelabuhan di Vietnam selatan berpotensi bersaing dengan Singapura dan mengubah rute pelayaran secara signifikan. Menurut Menon, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dapat memaksimalkan status ekonomi di daerah terkonsentrasi dan menstabilkan ekonomi yang berkelanjutan. Terusan Kra dianggap sebagai pusat transportasi bisnis dengan infrastruktur yang lebih canggih untuk mendukung kegiatan bisnis pelayaran.

Negara pantai yang paling terkena dampaknya adalah Singapura dan Indonesia yang secara langsung menduduki dan menguasai Selat Malaka. Singapura secara historis mendapat manfaat dari kapal-kapal yang transit di Selat Malaka. Singapura menggunakan Selat Malaka sebagai tempat berlabuh atau tempat peristirahatan, memungkinkan kapal-kapal berlabuh di sebuah dermaga untuk beristirahat sejenak sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan pulang. Oleh karena itu, negara tersebut secara ekonomi bergantung pada Selat Malaka dan selanjutnya akan dipengaruhi oleh pembangunan Terusan Kra.

Sedangkan Indonesia merasakan dampak tersebut apabila Indonesia tidak mengambil sikap dan mempersiapkan diri dari sekarang. Indonesia memiliki posisi baik untuk penawaran-penawaran jalur laut karena faktor geografis Indonesia dalam keberadaan Selat Malaka.

Indonesia sampai saat ini masih memiliki peluang apabila Terusan Kra berhasil dibangun, yaitu dengan memanfaatkan kota Batam yang telah direncanakan menjadi pelabuhan transit terbesar untuk bersaing dengan Singapura. Selain itu, Pelabuhan Kuala Tanjung di Sumatera Utara juga dapat menjadi opsi untuk menjadi pelabuhan transit paling strategis bagi kapal yang menuju Indonesia tanpa harus singgah di Singapura.

Dalam hal perekonomian berencana yang dibangun Indonesia, Terusan Kra sama sekali tidak mengganggu dan membawa dampak baik pada perencanaan perekonomian maritim Indonesia. Namun lain halnya dengan IDE-JETRO yang memprediksikan bahwa Indonesia dapat merugi secara besar-besaran apabila pembangunan dan pemanfaatan tidak dikerjakan dari sekarang. Pada tahun 2030, Indonesia diprediksi akan menderita kerugian besar pada Pendapatan Domestik Bruto.

Terusan Kra yang nantinya akan mengesampingkan Selat Malaka membawa dampak besar bagi perekonomian negara-negara yang menggantungkan perekonomian pada Selat Malaka. Negara-negara pesisir yang terkena dampak besar adalah Singapura dan Indonesia.

Indonesia sampai saat ini masih memiliki peluang apabila Terusan Kra berhasil dibangun, yaitu dengan memanfaatkan kota Batam yang telah direncanakan menjadi pelabuhan transit terbesar untuk bersaing dengan Singapura. Sedangkan Singapura masih memiliki peluang pada skenario dua sebagai jalur pengumpan untuk Terusan Kra nantinya. Dengan berubahnya jalur pelayaran, maka peta perekonomian perairan di sekitar Terusan Kra juga dapat terguncang dengan penurunan ekonomi sebesar 0,33%.

Dengan dibangunnya Terusan Kra yang dimungkinkan berhasil memberi efisiensi terhadap penyingkatan waktu pelayaran di daerah Asia Pasifik tentu akan memberi dampak kerugian yang signifikan pada terusan Malaka yang telah terlebih dahulu dibuat. Dampak pembangunan tersebut akan mempengaruhi perubahan jalur pelayaran serta merubah peta perekonomian Asia Tenggara secara makro.

Adanya terusan Kra akan merubah neraca ekspor dan impor secara signifikan serta akan memberikan perubahan besar ke beberapa negara-negara di Asia Pasifik. Hingga saat ini mulai banyak negara-negara di Asia Tenggara yang mulai merencanakan dan membangun kawasan pantainya agar dapat bersaing nantinya saat Terusan Kra dibuka.

Kania Amalia
Kania Amalia
Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Mulawarman
Facebook Comment

ARTIKEL TERPOPULER

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.