Minggu, Mei 9, 2021

Yerry Mina untuk Barcelona: Pelapis dan Pendobrak

Berhentilah Menyalahkan Yama!

Rabu pagi, 16 November 2016, Irfan Bachdim mengunggah foto skuat timnas senior Indonesia lengkap dengan foto sang pelatih Alfred Riedl di laman akun Instagram...

Siapa Bakal Tersingkir Setelah MU Membeli Alexis Sanchez?

Proses negosiasi antara Manchester United dengan Arsenal terkait nama Alexis Sanchez mulai menemui titik terang. Pemain asal Cile tersebut sudah sepakat untuk hijrah ke...

Perasaan Suporter dan Kegagalan Indonesia di Piala AFF 2016

Buat sebagian orang, "kalah" bukanlah kata kerja, melainkan kata sifat. "Kalah" memuat banyak unsur yang biasanya sama sekali tak diinginkan: marah, jengah, memalukan; menjadi...

“Si Biru” Menjawab Keraguan

Setelah pertandingan Chelsea melawan Everton, Minggu (27/09), para penggemar Chelsea boleh merasa lega. Keraguan yang dimunculkan oleh media dan komentator bola di awal musim...
Avatar
Muhammad Qomarudin
Penikmat sepakbola layar kaca dan sesekali menulis tentang sepakbola

Manajemen Barcelona sungguh aktif di jendela transfer musim dingin 2018 ini. Setelah resmi mendapatkan Philippe Coutinho dari Liverpool, satu nama lagi berhasil mereka boyong. Ia adalah bek asal Kolombia, berusia 23 tahun, bernama Yerry Mina.

Barcelona memang membutuhkan bek tengah baru lantaran hanya Gerard Pique yang kebugarannya bisa diandalkan.

Sejauh ini, rekan duet Pique adalah Thomas Vermaelen, bek veteran dengan catatan cedera yang lumayan panjang. Sementara itu, Javier Mascherano sudah akan hengkang ke Liga Cina dengan nilai transfer sekitar 10 juta euro. Samuel Umtiti? Cedera otot membuat bek asal Prancis ini baru bisa kembali merumput pada di awal Februari.

Kondisi lini belakang yang mengkhawatirkan membuat Barcelona masuk ke bursa transfer sejak Desember 2017 yang lalu. Beberapa nama masuk menjadi incaran. Mulai dari Stevan de Vrij, hingga David Luiz, sebelum akhirnya pilihan jatuh kepada Yerry Mina, bek muda yang sebelumnya berkarier bersama Palmeiras.

Untuk mendapatkan tanda tangan Mina, Barcelona menyiapkan dana senilai 11,8 juta euro. Cukup murah untuk bek tengah potensial apabila melihat situasi jendela transfer saat ini. Memang, bek berusia 23 tahun tersebut akan menjadi pelapis bagi duet utama Barcelona, yaitu Pique dan Umtiti. Oleh sebab itu, Barcelona sedikit berhati-hati ketika mengeluarkan dana untuk bek tengah pelapis.

Namun, yang perlu menjadi catatan, meski statusnya adalah “yang kedua”, Mina punya kualitas untuk mendobrak duodrama Pique dan Umtiti.

Dengan tinggi badan mencapai 195 sentimeter, keberadaan Mina di atas lapangan sangat terasa. Fisiknya kokoh, dengan keberanian berduel fisik sepanjang 90 menit. Meski bertubuh besar, cara Mina bergerak akan mengagetkan banyak pasang mata.

Mina sangat nyaman dan terlihat sangat fleksibel ketika menguasai bola di wilayah pertahanan sendiri. Bek tengah dengan julukan O Dançarino atau “sang penari” ini juga tajam ketika naik ke depan membantu serangan. Fisik yang kekar dan tinggi badan yang menjulang menguntungkan Mina ketika menyambut sepak pojok atau umpan lambung dari situasi bola mati.

Yang paling menarik adalah keberaniannya menggiring bola naik ke tengah. Kekuatan fisik dan teknik menggiring yang baik bisa menjadi pilihan menyerang ketika tim lawan mempunyai lini tengah yang solid dan sulit ditembus. Tentu teknik dasar seorang bek dari Mina sudah sangat terasah. Tekelnya bersih, meski terlihat cukup keras. Mina juga seorang pembaca situasi yang baik. Cukup jarang Mina berdiri di posisi yang salah ketika timnya masuk dalam fase bertahan.

Usia Umtiti (24 tahun) dan Mina (23) hanya berbeda satu tahun saja. Jika proses adaptasi Mina berjalan lancar, sementara Umtiti kesulitan mengembalikan performa setelah sembuh dari cedera, bisa saja Pique akan mendapatkan rekan duet yang baru.

Dengan segala kemampuannya, mental yang terasah, usia yang masih muda, bukan tak mungkin Mina sudah akan mendobrak tim utama di tahun pertamanya berseragam Barcelona.

Kolom terkait:

Barcelona yang Dilanda Krisis

Nasib Barca Setelah Referendum Catalonia

Habis Manis Ranieri Dibuang

Avatar
Muhammad Qomarudin
Penikmat sepakbola layar kaca dan sesekali menulis tentang sepakbola
Berita sebelumnyaNegara “Lem Aibon”
Berita berikutnyaAgama Seribu Satu Dongeng
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Albino: Mistik dan Ide Kuno

Pada tahun 2018, National Geographic mengeluarkan laporan yang menyuarakan adanya sikap diskriminasi terhadap Albinisme. Sejatinya, Albino merupakan sebutan kepada orang-orang yang memiliki perbedaan genetik...

Mudik: Tradisi Nasional Indonesia

Aktivitas masyarakat di Indonesia yang biasa dilakukan di bulan Ramadhan selain menjalankan puasa adalah melakukan perjalanan mudik dan kemudian berlebaran di kampung halaman. Puasa...

Penerapan Asas Itikad Baik dalam Perjanjian Jual Beli Tanah

Jual beli merupakan salah satu perjanjian bernama, jual beli ini adalah perjanjian yang paling banyak dipakai masyarakat baik oleh masyarakat bisnis maupun bukan bisnis....

Idealitas Tata Kelola Perpustakaan

Perpustakaan sebagai pusat informasi menjadi salah satu media yang dituju oleh masyarakat untuk mendapatkan informasi melalui literatur melalui bahan pustaka tercetak. Meskipun teknologi semakin...

Negara dan Usaha Pemajuan Kebudayaan

Indonesia dikenal dunia sebagai negara yang multikultural dengan pusparagam kebudayaannya yang sangat melipah ruah, dari ujung Sabang di Aceh sampai tanah Merauke di Papua...

ARTIKEL TERPOPULER

Khotbah Idulfitri: Inikah Ramadan Terakhir Kita?

اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَللهِ الْحَمْدُ اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ للهِ كَثِيْرًا Ramadan berlalu dan kita masih duduk termangu. Apa saja yang telah kita lakukan...

Penerapan Asas Itikad Baik dalam Perjanjian Jual Beli Tanah

Jual beli merupakan salah satu perjanjian bernama, jual beli ini adalah perjanjian yang paling banyak dipakai masyarakat baik oleh masyarakat bisnis maupun bukan bisnis....

Negara dan Usaha Pemajuan Kebudayaan

Indonesia dikenal dunia sebagai negara yang multikultural dengan pusparagam kebudayaannya yang sangat melipah ruah, dari ujung Sabang di Aceh sampai tanah Merauke di Papua...

Beberapa Kesalahan Berpikir Kita

Proses berpikir merupakan salah satu komposisi dari pola aktifitas manusia dalam kehidupan, sekaligus menjadikan nya sebagai prestise seseorang agar terhindar dari segala bentuk keterasingan...

Agility di Pertamina

Membaca berita mengenai pengangkatan direksi Pertamina dengan tagline lebih agile, fokus, dan cepat, menggoda penulis untuk kembali mengulas kebijakan-kebijakan pemerintah dari kacamata agile. Pertama kita...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.