AUTHOR NAME

Sidik Permana

15 KIRIMAN
0 KOMENTAR
Saya merupakan seorang freelancer, pengajar, dan peneliti. Hobi menulis. Saya aktif di Komunitas Sekolah Damai Indonesia (Sekodi) Regional Bandung.

Mengapa Konflik Agraria Membutuhkan Pendidikan Gratis?

Konflik agraria kerap terjadi, tetapi sering luput dari perhatian karena banyak orang merasa belum terdampak masalah tersebut. Dalam Catatan Akhir Tahun 2024 Konsorsium Pembaruan Agraria,...

Eranya Guru Ngonten: Etika Hingga Kuasa

“Hidup disetir FYP (For You Page)”, sindiran keras kepada para pemua atensi media sosial. Mulai dari beberapa petani di Sukabumi yang berbondong-bondong beralih menjadi...

Pengamat Berkata, Jangan Sepakat Saja

Tayangan Indonesia Lawyers Club (ILC) bertajuk “Nadiem: Kriminalisasi atau Korupsi?” yang dirilis di YouTube pada 10 Juli 2026 kembali menghadirkan pengamat politik, Rocky Gerung....

Influenser dan Penjelmaan Kaum Sofis

“Lebih asyik menjadi perintis” atau “McLaren-mu warna apa, bos?”, dua frasa khas yang ikonik dari influenser Ryu Kintaro dan Timothy Ronald. Fenomena orang “pintar”...

Sound Horeg: Tidak Terlalu Berdosa, Tapi Bukan Dimaklumi Juga

Sebagian masyarakat Indonesia hari ini sedang asyik menghujat sound horeg, yaitu semacam parade yang umum dilakukan di masyarakat, khususnya daerah Jawa Timur, dengan menampilkan...

Perpajakan Bukan Demi “Asal Bapak Senang”

Kebijakan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) 250% dan tantangan Bupati Pati, Sadewo, untuk mendatangkan “50 ribu pendemo” demi mempertahankan aturan...

Viralitas dan Mantra Pertobatan Pemerintahan

Pasca Dirgahayu Republik Indonesia, dari demo Pati 10 Agustus 2025 hingga rentetan aksi 25-29 Agustus, seolah kurang menginspirasi pejabat publik untuk melakukan pertobatan atas...

Hikayat Mulut Pejabat Indonesia

“Mulutmu, harimaumu,” bukan sekadar peribahasa, tapi ilustrasi nyata tentang karma dari perkataan yang tidak bertanggung jawab. Alih-alih menjadi pembelajaran, Ahmad Sahroni, politisi dari Partai...

Fomo dan Aksi-Aksi Demonstrasi

Senin, 25 Agustus 2025, gerakan aksi yang mengatasnamakan “Revolusi Rakyat Indonesia”, pecah di Jakarta. Gerakan tersebut konon menarasikan tuntutan pengusutan kasus dugaan korupsi keluarga...

Latest news

- Advertisement -spot_img