OUR NETWORK
From Korea With Love Concert
Jumat, Desember 2, 2022
From Korea With Love Concert

AUTHOR NAME

Rio Belvage

14 KIRIMAN
0 KOMENTAR
Pembaca, pesepeda, penonton film, yang merangkap peneliti Antropologi.

Intelektual Cap Gedhang Goreng dalam Pusaran Piring

"Kalau kekuasaan semata-mata menindas, tidak mengerjakan apa pun selain mengatakan tidak, apakah anda sungguh-sungguh beranggapan orang akan mematuhinya? Apa yang membuat kekuasaan itu bertahan...

Fragmentasi Tanpa Fermentasi

Bak ejakulasi tanpa orgasme, fragmentasi suporter politik antara yang pro dan yang kontra dengan rezim berkuasa belakangan ini –baik yang terlibat langsung di dalam...

Paradoks (Kotak) Suara

Seorang kawan yang baru tiba dari mudik di kampung halaman, dengan gaya satirnya yang khas datang menghampiri meja saya ketika saya sedang membuat tulisan...

Bom Hari Ini: Revolusi Kognitif dan Overdosis Imajinasi

Ternyata revolusi kognitif 70.000 tahun lalu yang menurut para pengkaji biologi evolusioner diduga jadi faktor utama sapiens dapat bertahan berkembang-biak dan meninggalkan neandertal dalam...

‘Paradoks Easterlin’ dan Ekonomi Kecemasan di Indonesia

"Banyak peristiwa perubahan sosial yang bersifat negatif dan merusak masyarakat justru memberi keuntungan yang amat besar terhadap PDB.." Pernyataan paradoks itu ditulis oleh seorang ahli...

Kaleidoskop-kaleidoskopan Sapiens Zaman Now

Pada akhirnya, kaleidoskop yang bukan alat optik hanyalah gosip produk Homo Fabulans. Dalam rangka tahun baru, tulisan ini mencoba melakukan tilasan refleksi menggunakan kaca...

Paradoks Etika Humanisme

Paradoks anti-kekerasan sebagai bagian dari produk etika humanisme adalah kegemarannya mengeksploitasi kekerasan untuk dinikmati sebagai pertunjukan, pemenuhan hasrat ingin tahu, komoditas informasi, atau sekedar...

Masih Soal PKI, Kita Semua adalah Korban

Dalam perspektif Foucaultian, makna tentang "ada" merupakan sesuatu yang melulu dibicarakan. Sementara wacana adalah pernyataan yang mengusung pengetahuan. Karena bagi Foucault pengetahuan adalah kekuasaan,...

Nasionalisasi “Nasionalisme Kultural”

Menguatnya sentimen lokalitas dewasa ini mengisyaratkan kambuhnya apa yang disebut sebagai gejala “nasionalisme kultural", yakni dua suku kata yang mewakili dua konsep beralur logika...

Latest news

- Advertisement -spot_img

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.