Jumat, Maret 1, 2024

Sibuk Main HP, Dua Pejabat Pemda Kaltim Batal Dilantik

Ilustrasi. Blokir Akses Internet./pexels.com
Ilustrasi. Blokir Akses Internet./pexels.com

Dua pejabat eselon IV di Dinas Perhubungan dan Dinas Pendapatan Daerah Kalimantan Barat batal dilantik karena sibuk memainkan telepon genggam (handphone) dan berbicara saat proses pelantikan berlangsung.

Acara pelantikan itu sendiri dipimpin oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Christiandy Sanjaya di kantor Gubernur, Selasa siang tadi.

“Saya sangat menyesalkan tindakan yang dilakukan oleh dua orang pejabat tersebut, makanya meski akan dilantik, terpaksa saya suruh keluar karena dari awal proses pelantikan sampai saya menyampaikan sambutan mereka asik ngobrol dan memainkan HP,” kata Christiandy.

Dia mengatakan dirinya tidak marah atau membenci dua pegawai tersebut. Namun, proses pelantikan itu perlu keseriusan karena di dalamnya ada nilai sakral yang mesti dihormati oleh setiap pegawai yang dilantik.

“Kalau melihat tingkah mereka berdua, jelas mereka tidak menghargai proses pelantikan itu. Makanya, daripada mengganggu yang lain, ya kita keluarkan saja,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kalimantan Barat, Kartius mengatakan sangat mendukung tindakan yang dilakukan oleh Wakil Gubernur yang mengeluarkan dua pejabat eselon IV tersebut.

“Memang sudah beberapa kali saya perhatikan mereka sangat sering ngobrol, bukan hanya saat pelantikan tetapi dalam kegiatan lainnya, baik yang dipimpin oleh Gubernur maupun Wakil Gubernur. Ini menunjukkkan bahwa mereka tidak bisa menghargai orang lain dan tidak disiplin,” kata Kartius.

Dia mengatakan, seorang pegawai harus bisa menjunjung tinggi etika dalam bekerja, terlebih pada saat penting seperti pelantikan tersebut. Apalagi jika pegawai itu akan dilantik.

Setelah proses pelantikan itu, kedua pejabat tersebut akan dipanggil dan diserahkan kepada Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan yang akan meninjau kembali proses pelantikan mereka berdua.

“Terhadap pegawai seperti ini, saya sangat setuju jika mereka nanti di non-job kan. Biar ini menjadi pelajaran bagi pegawai lainnya,” kata Kartius. (Antara)

Facebook Comment

ARTIKEL TERPOPULER

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.