Minggu, Mei 26, 2024

Bisnis Minyak Mentah Sedang Lesu

Ilustrasi: Aktivitas pengeboran di kilang minyak/ANTARA
Ilustrasi: Aktivitas pengeboran di kilang minyak/ANTARA

Bisnis minyak mentah di Indonesia saat ini sedang lesu setelah harga jatuh ke titik terendah yakni di kisaran US$ 40-50 per barel.

“Harga minyak mentah biasanya 100 dolar per barel tapi kini turun hingga 50 persennya, bisa dikatakan memang saat ini sedang lesu,” kata Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Tirat Sambu Ichtijar di Palembang, Rabu.

Ia mengatakan keadaan ini membuat hampir seluruh Kontrak Kerja Sama di seluruh Indonesia berefisiensi, baik internal maupun eksternal. “Contohnya saja ConocoPhillips yang sudah melakukan efisensi dengan tidak memperpanjang kontrak kerja para pekerjanya. Ini bukan suatu yang mengherankan dilakukan mereka karena laba tergerus hingga 50 persen,” katanya.

Sementara, dalam bisnis minyak mentah ini membutuhkan biaya produksi yang terbilang sangat tinggi karena tidak semua eksplorasi dinyatakan berhasil menemukan sumber energi. “Saat ini, sepertinya KKS mula membuat skala prioritas. Semisal akan mengebor maka akan memilih titik yang benar-benar berpotensi menghasilan minyak,” katanya.

Kondisi ini cukup berpengaruh pada produksi minyak mentah secara keseluruhan di Sumatera Selatan karena dengan pengurangan frekuensi pengeboran maka akan berbanding lurus dengan jumlah potensi penemuan sumur minyak.(ANTARA)

Facebook Comment

ARTIKEL TERPOPULER

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.