Selasa, Februari 10, 2026
- Advertisement -spot_img

TAG

Geopolitik

Tarif Trump dan Pasal XXI GATT: Batas Kedaulatan yang Terlupakan

Melihat situasi geopolitik dunia, Amerika Serikat kembali menggunakan kebijakan tarif dalam hubungan perdagangannya dengan negara lain. Trump melalui Pemerintah Amerika Serikat tidak hanya mengenakan...

Casus Belli: Hantu Lama Memanifestasi “New Cold War”

Opini ini membahas di mana perang konvensional antara kekuatan besar dianggap terlalu merusak untuk dilakukan, namun kondisi-kondisi yang secara historis memicu konflik semacam itu casus...

Ketika Nusantaraisme Menjadi Benteng Era Pax Judaica

Dalam diskursus hubungan internasional, istilah "Pax" selalu merujuk pada periode perdamaian yang dipaksakan oleh kekuatan hegemon. Jika abad ke-20 didominasi oleh Pax Americana, maka...

Apakah Filipina Makin Rentan dengan EDCA?

Perluasan Enhanced Defense Cooperation Agreement (EDCA) antara Filipina dan Amerika Serikat kembali menempatkan Manila di episentrum rivalitas dua kekuatan besar. Pemerintahan Ferdinand Marcos Jr....

Dilema Budaya Bebas-Aktif Indonesia dalam Keamanan ASEAN

Ketika menghadapi tantangan keamanan regional yang semakin kompleks, Indonesia seringkali dihadapkan pada dilema: tetap konsisten dengan prinsip "bebas dan aktif" yang menjadi fondasi diplomasi...

George Soros, Antara Filantropi dan Bahaya Geopolitik

Siapa sangka seorang pria yang lahir di Hungaria tahun 1930, selamat dari horor Nazi, lalu merantau ke Amerika Serikat untuk bekerja sebagai analis sekuritas. Dari situlah awal mula George Soros membangun dirinya menjadi salah satu investor paling berpengaruh di dunia. Ia mendirikan hedge fund yang menghasilkan miliaran dolar, dan menggunakan kekayaannya untuk mendanai jaringan lembaga pendidikan, organisasi hak asasi manusia, hingga media di berbagai belahan dunia. Namun, kisah sukses itu hanya satu sisi dari dirinya. Nama George Soros juga identik dengan kontroversi. Ia memang...

Diplomasi di Podium: Menakar Makna Pidato Prabowo di Sidang Umum

Setelah lebih dari sepuluh tahun Indonesia tidak hadir di panggung diplomasi global, tahun ini Presiden Prabowo Subianto berdiri di podium Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa...

Konflik Geopolitik dan Tantangan Risiko Perdagangan Internasional

Perdagangan internasional telah menjadi tulang punggung ekonomi global, menghubungkan negara-negara melalui arus barang dan jasa yang terus bergerak tanpa henti. Namun, ketegangan geopolitik yang...

Trump Kembali: Apa Dampaknya untuk Indonesia dan Dunia?

Pada 20 Januari 2025, Donald Trump dilantik kembali sebagai Presiden Amerika Serikat setelah memenangkan pemilihan yang penuh ketegangan dan kontroversi. Kembalinya Trump ke Gedung...

Latest news

- Advertisement -spot_img

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.