Kamis, Juni 20, 2024

Unsur Intrinsik dalam Drama

Anggi Aryela
Anggi Aryela
Mahasiswi Universitas Pamulang, saat ini menduduki semester 5, lahir sebagai seorang perempuan anak pertama dari dua bersaudara.

Drama merupakan hal yang tidak asing lagi bagi seseorang yang berkecimpung dalam dunia sastra, apalagi yang sudah terjun jauh mungkin saja tidak kesulitan lagi ketika membuat atau menyusun naskah drama. Nah, artikel ini dibuat untuk kalian yang mendapatkan tugas untuk mengkaji naskah drama atau sekedar penasaran terkait hal ini.

Drama merupakan gaya sastra yang menggambarkan kehidupan melalui gerak, suara, watak, tingkah laku, sifat, dan karakter dalam pementasan. Dalam pementasan drama, aktris/aktor akan diuji melalui lakon yang dimainkannya dengan beberapa watak dan karakter yang berbeda dengan karakter asli mereka.

Berhasil dan tidaknya sebuah pementasan drama ditentukan oleh aktris/aktor dalam memerankan tokohnya. Maka, dalam menentukan aktris/actor tidak sembarangan melainkan harus melaui proses pemilihan yang kemudian dinamakan casting. 

Kemudian ketika seseorang ingin mendaftarkan diri untuk mengikuti casting, harus memenuhi beberapa persyaratan yang sudah disebarkan melalui pamflet dalam media social atau koran cetak, jika tidak memenuhi persyaratan, maka seseorang tidak akan mendapatkan panggilan untuk mengikuti casting.

Ketika berbincang terkait dengan drama, seseorang mungkin akan bertanya-tanya apa unsur pembentuknya? Unsur pembentuk naskah drama salah satunya adalah unsur instrinsik.

Unsur Intrinsik drama merupakan unsur pembangun drama drama dari dalam, jika sebuah drama tidak terbentuk oleh salah satu unsur intrinsiknya, maka naskah drama tidak akan sempurna dan tidak akan mendapatkan klimaks. Berikut unsur intrinsic drama:

  • Tema

Tema dalam drama merupakan hal pokok yang harus disiapkan sejak awal, tema dapat dikatakan sebagai hal yang paling dasar yang akan menentukan sebuah kisah yang dimainkan nantinya.

  • Amanat

Amanat merupakan pesan yang disampaikan pengarang melalui sebuah naskah, baik secara tersirat maupun tersurat. Pesan tersirat merupakan pesan yang disampaikan pengarang secara tidak langsung atau harus disimpulkan secara pribadi, sedangkan pesan tersurat merupakan pesan yang disampaikan pengarang secara langsung dalam dramanya.

  • Alur

Alur merupakan jalan cerita yang akan menentukan indah atau tidaknya sebuah cerita, mencapai klimaks atau tidak, menarik perhatian penonton atau tidak, dan sebagainya.

  • Watak

Watak merupakan unsur yang yang melekat atau berhubungan dengan tokoh. Setiap tokoh dalam drama pasti memiliki watak yang digambarkan melalui tulisan yang kemudian direalisasikan dalam pementasan.

  • Latar atau setting

Latar atau setting merupakan apa-apa yang menentukan fenoma dalam drama. Latar dibagi menjadi 3, yaitu latar tempat, suasana, dan waktu.

  • Sudut Pandang

Sudut pandang merupakan pandangan seorang pengarang ketika menulis naskah drama, apakah sudut pandang orang pertama, kedua, atau ketiga.

  • Gaya Bahasa

Gaya Bahasa merupakan gaya yang ditentukan oleh seorang pengarang dalam menyusun naskah drama, dalam hal ini disesuaikan dengan temanya. Apabila temanya adalah sejarah maka gaya bahasanya pasti baku. Jika bertemakan cinta maka akan menggunakan gaya retorika.

Itulah unsur intrinsik dalam drama yang perlu diketahui dan semoga dapat dijadikan pembelajaran. Terima kasih.

Anggi Aryela
Anggi Aryela
Mahasiswi Universitas Pamulang, saat ini menduduki semester 5, lahir sebagai seorang perempuan anak pertama dari dua bersaudara.
Facebook Comment

ARTIKEL TERPOPULER

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.