Senin, Juni 17, 2024

Pengaruh Green HRM Practices di Era Sustainability

Laila Fadillah
Laila Fadillah
Halo, aku Laila. Mahasiswi ITB Ahmad Dahlan Jakarta program studi manajemen.

Beberapa tahun terakhir, kekhawatiran global mengenai dunia bisnis telah meningkat karena masalah lingkungan, terutama setelah mengalami krisis industri. Saat ini, dalam dunia bisnis, citra produk ramah lingkungan telah menjadi faktor penting yang mengintegrasikan proses, teknologi, dan sistem yang diterapkan dalam bisnis.

Para ahli mengemukakan bahwa bisnis yang menerapkan praktik berkelanjutan menunjukan keunggulan kompetitif dalam penghematan biaya dan keuntungan. Manfaat lain dapat dicapai dalam melindungi lingkungan dari polusi dengan mengadopsi praktik rantai pasokan hijau untuk kehidupan yang lebih sehat. Mengingat semakin berkembangnya permasalahan lingkungan hidup, maka praktik ramah lingkungan dalam operasional bisnis memberikan manfaat bagi masyarakat luas, sekaligus menunjukkan sisi tanggung jawab sosial dalam dunia bisnis.

Manajemen Sumber Daya Manusia Berkelanjutan adalah bidang penting yang kini diintegrasikan ke dalam praktik dan strategi berkelanjutan perusahaan yang dimana dapat berkontribusi terhadap keberlanjutan perusahaan dalam banyak hal, termasuk pertumbuhan dan perkembangan karyawan, peningkatan kualitas kehidupan kerja dan kinerja kompetitif, dan pembangunan kemampuan internal untuk keberhasilan perubahan berkelanjutan.

Hal itu juga memfasilitasi pembelajaran dan penyediaan konteks mikroekonomi yang sesuai untuk meningkatkan lapangan kerja. Pada akhirnya, perusahaan yang berkelanjutan mampu mewujudkan potensinya dan memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingannya.

Dalam hal keberlanjutan perusahaan, terdapat perbedaan antara Human Resource Management ramah lingkungan dan praktik sumber daya manusia tradisional, karena praktik HRM ramah lingkungan meletakkan dasar dan mengkategorikan aktivitas, proses, dan prosedur spesifik yang mengarah pada kelangsungan hidup jangka panjang.

Artinya, kemampuan keberlanjutan dapat didefinisikan sebagai mengadopsi praktik dan tindakan HRM ramah lingkungan meskipun keberlanjutan perusahaan dapat dilihat sebagai hasil dari suatu organisasi, HRM ramah lingkungan berfokus pada karyawan individu dan tindakan serta tujuan mereka dalam menemukan solusi terhadap tantangan lingkungan yang dihadapi oleh perusahaan serta menyusun strategi yang sama sebagai pendahulunya. untuk keberlanjutan bersama.

Saat ini, konsep pengelolaan lingkungan hidup juga terlibat dalam berbagai bidang bisnis, termasuk manajemen operasional, pemasaran, dan sebagainya. Di negara-negara maju, organisasi bisnis juga mengambil inisiatif untuk melakukan praktik hijau sumber daya manusia atau biasa disebut dengan GHRM.

GHRM singkatan dari Green Human Resource Management, yaitu program yang membantu menciptakan tenaga kerja hijau yang dapat memahami dan menghargai budaya hijau dalam suatu organisasi yang membutuhkan keterampilan teknis dan manajemen tingkat tinggi pada karyawan.

Praktik GHRM pada dasarnya menggunakan kebijakan HRM untuk mendukung penggunaan sumber daya organisasi secara berkelanjutan untuk tujuan bisnis dan yang lebih penting untuk mendukung tujuan kelestarian lingkungan.

Ketika organisasi menerapkan strategi SDM ramah lingkungan, maka dengan jelas menunjukkan kepada karyawan saat ini dan calon karyawan bahwa mereka memiliki kinerja perusahaan yang kuat. Karyawan termotivasi untuk menunjukkan hal positif sikap dan perilaku kerja untuk meningkatkan harga diri dan identitas perusahaan.

HR ramah lingkungan telah menjadi hal yang penting bagi keberhasilan bisnis karena HR ramah lingkungan mempengaruhi proses organisasi, efisiensi dan efektivitas. Perusahaan harus menerapkan praktik ramah lingkungan untuk meresponsnya perubahan dan persyaratan lingkungan dengan mengembangkan strategi, kebijakan dan rencana tenaga kerja menuju kerja responsif.

Praktik SDM yang ramah lingkungan memungkinkan bisnis untuk memulai praktik penghijauan yang membantu pencapaian tujuan dan sasaran dengan tetap tanggap terhadap perubahan lingkungan dan menghindari polusi mengurangi emisi karbon, pemanfaatan sumber daya secara berlebihan serta meminimalkan limbah bahan.

Bagi banyak perusahaan, keberlanjutan telah menjadi perhatian utama karena perubahan lingkungan, peraturan, dan tekanan dari masyarakat terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan. Hali ini menjadi masalah yang paling menantang bagi dunia usaha adalah untuk menopang pertumbuhan ekonomi dengan pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan. Maka dengan pernyataan di atas, membuktikan bahwasanya praktik GHRM untuk saat ini sangat menguntungkan dan menjadi tantangan baru bagi perusahaan guna meningkatkan citra baik perusahannya.

Laila Fadillah
Laila Fadillah
Halo, aku Laila. Mahasiswi ITB Ahmad Dahlan Jakarta program studi manajemen.
Facebook Comment

ARTIKEL TERPOPULER

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.