Sabtu, Mei 15, 2021

Pasca Terpilihnya Indonesia sebagai Presiden DK PBB

Revisi UU KPK, Menguatkan atau Melemahkan?

Akhir kepemimpinan para Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR) sudah berada di ujung tandung. Tepat pada tanggal 30 September 2019, anggota dewan yang tidak...

KDRT Saat Pandemi

Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) atau yang lebih dikenal dengan nama COVID-19 adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini...

Akhlak Politik Mahfud MD, Publik Terperanjat!

Publik terperanjat. Bahkan pengamat politik pun kaget, di detik-detik terakhir penentuan calon wakil presiden (cawapres) Joko Widodo beralih haluan. Awalnya yang mencuat ke publik...

Optimasi Peran Wakil Rakyat di Tengah Pandemi

Mengutip pendapat Cicero dalam Phoebe E. Arde-Acquah (2015), terdapat sebuah adagium hukum yang menyatakan bahwa keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi. Secara konstitusional, adagium hukum...
Avatar
Firmanda Taufiq
Peneliti Islamic Studies, Pemerhati Dunia Islam dan Timur Tengah. Alumni S2 Kajian Timur Tengah Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Indonesia dinobatkan sebagai presiden Dewan Keamanan (DK) Persatuan Bangsa-bangsa (PBB) pada 1 Mei lalu untuk sebulan kedepan. Hal ini membuat ‘bargaining position’ Indonesia di kancah internasional semakin kuat.

Tidak hanya itu, Indonesia sebagai salah satu negara yang selama ini menjadi garda depan dalam proses perdamaian dunia. Kali ini dipercaya menjadi partner perdamaian dalam organisasi besar negara-negara dunia tersebut.

Proses rekonsiliasi konflik dan perdamaian di beberapa negara konflik, seperti di Palestina, Suriah, Yaman, Lebanon dan negara lainnya, menjadi isu penting bagi Indonesia, dalam hal ini melalui Kementerian Luar Negeri, dan berbagai negara di dunia untuk mencari solusi terbaik atas permasalahan tersebut.

Dalam sambutannya, Retno Marsudi, Menteri Luar Negeri Indonesia merasa senang dan bangga atas terpilihnya Indonesia sebagai presiden DK PBB. Sebab, sebagai presiden DK PBB, Indonesia memiliki peran sentral dalam mengambil keputusan dan langkah taktis untuk menyelesaikan berbagai masalah dalam kaitannya dengan konflik di beberapa negara di dunia. Hal ini juga menunjukkan kepercayaan negara-negara dunia kepada Indonesia atas prestasinya mendukung terlaksananya perdamaian dunia.

Pasca terpilihnya Indonesia sebagai presiden DK PBB, beberapa kegiatan yang akan dieksekusi oleh Kemlu RI yakni melaksanakan presidensi yang bertemakan “peacekeeping” (misi pemeliharaan perdamaian).

Hal ini cukup beralasan, terkait track record Indonesia menjadi salah satu negara yang telah berkontribusi besar dalam perdamaian dunia seperti halnya kasus konflik di Lebanon dan beberapa kasus lainnya. Selain itu, tema tersebut akan mempengaruhi dalam kebijakan perdamaian internasional dan bagi para ‘peacekeepers’ dalam mendukung terciptanya perdamaian.

Tantangan dan Peluang

Terpilihnya Indonesia sebagai presiden DK PBB adalah prestasi besar bagi bangsa Indonesia. Sebagai negara yang berdaulat dan merdeka, serta juga ikut serta berkontribusi dalam perdamaian dunia.

Indonesia memiliki pengalaman yang mumpuni untuk menjabat posisi tersebut. Tantangan demi tantangan bagi Indonesia kedepan akan lebih sulit, apalagi berbagai konflik dunia internasional tidak mampu hanya diselesaikan di meja perundingan semata. Tetapi, proses mediasi dan pendekatan yang berkelanjutan, sudah seharusnya dilakukan untuk menempuh jalan damai.

Kegiatan yang baru-baru tengah berlangsung yakni pertemuan Debat Terbuka (Open Debate) yang bertemakan “Menabur Benih Perdamaian” yang dilaksanakan kemarin (7/5). Acara tersebut ditujukan untuk terus mendorong peningkatan kualitas kapasitas Pasukan Penjaga Perdamaian dalam berbagai misi di belahan dunia. Pertemuan ini merupakan salah satu agenda prioritas Indonesia selama menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB tahun 2019-2020.

Kita sebagai rakyat Indonesia tengah bangga dan bahagia atas pencapaian prestasi dan kinerja pemerintah Indonesia melalui Kemlu dengan terpilihnya sebagai Presiden DK PBB. Kita juga sedang menunggu gebrakan dan strategi taktis yang dipersiapkan Kemlu dalam menyelesaikan masalah dalam upaya perdamaian dunia.

Sehingga, target utama bagi Indonesia sebagai negara yang menjunjung tinggi perdamaian mampu disebarkan kepada seluruh dunia untuk terus menyemai damai dan hidup yang harmonis.

Avatar
Firmanda Taufiq
Peneliti Islamic Studies, Pemerhati Dunia Islam dan Timur Tengah. Alumni S2 Kajian Timur Tengah Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Daud Sang Raja Kontroversial

Daud Bin Isai Raja kedua sekaligus paling terkenal dari Kerajaan Israel merupakan kombinasi yang unik antara hero dan anti hero. Dia dipuja sepanjang zaman...

OSINT, Jurnalisme Investigatif, dan Demokrasi

Pada Oktober 2020 lalu, NarasiTV mengunggah video berdurasi kurang lebih 10 menit yang menggemparkan media sosial. Video itu mencoba menguraikan kejadian pembakaran Halte Sarinah...

Tegakkan P3SPS Secara Keseluruhan

Televisi merupakan sebuah media telekomunikasi yang terkenal dengan fungsi sebagai penerima siaran gambar bergerak dan suara, dalam bentuk monokrom (hitam-putih) maupun berwarna. Kata "televisi"...

Perjuangan Dibalik Sosok dalam Uang Pecahan Rp.10.000

Dalam kehidupan sehari-hari, kita selalu menggunakan uang sebagai alat transaksi ketika belanja dan membeli barang di pasar.  Memang bukanlah suatu hal yang baru lagi...

Merambah Jalan Demokrasi

Iklim budaya di Indonesia menjadi cuaca yang sangat ekstream, kita tidak pernah menyangkal bahwa kita sedang mengalami kebinggungan besar bagaimana memutar kipas demokrasi ini....

ARTIKEL TERPOPULER

Inilah Pelanggaran EPI yang Banyak Kita Jumpai di Jalan

Iklan saat ini merupakan satu hal yang tidak bisa kita hindari dalam kedihupan sehari-hari. Periklanan sendiri sudah merupakan kegiatan pokok setiap orang yang ingin...

Tegakkan P3SPS Secara Keseluruhan

Televisi merupakan sebuah media telekomunikasi yang terkenal dengan fungsi sebagai penerima siaran gambar bergerak dan suara, dalam bentuk monokrom (hitam-putih) maupun berwarna. Kata "televisi"...

Doa dan Puisi untuk Palestina

Kamis malam ini (24-8-2017) akan digelar acara “Doa untuk Palestina”. Diprakarsai oleh Ahmad Mustofa Bisri alias Gus Mus, acara yang akan berlangsung di Grahana...

Enzo Allie dalam Polemik Denny Siregar dan Birgaldo Sinaga

Baru-baru ini media sosial kita diramaikan dengan kehadiran sosok pemuda blasteran Indonesia-Perancis yang mendaftar sebagai taruna akademi militer (Akmil). Pada awalnya, pemuda bernama Enzo Allie...

Umat Kristiani Bukan Nashara [Kaum Nasrani]

Dalam bahasa Arab, kata "nashara" merupakan bentuk jamak dari "nashrani". Sebutan "umat Nasrani" secara salah-kaprah digunakan untuk merujuk pada umat Kristiani, penganut agama Kristen....

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.