Long Distance Relationship (LDR): Jauh Di Mata Dekat Di Hati

Naufal Syarief
Naufal Syarief
MAHASISWA HUKUM PIDANA ISLAM FAKULTAS SYARIAH DAN HUKUM UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA SEMESTER 1
- Advertisement -

Hubungan dapat tercipta karena adanya interaksi antara satu individu dengan individu lainnya. Namun, sebuah hubungan tidak langsung dapat terjadi begitu saja tanpa adanya kesengajaan ataupun ketidaksengajaan yang dapat saling menghubungkannya.

Jika dikaitkan dengan asmara atau percintaan, seseorang dapat dikatakan berhasil menaklukkan hati seseorang apabila telah berada dalam suatu waktu, ruang maupun hal-hal lainnya yang sama tentunya, hingga seseorang itu telah mengenali betul karakteristik kepribadiannya maka timbullah benih-benih cinta, jika memang seseorang tersebut disukainya dengan perasaan hati dan sama-sama saling suka maka telah berhasil membuat hubungan khusus yang dinamakan hubungan asmara. Inilah awal mula dua insan saling mencintai pada dasarnya.

Apa Itu Long Distance Relationship?

LDR atau Long Distance Relationsip secara sederhana ialah hubungan jarak jauh. Maka dapat diketahui LDR tercipta karena adanya suatu jarak yang memisahkan antara satu sama lain, diantaranya karena suatu pekerjaan, menuntut ilmu ataupun karena berpindah tempat tinggalnya.

Dalam hal ini, tentunya bukanlah perkara yang mudah menjalankan suatu hubungan jarak jauh, factor yang terbesar ialah karena jarang bertemu satu sama lain dan komunikasi yang terbatas. Kenapa dapat dikatakan demikian? Karena dalam membangun sebuah hubungan bertemu pasangannyaa adalah hal yang sangat menyenangkan dan yang paling ditunggu, sebab bertemu pasangan kita dapat menghilangkan lelah akibat aktivitas seharian, maka lelahnya akan hilang begitu saja  karena kebahagianlah yang mengalahkan lelah tersebut.

Faktor-faktor Keberhasilan LDR

Hubungan jarak jauh (LDR) bisa menantang, tetapi ada beberapa faktor kunci yang dapat mempengaruhi keberhasilannya:

  1. Komunikasi yang Efektif: Komunikasi terbuka dan jujur sangat penting dalam LDR. Memastikan keterbukaan dalam berbagi perasaan, harapan, dan pengalaman harian dapat memperkuat ikatan.
  2. Kepercayaan dan Kesetiaan: Kepercayaan adalah dasar dari setiap hubungan yang sukses. Membangun rasa saling percaya dan kesetiaan satu sama lain dapat membantu mengatasi rasa cemas dan keraguan.
  3. Pemahaman dan Empati: Saling memahami dan berempati terhadap situasi satu sama lain dapat menciptakan hubungan yang lebih erat. Ini melibatkan pengertian terhadap tantangan dan keterbatasan yang mungkin dihadapi oleh pasangan.
  4. Rencana Kunjungan Rutin: Menetapkan jadwal kunjungan rutin dapat memberikan sesi pelarian yang diantisipasi dan menjadi momen yang dinanti-nantikan.
  5. Pencapaian Tujuan Bersama: Memiliki tujuan bersama dalam hubungan dapat memberikan fokus dan motivasi. Ini bisa mencakup rencana untuk masa depan, seperti hidup bersama atau merencanakan kunjungan jangka panjang.
  6. Teknologi Pendukung: Menggunakan teknologi dengan bijak, seperti panggilan video dan pesan teks, dapat membantu menjaga koneksi. Tetapi, penting juga untuk tidak terlalu tergantung pada teknologi dan memberikan ruang pribadi.
  7. Dukungan Sosial: Mendapatkan dukungan dari teman dan keluarga dapat membantu mengurangi beban emosional. Mereka dapat memberikan perspektif luar dan memberikan dukungan saat dibutuhkan.
  8. Pengelolaan Waktu dan Keberhasilan Pribadi: Masing-masing pasangan perlu dapat mengelola waktu dan mencapai tujuan pribadi mereka sendiri. Ini membantu menjaga keseimbangan dan memberikan kontribusi positif pada hubungan.
  9. Kreativitas dalam Romantisisme: Menjaga api asmara tetap menyala melibatkan kreativitas. Misalnya, mengirimkan hadiah kejutan atau surat cinta dapat memperkuat ikatan romantis.
  10. Kesabaran dan Keteguhan: LDR mungkin menghadirkan tantangan, tetapi kesabaran dan keteguhan dapat membantu melaluinya. Menyadari bahwa ada hari-hari sulit dan tetap fokus pada tujuan jangka panjang dapat membantu melewati masa sulit.

Harapan Dari Pejuang LDR

Pernah tidakkah kita berpikir untuk apa kita yang sedang berjuang dalam hubungan jarak jauh tetap bertahan dan ingin langgeng dalam hubungannya. Tentunya pasti hal tersebut pernah kita renungi, padahal masih banyak di luar sana orang-orang yang dapat menggantikannya, walaupun sebanyak apapun orangnya yakinlah tidak akan sama dan bahkan tidak akan tergantikan. Mengapa demikian?

Boleh jadi dikarenakan telah sama-sama melewati rangkaian kegiatan yang sama, seperti berkunjung ke suatu tempat yang romantic, makan malam bersamaa, membuat kegiatan yang mengasyikkan dan masih banyak lagi. Dan harapannya ialah sama-sama pulang ke rumah yang sama serta satu sama lain menjalin hubungan yang serius secara hukum dan agama atau yang biasa disebut pernikahan. Karena sejatinya kita tidak mau melepas atau mengakhiri hubungan dengan orang yang kita sayang dan dambakan, maka pertahankanlah hubungan sesulit apapun, biacarakan dengan baik-baik dan sama-smaa menurunkan egonya masing-masing

Naufal Syarief
Naufal Syarief
MAHASISWA HUKUM PIDANA ISLAM FAKULTAS SYARIAH DAN HUKUM UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA SEMESTER 1
Facebook Comment
- Advertisement -