Senin, Juni 17, 2024

LDR Antara Generasi Muda dan Minat Baca

Membaca adalah salah satu kegiatan yang pastinya semua orang lakukan. Meski sekedar membaca pesan, membaca resep masakan, membaca peta, atau bahkan membaca daftar belanjaan.

Membaca dapat menjadikan pengetahuan seseorang bertambah dalam sepersekian waktu, tentunya dengan membaca sesuatu yang menambah wawasan. Seperti membaca artikel berita, membaca surat kabar, membaca info di komunitas daring. Banyak yang dapat kita peroleh dalam sekali membaca halaman sebuah buku atau paragraf tulisan. Membaca juga dapat mengembangkan ketertarikan tersendiri melalui ilustrasi, diksi, dan segala hal yang dapat diambil dalam bahan bacaan.

“Makin banyak membaca, makin aku banyak berpikir; makin aku sadar bahwa aku tak mengetahui apapun” (Voltaire)

“Membaca adalah alat paling dasar untuk meraih hidup yang baik” (Joseph Addison)

“Orang yang tidak banyak membaca pasti tidak banyak tahu. Orang yang tidak banyak tahu sangat dekat dengan kebodohan. Dan kebodohan akan sangat dekat dengan kemiskinan” (anonim)

Dan masih banyak lagi pelatah perihal pentingnya membaca atau sekedar memiliki minat baca.

Pada era globalisasi ini, ketertarikan generasi muda terhadap bahan bacaan adalah sebuah tombak yang bisa digunakan mengendalikan peradaban. Generasi muda yang mempunyai berbagai akal kreatif dan langkah inovatif tentu dapat menciptakan banyak perubahan mendasar jika wawasan yang mereka miliki sedikit lebih banyak.

Mengacu pada kegiatan generasi sekarang yang gemar menciptakan hal-hal baru, juga istilah-istilah baru bukan tidak mungkin jika seorang pemuda pemudi dapat membuat gebrakan besar dalam sekali hentak langkah.

Namun yang menjadi persoalan sekarang ini adalah banyaknya kaum muda yang terindikasi malas membaca. Didukung dengan hadirnya easy listening book, podcast, atau tayangan yang memperdengarkan isi buku supaya generasi muda tidak perlu membaca langsung sebuah buku tersebut. Bahkan segala kejadian berita dapat dirangkum dalam sebuah tayangan singkat yang langsung mengacu pada inti tanpa kronologi utama berita.

Akibatnya tak jarang generasi muda yang kehilangan minat membaca. Ibaratnya jika tidak perlu mengapa harus repot-repot membaca?

Minat baca suatu individu dapat dikenali dari ketertarikan pribadi seperti mengenal atau menganalisis lebih lanjut tentang sebuah buku atau artikel. Minat baca juga dapat digali melalui berbagai karya sastra yang banyak memuat amanat penting bagi kelangsungan hidup. Bahkan karya sastra seperti puisi atau anekdot dapat menarik lebih banyak pembaca karena menggunakan diksi yang dirancang tepat dengan suasana pembaca.

Namun kalangan muda sekarang sangat berpacu pada sosial media yang banyak menyajikan tayangan video sehingga kaum muda terasa enggan merepotkan diri membaca sebuah buku. Meski zaman sekarang gadget sudah banyak yang mendukung fitur buku/jurnal digital namun juga masih banyak anak anak muda yang lebih memilih menyaksikan video daring sebagai hobi mereka atau sebagai ranah bertukar informasi. Sehingga upaya masyarakat tentang penyediaan bahan bacaan berupa perpustakaan gratis atau restoran perpustakaan juga menjadi kurang efisien.

Sebenarnya long distance relationship (LDR) antara remaja dan minat baca di zaman ini dipicu oleh beberapa faktor, yakni internal dan eksternal.

Faktor internal nya adalah ketika seorang remaja yang ‘melek’ teknologi mulai berpikir bahwa membaca bukanlah suatu hal yang penting agar dapat memperoleh informasi atau pengetahuan. Karena menurutnya kedua hal tersebut akan sangat mudah diperoleh tanpa membaca dengan hanya menganalisis apa saja inti dari suatu masalah/ilmu pengetahuan. Sedangkan sebenarnya membaca masih tetaplah penting meski kita sudah menganalisis inti suatu bacaan, karena hanya dengan membaca keseluruhannya kita dapat lebih paham dan secara otomatis pengetahuan kita pun akan bertambah.

Berikutnya faktor eksternal. Faktor ini dapat disebabkan oleh perubahan pola pikir atau lingkungan sekitar seorang individu. Dimana ia bergaul dan menemukan celah bahwa duduk diam membaca sesuatu bukanlah suatu hal yang seharusnya ia tekuni karena masih banyak kegiatan mengasyikkan lain yang lebih memacu minat dirinya. Bukan salah memang jika menekuni hal hal lain diluar membaca buku, namun kegiatan tersebut nantinya ibarat berpetualang menjelajahi dunia tanpa memegang sebuah peta.

Kesimpulannya, generasi millenial zaman sekarang akan lebih tertarik melakukan banyak aktivitas lain daripada membaca. Seribu orang yang masih mempunyai minat membaca mungkin separuh diantaranya adalah generasi terdahulu yang mulai beranjak ke usia senja. Sebab generasi di zaman ini terlihat lebih hiperaktif dan atraktif melakukan sesuatu sebagai kegiatan bukan dalam tulisan atau bacaan.

Lalu hal apa saja yang bisa kita lakukan kepada LDR antara generasi muda dan minat baca?

Orang yang terjebak dalam sebuah hubungan long distance relationship biasanya tidak sabar untuk segera bertemu hanya jika mempunyai rasa cinta yang sama. Maka kita dapat mengumpamakan sebagai demikian.

Menumbuhkan rasa cinta pada generasi muda terhadap beberapa halaman buku atau artikel sehingga mereka tidak lagi terjebak dalam LDR dengan minat baca. Melakukan sosialisasi dengan suasana bersahabat yang diidamkan banyak generasi muda sehingga tidak ada lagi krisis dalam minat baca. Hal hal tersebut bisa diupayakan setidaknya beberapa kali dalam satu waktu.

Karena pada zaman yang serba canggih ini kita harus mendukung sekecil apapun minat baca seseorang terutama generasi muda dengan menggunakan banyak inovasi inovasi yang fresh. Mengajak kalangan muda membuka jendela dunia melalui bacaan yang mampu mengembangkan pola pikir serta tindakan mereka menjadi lebih inovatif. Dan menyerukan pada setiap aspek bahwa membaca bukanlah kegiatan yang membuat seseorang merasa dirugikan karena telah mengorbankan waktu yang ia miliki untuk sekedar duduk diam mencerna isi buku sehingga wawasannya menyentuh dunia penuh inspirasi intelektual dan mengepakkan sayap lebih tinggi dalam kreatifitas kecerdasan.

Facebook Comment

ARTIKEL TERPOPULER

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.