OUR NETWORK
Senin, Oktober 25, 2021

Jose Mujica, Jadi Idola Tak Harus Kaya

Santri Itu Keren

Pinjol Merajalela, di Mana Lembaga ZIS?

Habis Gelap Terbitlah Terang

Randyka Prakasa
Imajinasi dan Ketenangan

Apakah anda pernah berpikir harus menjadi kaya raya untuk jadi idola? Jika pernah maka anda belum mengenal sosok Presiden Uruguay yang menjadi presiden termiskin di dunia. Ia adalah Jose alberto Mujica Cordano atau dikenal dengan “El Pepe” lahir 20 Mei 1935 adalah seorang politikus dan petani Uruguay yang menjabat sebagai Presiden Uruguay dari tahun 2010 hingga 2015.

Seorang mantan gerilyawan Tupamaros. Ia pernah mendekam di penjara selama 12 tahun pada masa kediktatoran militer pada 1970an hingga 1980an. Sebagai seorang koalisi front luas dari partai sayap kiri, Mujica pernah menjadi menteri peternakan, pertanian, dan perikanan dari tahun 2005 hinggaa 2008 dan menjadi senator setelahnya. Ia memenangkan pemilihan presiden pada tahun 2009 dan menjabat sebagai presiden untuk pertama kalinya pada 1 Maret 2010.

Mujica muda
http://The%20Guardian

Pada pertengahan 1960an, ia bergabung dengan gerakan MLN-Tupamaros yang dibentuk oleh sebuah kelompok politik bersenjata yang berkiblat pada Revolusi Kuba. ia bahkan menjadi salah satu aktor utama dari 6 regu penyerangan di titik-titik strategis di kota. ia sempat hampir terbunuh pada bulan maret 1970an saat tertangkap oleh polisi, namun ia melawan dengan melukai dua orang polisi. Ia tertembak enam kali dalam usahanya untuk melarikan diri. Namun ia masih beruntung saat itu karena dokter berhasil menyelamatkan nyawanya.

Jose Mujica ditangkap oleh pihak berwenang sebanyak empat kali. Tiga kali ia berhasil kabur dari penjara Punta Carretas, pada tahun 1973 terjadi kudeta di negara tersebut akan tetapi Jose Mujica dan delapan Tupamaros terpilih lainnya secara khusus berada di bawah tahanan militer. Ia di pindahkan dari satu tempat ke tempat lain yang membuat Jose Mujica dan rekan-rekannya mengalami depresi yang sangat parah karena tidak diperlakukan layaknya tahanan biasa, mereka diperlakukan tidak manusiawi tidak diberi makanan yang layak, pakaian dan tempat istirahat yang layak. Menurut Mujica sendiri, pada saat itu ia menderita halusinasi pendengaran dan paranoia. Total 13 tahun ia menyadang sebagai tahanan politik militer pada masa itu.

Pada tahun 1985, ketika demokrasi konstitusional dipulihkan, Mujica dan Tapol lainnya dibebaskan di bawah undang-undang amnesti yang mencakup kejahatan politik dan militer terkait. Beberapa tahun setalah demokrasi pulih, Mujica dan para anggota Tupamaros bergabung dengan organisasi sayap kiri untuk menciptakan Gerakan Partisipasi Rakyat. Mujica terpilih sebagai deputi pada 1994 dan pada tahun 1999 ia terpilih sebagai senator. selanjutnya pada tahun 2009 Mujica sukses terpilih sebagai Presiden Uruguay yang ke 40. sebelum ia terpilih menjadi presiden, Mujica sempat mencicipi kursi Menteri Peternakan, Pertanian dan Perikanan.

Pada bulan september 2013, semppat berpidato panjang tentang kemanusiaan dan globalisasi. ia meminta masyrakat internasional untuk mengupayakan pelestarian lingkungan untuk generasi mendatang. ia juga menyinggung soal sistem keuangan dan damak dari kejatuhan ekonomi orang-orang biasa, ia ingin manusia kembali pada hubungan antara manusia, cinta, persahabatan, petualangan, solidaritas dan kekeluargaan bukan kehidupan yang bergantung pada ekonomi dan pasar.

Mujica menikahi pacar lamanya Lucia Topolansky pada tahun 2005, mereka tidak memiliki anak dan memilih tinggal di lahan pertanian milik istrinya di pinggiran kota Montevideo setelah menolak tinggal di istana presiden. Dia memilih menggunakan mobil Volkswagen Beetle 1987 sebagai alat transportasinya. dalam laporan wajibnya sebagai presiden Mujica melaporkan kekayaan hanya sebesar $ 1.800. Ia bahkan menyubangkan hampir 90% dari gaji yang ia terima. ketika di ujung kepemimpinannya ia menolak uang pesiun dari negara.

ia adalah sesosok malaikat yang menjelma menjadi manusia biasa yang sederhana, ia akan membantu siapapun yang butuh bantuannya. Ia tak menginginkan kekuasaan akan tetapi kekuasaan lah yang menginginkannya. Jose Mujica adalah seorang sederhana yang harus di idolakan oleh dunia. ia tak menyerah dan sanggup melewati masa-masa sulitnya di penjara, ia bahkan hampir mati tertembak tapi tuhan mungkin melindunginya sebagai penolong bagi masyarakat di sekitarnya.

Randyka Prakasa
Imajinasi dan Ketenangan
Facebook Comment

POLIKLITIK

- Advertisement -

ARTIKEL TERPOPULER

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.