Notice: Undefined index: HTTP_REFERER in /home/geotimes/wordpress/wp-content/plugins/Plugin/plug.php on line 23
Tanda Hitam di Dahi, Rendahkan Hati Tinggikan Budi | GEOTIMES
Jumat, April 16, 2021

Tanda Hitam di Dahi, Rendahkan Hati Tinggikan Budi

Potret Seorang Feodal Tua sebagai Seniman Serba Bisa

Pada zaman dahulu kala, ketika revolusi tidak ada lagi, Goenawan Mohamad pernah mengibaratkan dirinya, dengan heroisme penyair muda, sebagai Malin Kundang. Tapi kini, Malin...

Pemilu Legislatif yang Terlupakan

Di tahun 2019 ini akan ada apa? Pemilihan presiden, atau pilpres. Semua orang sadar soal itu. Sebaliknya, sedikit yang sadar bahwa 17 April nanti...

Stop Provokasi, Pelegalan Miras? Mbahmu!

Lampiran Perpres yang memuat izin investasi miras di daerah tertentu, baru saja dicabut oleh Presiden. Ini disebabkan karena banyak pihak merasa keberatan. Daripada ribut...

Pemilu Bukan untuk Mencegah yang Terburuk Berkuasa

“Pemilu bukan untuk memilih yang terbaik, tapi untuk mencegah yang terburuk berkuasa.” Konon itu ucapan Romo Franz Magnis-Suseno. Entah kapan dan dalam konteks apa...
Avatar
Nurbani Yusuf
Aktivis Persyarikatan Muhammadiyah di Ranting Gunungsari Kota Batu

Orang yang sombong, jangankan ketika benar, ketika salah saja enggan minta maaf. Sedangkan orang yang tawadhu, jangankan ketika salah, ketika benar saja tak gengsi minta maaf.

Diriwayatkan dari Rabi’ah bin Ka’b, bahwa ia berkata, “Aku menginap bersama Nabi saw dan membantu beliau untuk menyiapkan air wudhunya dan kebutuhan lainnya. Kemudian, Rasulullah bersabda, ‘Mintalah sesuatu kepadaku.’ Aku menjawab, ‘Aku mohon agar bisa menemanimu di surga.’ Beliau menjawab, ‘Bukan lainnya?’ Aku berkata, ‘Hanya itu saja.”

Lalu, Nabi saw bersabda, ‘Bantulah aku untuk dirimu dengan memperbanyak sujud’ (HR Ahmad, Muslim, An Nasai, dan Abu Daud). Hadis ini menganjurkan kita untuk memperbanyak sujud, ruku, dan mendirikan shalat wajib ditambah dengan tathawwu’ (shalat sunat) bila kita ingin masuk surga.

Sujud merupakan ibadah istimewa dalam Islam karena merupakan salah satu rukun shalat. Sujud dilakukan dengan cara meletakkan tujuh anggota badan di atas tanah, yakni muka, dua telapak tangan, dua lutut, dan dua ujung kaki.

Posisi demikian mencerminkan sikap merendah di hadapan keagungan Ilahi. Allah menegaskan, “Sujudlah dan dekatkanlah (dirimu kepada Tuhan)” (QS Al-‘Alaq: 19).
Sujud akan menanamkan ketawadhuan dalam diri kepada sesama manusia dan memancarkan sinar keimanan dan kelembutan melalui wajahnya. Inilah bekas sujud yang diharapkan sebagai amalan penolong masuk surga.

Mi’dan bin Abi Thalhah berkata, “Aku bertemu Tsauban, budak Rasulullah saw .” Lalu, dia bertanya, “Beritahukan kepadaku amalan yang bila aku lakukan maka Allah akan memasukkanku dengannya ke dalam surga.” Tsauban diam. Lalu, aku tanya lagi, tapi dia masih diam.

Aku tanyakan yang ketiga kalinya, maka ia menjawab, “Aku telah menanyakan hal itu kepada Rasulullah saw, beliau bersabda, ‘Kamu harus memperbanyak sujud karena sesungguhnya tidaklah kamu sujud sekali kecuali Allah akan mengangkatmu satu derajat dan menghapuskan dengannya satu dosa.'” (HR Muslim, Turmudzi, dan an-Nasa’i).

Kita dianjurkan untuk memperpanjang sujud bila shalat munfaridah (sendiri) karena Rasulullah SAW menyindir orang-orang yang sujudnya cepat dengan ungkapan, bahwa mereka seperti ayam jago mematuk butiran makanan.

Sujud yang serius akan meninggalkan bekas di wajah orang Mukmin. “Kamu lihat mereka ruku dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud” (QS Al-Fath 29).

Bekas sujud inilah yang akan ditampakkan setiap Muslim pada wajahnya. Di antara tanda bekas sujud yang terpancar di setiap muka Muslim ialah ketundukan kepada keagungan Allah.

Tanda bekas sujud itu juga dapat berupa rendah hati terhadap sesama insan, kelembutan, senyuman, dan menundukkan pandangan mata. Selain itu, membasahi bibir dengan zikrullah, sikap kasih sayang kepada anak yatim, fakir, dan miskin.

Sejalan dengan ini, dalam hadis Qudsi disebutkan bahwa: “Aku (Allah) hanyalah menerima shalat dari orang yang tawadhu terhadap keagungan-Ku, tidak sombong terhadap makhluk-Ku, tidak terus-menerus mendurhakai-Ku, selalu menggunakan siangnya untuk zikir kepada-Ku, mengasihi anak yatim, janda-janda, fakir, dan menyayangi orang yang tertimpa musibah” (HR Al-Bazzar).

Tanda hitam di dahi Muslim adalah salah satu ciri bahwa dia sering melakukan shalat. Namun, yang esensial adalah bekas sujud yang dikehendaki Allah yakni sikap tawadhu, rendah hati, kelembutan, kepedulian, dan kasih sayang yang dipancarkan setiap Muslim melalui pemikiran dan perilaku. Wallahu a’lam

Avatar
Nurbani Yusuf
Aktivis Persyarikatan Muhammadiyah di Ranting Gunungsari Kota Batu
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Daniel Dhakidae, Kekuasaan dan Pelanggaran HAM

“Kekuasaan yang tidak memiliki kehormatan, tidak akan pernah mampu menghadirkan keadilan.” Ungkapan yang keras, menohok hati itu diucapkan oleh Bung Daniel Dhakidae awal tahun 2020...

Generasi Z dan Radikalisme Beragama

Peristiwa ledakan bom di Gereja Katedral Kota Makassar pada 28 Maret 2021 lalu, menggegerkan masyarakat Indonesia. Bukan hanya karena jenis ledakan yang masuk kategori...

Memandang Terorisme Melalui Evolusi Kultural

Bangsa Indonesia tengah dikejutkan dengan serangkaian serangan terorisme seperti ledakan bom di Gereja Makassar dan serangan ke Mabes Polri. Terorisme setidaknya telah merenggut 21.000...

Peran Besar Generasi Milenial Menuju Indonesia Maju

Menurut data Badan Pusat Statistika (2020), Indonesia memiliki jumlah penduduk yang cukup tinggi yaitu sekitar 270 juta jiwa dengan tingkat pertumbuhan penduduknya sebesar 1,25%...

Dua Sisi Media Digital Terhadap Budaya Lokal

Mari kita mulai membaca dan sambil memperhatikan sekitar kita tentang Media,Budaya, dan Jati Diri. Mungkin kita sudah mengetahui istilah Globalisasi. Globalisasi itu ditandai dengan...

ARTIKEL TERPOPULER

Gagalnya Kudeta Terhadap Raja Yordania?

Pada 4 April 2021, Panglima Militer Yordania, Mayjen Yousef Huneiti menyatakan bahwa pihaknya telah meminta secara resmi Pangeran Hamzah untuk menghentikan semua kegiatan atau...

Eren Yeager, Kesadaran dan Kebebasan

Pemberitahuan: esai ini terdapat cuplikan cerita Attack on Titan (AoT) episode 73. Pada musim akhir seri AoT, Eren Yeager tampil dengan kondisi mental yang jauh lebih...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Memandang Terorisme Melalui Evolusi Kultural

Bangsa Indonesia tengah dikejutkan dengan serangkaian serangan terorisme seperti ledakan bom di Gereja Makassar dan serangan ke Mabes Polri. Terorisme setidaknya telah merenggut 21.000...

Peran Besar Generasi Milenial Menuju Indonesia Maju

Menurut data Badan Pusat Statistika (2020), Indonesia memiliki jumlah penduduk yang cukup tinggi yaitu sekitar 270 juta jiwa dengan tingkat pertumbuhan penduduknya sebesar 1,25%...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.