Selasa, Mei 18, 2021

Ridwan Kamil, Si Cantik Gedebong Pisang…

Perilaku Korupsi dan Politik Kebajikan

Di luar kehebohan soal "Fitsa Hats" yang mewarnai sidang penodaan agama yang disangkakan pada Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, ada berita yang kurang mendapat...

Penjara dan Spiritualitas Seorang Pemimpin

Setiap pemimpin mengalami masa-masa keterasingan, kesepian, bahkan kepedihan penjara. Setidaknya penjara kegelisahan dalam memikirkan rakyat. Maka, bukan seorang pemimpin kalau jiwa dan fikirannya bebas...

A Critic: Our Wayward Drift Away from Democracy

Just last week on The Jakarta Post, it was published that Tito Karnavian was ready to adopt a Duterte-like approach to addressing the drug...

Pemisahan Khilafah dan Otoritas Agama

Dalam tulisan ini saya akan mengajukan sebuah pembacaan alternatif yang berbeda dari pandangan umum tentang hubungan agama dan negara dalam Islam. Berbeda dari pandangan...
Avatar
Denny Siregar
Penulis dan blogger.

Wali Kota Bandung yang juga bakal calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, memberikan arahan saat menggelar Halal Bihalal dan Konsolidasi Relawan Jabar Juara, di Bandung, Jawa Barat, Minggu (16/7). ANTARA FOTO/Fahrul Jayadiputra

Masih tentang Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018.

Siapa gadis tercantik di Jabar saat ini? Tentu masih Ridwan Kamil yang akrab dipanggil Kang Emil.

Hasil survei dari banyak lembaga menunjukkan ia tidak tergoyahkan dalam kontes kecantikan itu. Posisinya selalu teratas, terus unggul di atas kandidat lainnya seperti 2D, Dedi Mizwar dan Dedi Mulyadi.

Permasalahannya, kenapa masih belum ada partai ganteng yang melirik ke Ridwan Kamil ?

Partai terganteng saat ini masih PDI Perjuangan, yang memenuhi syarat mencalonkan sendirian dari ketentuan 20 kursi yang ditetapkan. Ridwan Kamil dulu bolak balik melenggok ke partai ini. Bahkan dikabarkan Bu Mega dan Jokowi kepincut dengan sosoknya yang aduhai..

Tapi–ndilalah--Ridwan Kamil cuman dijemek-jemek thok, gak dinikah-nikahi. Malah kabar terakhir, PDIP positif bersama Golkar akan melamar Dedi Mulyadi yang sekarang ini hasil surveinya kurang cantik dibandingkan Ridwan Kamil.

Partai yang agak ganteng adalah Golkar dengan perolehan 17 kursi. Jelas Golar akan memilih Dedi Mulyadi karena, meskipun wajahny pas-pasan, Dedi Mulyadi adalah kader Golkar yang terbaik sampai saat ini. Bahkan Dedi Mulyadi adalah ketua DPD Golkar yang terpilih secara aklamasi.

Meski wajah pas-pasan, ternyata Dedi Mulyadi lebih mengandalkan gocekan daripada jual tampang. Dan itu berhasil sehingga dua partai ganteng berkoalisi untuk melamarnya sebagai calon Gubernur.

Bagaimana Dedi Mizwar?

Dedi Mizwar adalah tipe gadis penurut. Ia menurut apa saja kata partai. Dan itu sudah terbukti selama ia menjadi Wakil Gubernur. Kalau ada masalah, cukup nangis dan menyerahkan semua kepada Tuhan, selesai semua.

Dan model ini disukai oleh Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Mereka adalah model lelaki yang tidak penting apakah gadisnya pintar, yang paling utama adalah tidak membantah pada suami nantinya. “You jump, I jump..” kata Dedi Mizwar yang populer dengan badaknya.

Kembali ke Ridwan Kamil.

Sampai sekarang yang mengklaim sudah menggagahinya adalah NasDem. Nasdem ini dalam ukuran kegantengan cukup jelek karea hanya punya poin 5 di Jawa Barat.  Cuma NasDem adalah lelaki yang sangat pede sehingga ia mengumumkan bahwa ia sudah memiliki Ridwan Kamil.

Anehnya, Ridwan Kamil diam saja. Tidak menolak, juga tidak menerima. Apatis tapi menikmatinya. Mungkin juga ia tersandera oleh NasDem yang sekarang menjabat sebagai Jaksa Agung. “Kalau gua tolak, bisa-bisa jabatan bertindak..” begitu mungkin pikirannya.

Walhasil, Ridwan Kamil menjadi gadis tercantik tapi–maaf–kurang laku di bursa para lelaki. Hasil surveinya terus menurun karena selera lelaki cepat berubah.

Ia sempurna segalanya, baik dari sisi wajah maupun otaknya, tetapi justru itulah yang ditakuti para lelaki ganteng. Mereka takut Ridwan Kamil sadar dirinya cantik dan hanya memanfaatkan mereka saja sebelum akhirnya nanti mereka ditendang.

Ini menjadi pelajaran berharga buat para jomblo…

Cantik bukan segalanya. Karena kecantikan akan pudar seiring waktu. Saya jadi ingat seorang teman berkata, “Badan boleh kecil, yang penting gocekannya bung..”

Mungkin di situlah kurangnya Ridwan Kamil. Sudah gak penurut, gak pernah menggocek lagi. Cantik-cantik gedebong pisang, kata orang.

Seruput dulu, ah…

Baca juga:

Kota yang Bingung, Bima Arya dan Ridwan Kamil

Pak Ridwan Kamil, Jangan Melacur di Pilgub Jawa Barat!

Ridwan Kamil dan Syahwat Politiknya

 

Avatar
Denny Siregar
Penulis dan blogger.
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Nasib Korban Kejahatan Seksual di Indonesia

Berdasarkan studi yang dilakukan oleh ValueChampion tahun 2019, Indonesia disebut sebagai negara kedua di kawasan Asia Pasifik yang paling berbahaya untuk wisatawan wanita. Bagi...

Indonesia dan Konflik Palestina: Langkah Ekstrem

Akhir Ramadhan diwarnai dengan serangan yang berulang dari Zionis Israel kepada Palestina. The Reuters melaporkan bahwa tembakan roket dan serangan Israel berlangsung secara masif...

Membedah Ucapan Jokowi soal Bipang Ambawang

Ucapan Presiden Jokowi soal ajakan kepada masyarakat untuk membeli makanan khas daerah, salah satunya bipang Ambawang, menjadi kehebohan baru. Ucapan itu terdapat dalam potongan...

Individualisme dan Kecenderungan Nalar Eksploitasi

Sebelum Siddhata Gautama mencapai puncak pencerahan nirwana. Di masa kecilnya, ia pernah diajak ayahnya untuk menghadiri aktivitas pembajakan tanah yang oleh masyarakat setempat, dianggap...

Resolusi Kemandirian Pangan

Beberapa waktu yang lalu terjadi kegaduhan akibat statemen yang dilontarkan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi tentang rencana impor beras. Sejumlah kalangan kemudian bereaksi dan memberikan...

ARTIKEL TERPOPULER

Tegakkan P3SPS Secara Keseluruhan

Televisi merupakan sebuah media telekomunikasi yang terkenal dengan fungsi sebagai penerima siaran gambar bergerak dan suara, dalam bentuk monokrom (hitam-putih) maupun berwarna. Kata "televisi"...

Doa dan Puisi untuk Palestina

Kamis malam ini (24-8-2017) akan digelar acara “Doa untuk Palestina”. Diprakarsai oleh Ahmad Mustofa Bisri alias Gus Mus, acara yang akan berlangsung di Grahana...

Strategi Mengikis Angka Golput

Golongan putih (Golput) atau perilaku non-voting (orang-orang yang tidak menggunakan hak pilihnya) masih menjadi bayang-bayang Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019. Padahal, pesta demokrasi ini akan diselenggarakan...

Membedah Ucapan Jokowi soal Bipang Ambawang

Ucapan Presiden Jokowi soal ajakan kepada masyarakat untuk membeli makanan khas daerah, salah satunya bipang Ambawang, menjadi kehebohan baru. Ucapan itu terdapat dalam potongan...

Indonesia dan Konflik Palestina: Langkah Ekstrem

Akhir Ramadhan diwarnai dengan serangan yang berulang dari Zionis Israel kepada Palestina. The Reuters melaporkan bahwa tembakan roket dan serangan Israel berlangsung secara masif...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.