Kamis, Juni 20, 2024

Milenial dan Penerbangan, Hasrat Pengembangan Teknologi Berkelanjutan

Maradoni
Maradoni
Generasi Milenial Penerbangan. Inspektur Penerbangan dan Alumni Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug

Kata ‘milenial’ dan istilah ‘penerbangan ‘ jarang ditemukan bersamaan dalam kalimat yang sama, tetapi jika digabungkan, keduanya cenderung menarik untuk dicermati.

Dengan melakukan pengamatan terhadap kecenderungan generasi milenial di mana penulis juga merupakan milenialis, kami berupaya mengetahui apa yang benar-benar dipikirkan oleh generasi ini bukan hanya tentang terbang, tetapi juga hal lain yang lebih luas terkait transportasi dan dunia.

Apa yang kami temukan? Generasi milenial memiliki banyak hal untuk diceritakan kepada kita. Mereka berharap dan idealis tentang dunia seperti apa yang mereka harapkan untuk ditinggali.

Generasi milenial cenderung lebih pragmatis tentang bagaimana mereka melihat transportasi: generasi ini selalu berusaha mengetaui lebih banyak tentang penerbangan murah. Mereka adalah orang-orang yang dapat mencapai tempat yang mereka inginkan dengan lebih mudah daripada generasi sebelumnya, dan mereka yakin bahwa terbang akan menjadi lebih sederhana dan efisien di tahun-tahun mendatang.

Ada tiga temuan utama penting yang patut dicermati, yaitu:

  • Milenial mengasosiasikan transportasi erat dengan aspek perlingdungan lingkungan hidup: Gambaran perubahan iklim sebagai megatren dengan dampak terbesar pada pengembangan transportasi udara yang berkelanjutan. Kecerdasan buatan dan digitalisasi datang berikutnya. Mereka juga berharap sebagian besar pengembangan terkait inovasi dalam penerbangan akan berfokus pada pembangunan transportasi udara yang lebih berkelanjutan.
  • Milenial menyatakan bahwa hal terbaik tentang bisnis penerbangan adalah kebebasan dan fleksibilitas yang ditawarkannya: Sebagian besar generasi ini percaya bahwa manfaat utama bisnis penerbangan adalah kemampuannya untuk membawa orang ke tempat yang mereka butuhkan, saat mereka membutuhkannya.
  • Milenial percaya bahwa meskipun teknologi akan menemukan solusi untuk isu mobilitas, masih ada kekhawatiran terkait beban dan biaya, kepercayaan, dan keamanan. Singkatnya, generasi milenial siap menggunakan layanan udara ride-sharing, ini perlu menjadi perhatian para pihak.

Secara keseluruhan, kaum milenial melihat nilai bisnis penerbangan sebagai bagian dari serangkaian pilihan mobilitas modern, ramah lingkungan. Mereka juga menyadari potensinya untuk mendorong perubahan teknologi di seluruh sektor penerbangan. Mereka dapat melihat meningkatnya aksesibilitas dan demokratisasi. Dan mereka dapat melihat daya tariknya sebagai pilihan karir bagi talenta muda yang tertarik pada teknologi, digitalisasi, dan inovasi.

Kenyataan ini mencerminkan optimisme dan idealisme generasi muda. Mereka mengungkapkan bagaimana kaum milenial melihat mobilitas sebagai pilihan antara moda yang berbeda untuk perjalanan yang berbeda. Dan bagaimana mereka menyeimbangkan hak mereka untuk bepergian dengan tanggung jawab mereka untuk menjaga planet ini. Milenial memiliki nilai dan minat yang mereka hargai: mereka suka bepergian; mereka adalah pengadopsi awal teknologi baru dan sangat percaya pada lingkungan yang lebih bersih. Ini juga merupakan nilai dan kepentingan penerbangan bisnis.

Bisnis penerbangan adalah sektor yang menurut definisi membawa orang ke tempat-tempat yang mungkin di luar batas. industri ini terus berinvestasi dalam penelitian dan teknologi sehingga memastikan ambisi untuk membentuk masa depan transportasi udara yang lebih baik. Dan masyarakat penerbangan adalah komunitas yang berkomitmen untuk mengembangkan teknologi berkelanjutan untuk menurunkan emisi karbon dan mengurangi dampaknya terhadap sumber daya lingkungan.

Setelah mendengar pernyataan sikap dari generasi milenial ini, komitmen yang patut untuk diikuti oleh semua pelaku penerbangan lintas generasi adalah:

  • Pertama, tentang perubahan iklim, dinilai perlu berbagi keprihatinan milenial tentang kerusakan yang dapat ditimbulkan oleh transportasi udara terhadap lingkungan. Disadari bahwa kita tidak hanya bagian
    dari masalah tetapi dapat memainkan peran penting dalam solusi. Masyarakat global telah berkomitmen untuk mengurangi emisi melalui penggunaan bahan bakar fosil yang berangsur diganti dengan energi terbarukan (sustainable fuel). Komitmen ini tidak hanya berlaku untuk penggunaan energi, tetapi juga manufaktur, infrastruktur, dan operasi.
  • Kedua, Masyarakat penerbangan global terus berinvestasi dalam penelitian dan teknologi untuk memastikan bahwa industry penerbangan merupakan bisnis yang menarik. Kita ingin orang melakukan perjalanan dengan Selamat, aman, nyaman, dan dengan dampak minimal terhadap lingkungan. Inovasi membantu mencapainya, dengan teknologi seperti winglet, sistem avionik baru, dan material komposit baru untuk membangun pesawat yang lebih baik lagi.
  • Dan ketiga, kita menjadi lebih terbuka dan mudah diakses daripada sebelumnya. Bisnis penerbangan sering dipandang sebagai ranah eksklusif, Dan bagi orang-orang yang berpikir untuk berkarir di bidang bisnis penerbangan, terdapat peluang kerja dan usaha yang lebih beragam daripada sebelumnya.

Ini adalah komitmen Bersama yang perlu untuk terus dibangun. Semua generasi perlui mendengarkan, belajar dan sekarang kita dapat terbang bersama dengan jauh lebih selamat, aman, nyaman dengan dampak minimal terhadap lingkungan hidup.

Maradoni
Maradoni
Generasi Milenial Penerbangan. Inspektur Penerbangan dan Alumni Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug
Facebook Comment

ARTIKEL TERPOPULER

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.