Kamis, Juni 20, 2024

Target KPK, Kasus OC Kaligis Selesai dalam 40 Hari

Tersangka kasus suap hakim PTUN Medan OC Kaligis memasuki gedung KPK untuk diperiksa di Jakarta, Rabu (15/7). Pengacara kondang itu diduga menyuap hakim PTUN Medan guna memuluskan kasus yang dia tangani. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Tersangka kasus suap hakim PTUN Medan OC Kaligis memasuki gedung KPK untuk diperiksa di Jakarta, Rabu (15/7). Pengacara kondang itu diduga menyuap hakim PTUN Medan guna memuluskan kasus yang dia tangani. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Komisi Pemberantasan Korupsi menargetkan kasus suap majelis hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan yang melibatkan OC Kaligis selesai diusut dalam 40 hari.

“Saya selalu katakan 40 hari sudah sampai ke pengadilan, tapi nanti kita lihat di tingkat penyidikan perkembangannya karena biasanya di tingkat penyidikan ada kesulitan-kesulitan yang tidak bisa dipaksakan untuk selesai,” ungkap Ketua Pelaksana Tugas (Plt) Taufiqurrachman Ruki di gedung KPK Jakarta, Rabu.

Pada hari ini KPK memeriksa Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho sebagai saksi untuk anak buah OC Kaligis, M Yagari Bhastara alias Gerry yang disangka menyuap hakim dan panitera PTUN Medan.

“Saya selalu targetkan kepada penyidik, begitu orangnya ditetapkan sebagai tersangka 40 hari sudah harus sampai ke pengadilan. Kita bekerja dengan ‘time line’ dengan tenggat waktu cukup terbatas,” kata Ruki.

Apalagi menurut Ruki, informasi yang diperoleh KPK mengenai kasus tersebut sudah ada sejak dua bulan lalu.

“Informasi yang kami kumpulkan tentang kasus ini bukan baru kemarin, sudah dua bulan sebelum hari H kami sudah ikuti gerakan-gerakan itu dan ketika kami yakin sudah memiliki dua alat bukti yang cukup, struktur hukum sudah bisa kita kuasai dan keterangan-keterangan sudah kita peroleh maka kita melakukan penindakan yaitu dalam bentuk operasi tangkap tangan,” kata Ruki.

Namun Ruki belum dapat memastikan apakah akan ada tersangka baru dalam kasus tersebut.

“Belum tentu ya, tergantung penyidik. Kalau penyidiknya bilang tidak terbukti, mau bilang apa?” kata Ruki.

Namun ia menegaskan bahwa pengembangan terhadap kasus tersebut akan terus dilakukan.

“Tentu ada pengembangan lebih lanjut. Penyidik melakukan pemeriksaan terhadap mereka-mereka yang terlibat baik sebagai saksi maupun tersangka maupun memberikan kesaksian keterlibatan atas mereka. Itu yang kita sebut dengan pengembangan. Hasil pengembangan itu saya sedang tunggu,” jelas Ruki.

KPK sudah menetapkan enam orang tersangka dalam kasus ini yaitu sebagai penerima suap terdiri atas Ketua PTUN Medan Tripeni Irianto Putro, anggota majelis hakim Amir Fauzi dan Dermawan Ginting  serta panitera/Sekretaris PTUN Medan Syamsir Yusfan, sedangkan tersangka pemberi suap adalah pengacara senior OC Kaligis dan anak buahnya bernama M Yagari Bhastara Guntur  alias Gerry.

Selain Kaligis, kelimanya ditangkap dalam operasi tangkap tangan di PTUN Medan pada 9 Juli 2015 dan mengamankan uang US$15 ribu (sekitar Rp195 juta) dan 5 ribu dolar Singapura (sekitar Rp45 juta) di kantor Tripeni.

Kaligis sendiri ditangkap di Hotel Borobudur pada 14 Juli  dan langsung ditahan pada hari yang sama.

Tindak pidana korupsi itu terkait dengan gugatan mantan Kepala Biro Keuangan Pemerintah Provinsi Sumut Ahmad Fuad Lubis atas terbitnya sprinlidik (surat perintah penyelidikan) dalam perkara penyalahgunaan dana bantuan sosial Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tahun 2012, 2013 dan 2014.

Terhadap sprinlidik tersebut, pemerintah provinsi Sumatera Utara pun mengajukan gugatan ke PTUN Medan dengan menunjuk Gerry sebagai pengacara untuk melakukan pengujian kewenangan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara terkait dengan Undang-Undang No 30 Tahun 2014 tentang administrasi pemerintahan.

Berdasarkan tersebut, PTUN yang berhak menilai apakah aparat sipil negara melakukan penyalahgunaan wewenang. Hakim Tripeni dan rekan di PTUN  Medan menyatakan permintaan keterangan oleh jaksa kepada Fuad Lubis menyalahi kewenangan. (Antara)

Facebook Comment

ARTIKEL TERPOPULER

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.