Sabtu, Juni 22, 2024

Suku Bunga Tinggi Hambat Peningkatan Daya Saing Industri

Papan pengumuman suku bunga acuan di Bank Mandiri/ANTARA
Papan pengumuman suku bunga acuan di Bank Mandiri/ANTARA

Tingkat suku bunga perbankan yang tinggi disebut kerap menjadi kendala bagi industri nasional, terutama mengenai peningkatan daya saing. Hasil produksi industri nasional selama ini kalah bersaing dengan hasil produksi dari industri luar negeri.

Ketua Umum Kamar Dagang Industri Indonesia, Suryo Bambang Sulisto, mengatakan tingkat suku bunga perbankan saat ini rata-rata di atas 10%. Hal ini sangat memberatkan industri nasional memiliki daya saing menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean akhir 2015.

“Dalam situasi ekonomi saat ini yang kurang kondusif, tingkat suku bunga di atas 10% sangat memberatkan industri. Besarnya bunga bank itu akan mempengaruhi dunia usaha, apalagi jika pemerintah serius menggandeng pihak swasta menggarap proyek-proyek infrastruktur yang menelan dana besar,” kata Suryo di Jakarta, Kamis (9/7).

Menurut dia, pemerintah harus memiliki langkah strategis untuk menyikapi hal tersebut. Caranya ialah dengan menyusun strategi kebijakan moneter. Yang utamanya meringankan tingkat suku bunga perbankan bagi kegiatan industri. Selain itu, pemangkasan subsidi bahan bakar minyak juga bisa menjadi langkah yang bisa dilakukan.

“Kami berharap pemerintah bisa menghemat anggaran hingga Rp 150 triliun. Dana tersebut nantinya bisa dialihkan menjadi belanja modal pemerintah. Jika hal tersebut dilakukan, persoalan penyediaan infratsruktur dapat teratasi,” ujarnya.

Walau begitu, Suryo menambahkan, secara fiskal Indonesia masih relatif kuat. Hanya saja minimnya penambahan infrastruktur seperti jembatan, jalan raya, pelabuhan, dan sumber energi dapat mempengaruhi kinerja pertumbuhan ekonomi.

“Hambatan struktural kita masih berkutat pada infrastruktur, energi dan birokrasi. Peluang bagi perkembangan ekonomi Indonesia sebenarnya sangat besar, tapi sayangnya kita tidak bisa memanfaatkannya, karena kendala-kendala yang ada saat ini belum bisa diatasi pemerintah,” katanya.

Seperti diketahui, berdasarkan data Bank Indonesia, suku bunga kredit perbankan rata-rata hanya turun sebesar 3,33% dalam beberapa tahun terakhir. Pada Desember 2008, suku bunga kredit perbankan untuk industri sebesar 15,39%, lalu turun menjadi 13,24% pada Desember 2010, dan kembali turun menjadi 12,06% pada akhir 2012. [*]

Facebook Comment

ARTIKEL TERPOPULER

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.