Jumat, Juni 21, 2024

Murphy Oil Tinggalkan Indonesia

Ilustrasi: Alat pengukur tekanan minyak milik Murphy Oil yang aktif pada tekanan rendah/REUTERS
Ilustrasi: Alat pengukur tekanan minyak milik Murphy Oil yang aktif pada tekanan rendah/REUTERS

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi mengatakan keputusan Murphy Oil Corporation untuk keluar dari Indonesia karena perusahaan minyak dan gas asal Amerika Serikat tersebut tidak menemukan cadangan migas yang ekonomis.

“Bukan karena apa-apa karena memang geologinya tidak mendukung yang dia cari,” kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat SKK Migas Elan Biantoro di Jakarta.

Ia mengatakan Murphy Oil Corporation akan mengembalikan dua blok migas, yakni Blok Semai II di Papua Barat dan Blok South Barito di Kalimantan Selatan setelah ekplorasi tidak didapatkan adanya cadangan migas yang komersial. Setelah melakukan survei seismik, salah satu kegiatan eksplorasi migas, Murphy Oil Corporation Blok South Barito mengetahui bahwa blok tersebut tidak memiliki prospek yang menarik untuk dilakukan pengeboran minyak.

“Jadi bukan karena waktu itu Indonesia harga minyaknya turun bukan, memang prospeknya di Barito Selatan itu waktu itu dinilai oleh Murphy belum cukup ekonomis untuk skala mereka,” ujarnya.

Ia mengatakan proses pengembalian Blok South Barito kepada pemerintah telah berjalan selama hampir sepuluh bulan dan masih akan berlanjut ke depannya hingga seluruh proses selesai.(ANTARA)

Facebook Comment

ARTIKEL TERPOPULER

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.