Sabtu, Mei 25, 2024

Menteri Pertahanan AS Keliling Timur Tengah

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif (tengah) duduk di sebelah Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan Federica Mogherini saat bertemu dengan menter luar negeri dari AS, Perancis, Rusia, Jerman, Tiongkok dan Inggris di sebuah hotel tempat pertemuan pembahasan nuklir Iran di WIna, Austria, Senin (6/7). Zarif mengatakan beberapa perbedaan masih ada antara Iran dan keenam kekuatan dunia mengenai program nuklir Iran menjelang tenggat waktu hari ini untuk mencapai kesepakatan mengakhiri sengketa selama 12 tahun. ANTARA FOTO/REUTERS/Carlos Barria
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif (tengah) duduk di sebelah Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan Federica Mogherini saat bertemu dengan menter luar negeri dari AS, Perancis, Rusia, Jerman, Tiongkok dan Inggris di sebuah hotel tempat pertemuan pembahasan nuklir Iran di WIna, Austria, Senin (6/7). Zarif mengatakan beberapa perbedaan masih ada antara Iran dan keenam kekuatan dunia mengenai program nuklir Iran menjelang tenggat waktu hari ini untuk mencapai kesepakatan mengakhiri sengketa selama 12 tahun. ANTARA FOTO/REUTERS/Carlos Barria

Kesepakatan nuklir Iran tidak berarti menghapus opsi militer yang terkait dengan upaya untuk menghentikan Iran dari memiliki bom atom, kata Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Ashton Carter, Minggu, kemarin menjelang kunjungan ke Israel.

“Salah satu alasan mengapa kesepakatan ini adalah salah satu kesepakatan yang baik adalah bahwa hal ini tidak mencegah opsi militer,” kata Carter kepada wartawan di pesawatnya dalam perjalanan menuju Israel.

Israel adalah pemberhentian pertamanya dalam rangkaian perjalanan Timur Tengahnya untuk meredakan kekhawatiran di kalangan sekutu Amerika Serikat atas perjanjian bersejarah itu.

“Kami menjaga dan terus menyempurnakan” semisal opsi militer jika Iran melanggar ketentuan perjanjian, kata Carter saat memulai perjalanan ke Israel, Arab Saudi dan Jordania untuk memperbaharui komitmen keamanan Amerika Serikat di wilayah tersebut.

Israel telah sangat kritis terhadap perjanjian yang disepakati pekan ini antara musuh lamanya, Iran, dan enam kekuatan dunia yang akan melihat Irann menghentikan program nuklirnya dengan imbalan pencabutan sanksi secara bertahap.

Pemimpin Pentagon akan bertemu mitranya dari Israel Moshe Yaalon, Senin, sebelum mengadakan pembicaraan pada Selasa dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, yang menyebut kesepakatan itu sebagai “kesalahan bersejarah” dan telah mengisyaratkan kemungkinan respon militer.

Perjalanan Carter juga akan membawanya ke Arab Saudi, negara lain yang juga telah melihat kesepakatan nuklir itu dengan waspada, untuk meyakinkan sekutu Teluknya itu bahwa Amerika Serikat bermaksud untuk mempertahankan kehadiran yang kuat di wilayah tersebut.

Karena potensi agresi dan kegiatan fitnah dari Iran serta upaya memerangi kelompok-kelompok ekstremis seperti Negara Islam, “Kami selalu mencari cara untuk memperkuat postur kami di sana”, kata Carter.

Dia menambahkan bahwa ada “banyak hal yang kita lakukan dengan Israel”, termasuk pekerjaan “di kualitas militer, pertahanan rudal balistik, dan kegiatan kontraterorisme mereka.”

Adapun dengan Arab Saudi dan lima negara Arab lainnya dari Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), Carter mengatakan Amerika Serikat ingin meningkatkan kerja sama di bidang “kontraterorisme, pasukan operasi khusus, keamanan maritim” serta pertahanan udara dan rudal serta keamanan siber.

Carter diperkirakan akan bertemu dengan Raja Salman saat di Arab Saudi dan dengan putra raja serta menteri pertahanan, Wakil Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Di Jordania, Carter akan mengunjungi pangkalan militer untuk bertemu rekan pilot Jordania yang dibakar hidup-hidup oleh kelompok Negara Islam. (Antara/AFP)

Facebook Comment

ARTIKEL TERPOPULER

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.