Jumat, Maret 1, 2024

Manny Pacquiao Jenguk Mary Jane di Yogyakarta

Petinju legendaris asal Filipina Manny Pacquiao (kanan) mendengarkan penjelasan Direktur Utama PT Sido Muncul Irwan Hidayat (kiri) di Yogyakarta, Rabu (8/7). Kedatangan Manny atas undangan PT Sido Muncul sebagai bintang iklan. Jumat (10/7) Pac MAn dijadwalkan bertemu Marry Jane dalam bentuk dukungan untuk pembebasan dari hukuman. ANTARA FOTO/Regina Safri/ed/aww/15.
Petinju legendaris asal Filipina Manny Pacquiao (kanan) mendengarkan penjelasan Direktur Utama PT Sido Muncul Irwan Hidayat (kiri) di Yogyakarta, Rabu (8/7). Kedatangan Manny atas undangan PT Sido Muncul sebagai bintang iklan. Jumat (10/7) Pac MAn dijadwalkan bertemu Mary Jane dalam bentuk dukungan untuk pembebasan dari hukuman/ANTARA FOTO/Regina Safri

Karsiwen, Koordinator Jaringan Buruh Migran Indonesia mengucapkan terimakasih atas kedatangan Manny Pacquiao lebih dikenal Pac Man mengunjungi Marry Jane di Wirogunan Yogyakarta. Kedatangan Pac Man dijadwalkan akan bertemu dengan Mary Jane, Jumat (10/7).

“Ucapan terimakasih kepada Pac Man atas dukungan pembebasan Mary Jane dan kunjungan terhadap Mary Jane ke penjara. Karena kunjungan ini akan menambah kekuatan dan penyemangat baginya,” ungkap Karsiwen.

Sebagai ungkapan rasa terimakasih Jaringan Buruh Migran Indonesia berencana akan memberikan cinderamata kepada Pac Man dan istrinya. Penyerahan cinderamata rencananya akan diserahkan Jumat pagi.

Penyerahan langsung diberikan Karsiwen mewakili Keluarga Besar Buruh Migran. Ungkapan terimakasih mewakili ungkapan keluarga Veloso dan Migrante Internasional yang selama ini mendampingi keluarga atas penanganan kasus Mary Jane.

Jaringan Buruh Migran Indonesia berharap dengan dukungan dari Pac Man bisa menjadi inspirasi bagi para penggemarnya di seluruh dunia untuk mendukung pembebasan Mary Jane dan seluruh buruh migran dari ancaman hukuman mati.

Menurut Karsiwen, proses hukum masih berlangsung di Filipina. Informasi yang diterima Jaringan Buruh Migran Indonesia dari jaringan organisasi di Filipina diperkirakan Departemen Keadilan Filipina akan mengumumkan hasil investigasi mengenai kasus Kristina Sergio yang diduga sebagai perekrut Mary Jane.

Karsiwen menegaskan, Jaringan Buruh Migran dan jaringan organisasi migran di Filipina akan terus memantau proses persidangan di Filipina.

Kasus Mary Jane serupa dengan kasus yang dialami buruh migran Indonesia. Jeratan kemiskinan memaksa buruh migran untuk bekerja ke luar negeri dan dijebak menjadi korban perdagangan manusia dan sindikat narkoba internasional. Saat ini, setidaknya 354 buruh migran Indonesia terancam hukuman mati di luar negeri dan mayoritas adalah korban sindikat narkoba.

Sebelumnya, Mary Jane ditangkap petugas Bea dan Cukai Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta karena terbukti membawa narkoba jenis heroin seberat 2,6 kilogram senilai Rp 5,5 miliar saat turun dari pesawat terbang tujuan Kuala Lumpur menuju Yogyakarta pada 2010

Mary Jane merupakan mantan buruh migran di Dubai dan sempat trauma karena nyaris diperkosa oleh seorang buruh migran asal India sehingga yang bersangkutan dipulangkan ke Filipina.

Setelah sembuh, kata dia, Mary Jane berusaha mencari pekerjaan dan bertemu dengan Kristina hingga akhirnya ditangkap di Indonesia.[*]

Facebook Comment

ARTIKEL TERPOPULER

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.