Konsumsi Elpiji Melon Naik 13 Persen

- Advertisement -
Pekerja menata tabung gas untuk pengisian gas elpiji di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (6/2). PT Pertamina  memastikan harga Elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram dipastikan tidak naik setelah pemerintah memutuskan akan menambah subsidi untuk gas elpiji. FOTO ANTARA/Sahrul Manda Tikupadang
Pekerja menata tabung gas untuk pengisian gas elpiji di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (6/2). PT Pertamina memastikan harga Elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram dipastikan tidak naik setelah pemerintah memutuskan akan menambah subsidi untuk gas elpiji. FOTO ANTARA/Sahrul Manda Tikupadang

External Relations Pertamina Jateng dan DIY Robert MV Dumatubun mengatakan konsumsi elpiji melon atau ukuran tabung tiga kilogram naik 13 persen dibandingkan dengan hari normal.

“Kenaikan ini merupakan dampak dari tingginya konsumsi elpiji oleh masyarakat, kenaikan mulai terasa sejak H-10 Lebaran,” katanya di Semarang, Rabu.

Dia mengatakan terhitung hingga 11 Juli lalu, jika pada hari normal konsumsi elpiji ukuran tabung tiga kilogram, yaitu 2.484 metrik ton per hari, setelah ada kenaikan menjadi 2.737 metrik ton per hari.

“Kenaikan konsumsi juga terjadi pada elpiji ukuran tabung 12 kg, yakni 12 persen.” Berdasarkan data Pertamina, konsumsi elpiji ukuran tabung 12 kg pada hari normal 207 metrik ton per hari, sedangkan hingga 11 Juli lalu naik menjadi 242 metrik ton per hari.(ANTARA)

Facebook Comment
- Advertisement -