Jumat, April 19, 2024

Ini Prediksi Puncak Arus Balik Idul Fitri 2015

Ilustrasi Kendaraan melintasi terowongan semi tunnel di kawasan ruas Jalur Lingkar Nagreg, Kabupaten Bandung, Jabar, Selasa (14/7). Jalur Lingkar Nagreg sepanjang 5,3 km ini nantinya difungsikan untuk mengurai dan mengurangi antrian kepadatan kendaraan para pemudik dari arah timur ke barat menuju Bandung pada arus balik Lebaran 2015 mendatang/ANTARA FOTO/Fahrul Jayadiputra
Ilustrasi Kendaraan melintasi terowongan semi tunnel di kawasan ruas Jalur Lingkar Nagreg, Kabupaten Bandung, Jabar, Selasa (14/7). Jalur Lingkar Nagreg sepanjang 5,3 km ini nantinya difungsikan untuk mengurai dan mengurangi antrian kepadatan kendaraan para pemudik dari arah timur ke barat menuju Bandung pada arus balik Lebaran 2015 mendatang/ANTARA FOTO/Fahrul Jayadiputra

Arus balik Idul Fitri 2015 diperkirakan mencapai puncaknya pada 7 hari setelah Idul Fitri yaitu pada tanggal 24 dan 25 Juli 2015. Hal ini dikarenakan sebagian besar perkantoran dan kegiatan sekolah baru akan mulai aktif pada Senin, 27 Juli 2015. Ini disampaikan oleh Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan, Jumat (17/7).

“Untuk moda transportasi darat diperkirakan puncak arusnya pada tanggal 24-25 Juli,” kata Ignasius pada saat silaturahim ke rumah Ketua DPR, Setya Novanto di Jakarta.

Walaupun masa cuti bersama berakhir pada tanggal 22 Juli 2015, namun diprediksi sebagian masyarakat akan memperpanjang masa liburannya sehingga banyak pemudik yang memilih kembali ke Jakarta pada akhir pekan depan.

Sementara Kepala Terminal Antar Kota Kampung Rambutan, Laudin Situmorang mengatakan puncak arus mudik di Terminal Kampung Rambutan baru akan terlihat 4 hari setelah Idul Fitri yaitu pada tanggal 21 hingga 22 Juli 2015.

Kementerian Perhubungan juga menghimbau agar masyarakat selalu waspada terutama pada saat arus balik. Seperti halnya tahun lalu, peluang kecelakaan pada saat arus balik cenderung lebih besar dari pada saat arus mudik.

Berdasarkan data yang dihimpun di Posko Terpadu Lebaran 2015 Kementerian Perhubungan, kasus kecelakaan pada saat arus mudik mencapai 3.491 kecelakaan yang memakan 665 korban tewas. Angka tersebut terhitung sejak H-15 hingga H-1 Operasi Ketupat yang digelar pihak kepolisian untuk mengamankan pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri.

Pemudik sepeda motor juga selalu dihimbau untuk berhati-hati. Walaupun tahun ini jumlah pemudik sepeda motor sedikit menurun tetapi sampai H-1 Lebaran, 163.059 sepeda motor masih mendominasi jalur-jalur mudik. Wajar jika jumlah kecelakaan lalu lintas pada H-2 yang mencapai 251 kecelakaan dan disebabkan mayoritas pengendara motor.

Selama arus balik 2015, pemudik dihimbau untuk selalu menjaga kesehatan, mengutamakan keselamatan, dan meningkatkan tingkat kewaspadaan dalam berkendara. Himbauan ini dilaksanakan agar angka kecelakaan pada kegiatan mudik tahun ini dapat terus berkurang dari tahun-tahun sebelumnya. [*]

Facebook Comment

ARTIKEL TERPOPULER

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.