Lansia merupakan kelompok usia yang sudah mengalami penurunan fungsi tubuh, baik dalam hal fisik maupun psikis. Penurunan fungsi ini bisa mengganggu kebahagiaan mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Berbagai cara bisa dilakukan untuk menjaga lansia agar tetap bahagia, salah satunya melalui penyaluran hobi mereka. Di era sekarang, salah satu hobi yang digemari adalah menyanyi. Menyanyi memiliki segudang manfaat, baik untuk kesehatan fisik maupun kesehatan mental, dimana ia bisa membangkitkan perasaan bahagia.
Salah satu keluhan yang sering dialami oleh lansia adalah kondisi penurunan fungsi kognitif atau sering disebut sebagai demensia. Demensia cukup mengganggu karena bisa menurunkan kemandirian lansia serta mengganggu aktivitas sehari-hari. Gejala yang muncul bisa berupa kehilangan ingatan jangka pendek, disorientasi waktu/tempat, kesulitan komunikasi, bahkan bisa terjadi perubahan perilaku/kepribadian.
Salah satu terapi yang bisa dilakukan untuk mengatasi demensia adalah melalui penyaluran hobi, yaitu bernyanyi. Penelitian yang dilakukan oleh Nina Kraus, seorang ilmuwan saraf Laboratorium Neuroscience Auditory di Universitas Northwestern, menemukan fakta bahwa salah satu terapi yang bisa dilakukan pada penderita demensia adalah melalui musik, terutama bernyanyi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem memori di otak memiliki hubungan erat dengan pendengaran. Saat bernanyi, suara yang diproduksi bukan hanya sekadar didengar, tapi juga mengaktifkan berbagai area di otak. Aktivitas ini membantu menjaga koneksi antar neuron tetap aktif sehingga bisa mengurangi dampak dari demensia.
Selain membantu mengurangi dampak demensia, bernyanyi juga dapat membantu meningkatkan kebahagiaan. Bernyanyi dapat memicu berbagai respons positif di dalam tubuh, seperti penurunan kortisol sebagai hormon penyebab stress, peningkatan oksitosin sebagai hormon cinta, dan peningkatan beta-endorfin sebagai hormon penghilang rasa sakit, serta peningkatan dopamin yang sebagai hormon bahagia.
Kesimpulannya, bernyanyi bukan hanya sekadar hiburan ataupun hobi bagi lansia, tetapi juga dapat menjadi kegiatan yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan mental dan membantu mengurangi dampak dari demensia. Melalui bernanyi, lansia dapat tetap merasa bahagia, aktif, dan lebih berdaya dalam menjalani hari-harinya.
