Jumat, Maret 1, 2024

Terkepal Merah Putih

Arpan Rachman
Arpan Rachman
Jurnalis lepas di Jakarta. Penggemar sepakbola dan penyayang kucing kampung, yang sesekali juga mengarang cerpen.

Tak ada yang tidak mungkin di sepakbola, tapi kalau lawannya adalah Australia kemungkinan untuk timnas Indonesia U-23 menang sesungguhnya hampir nihil. Itu perkiraan paling masuk akal saat ini.

Leg pertama, Selasa (26/10), Witan Sulaiman cs kalah tipis 2-3 ketika bertindak sebagai tuan rumah. Menuju laga kedua setelah jeda tiga hari, Garuda Muda harus unggul dengan selisih dua gol untuk maju ke putaran final AFC Asian Cup 2022.

Menantang The Olyroos di Pamir Stadium di Dushanbe, Tajikistan, dua serial pertandingan di grup G hanya dimainkan kedua kesebelasan setelah China dan Brunei memutuskan mundur.

Kurang Sedap

Media tertentu di Tanah Air terus membingkai kabar kurang sedap mengenai persiapan tim lawan, namun faktanya tidak berimbang. Berita gaya begitu justru menciptakan rasa percaya diri berlebihan yang niscaya terhempas kenyataan, berakhir dengan hasil negatif.

Sementara Timnas U-23 sudah betah berada Tajikistan, Australia U-23 baru saja menunjuk pelatih kepala. Tapi itu bukan urusan yang penting.

Garuda Muda gagal lolos ke putaran final empat edisi terakhir Piala Asia U-23 sejak di Oman 2014, Qatar 2016, China 2018, dan Thailand 2020. Berbanding terbalik, The Olyroos sudah berbicara banyak di level Olimpiade mulai Barcelona 1992 sampai Tokyo 2020, hanya diselingi dua kali absen 2012 dan 2016.

Julukan ‘Olyroos’ menunjukkan bahwa skuad yunior Benua Kanguru sudah digadang untuk tujuan Olimpiade. Arti julukan Olyroos, gabungan kata dari ‘Olympics’ dan ‘Soceroos’ (sebutan timnas senior mereka). Timnya sebagian besar terdiri dari mayoritas pemain A-League, dipadukan sejumlah nama yang berbasis di Eropa.

Empat dari mereka, Harry Souttar, Riley McGree, Denis Genreau, dan Daniel Arzani semuanya bahkan telah dimasukkan dalam skuad senior di Pra-Piala Dunia 2023. Bintang muda lainnya, Caleb Watts, barusan meneken perpanjangan kontrak hingga 2023 dengan Southampton FC, setelah menjalani debutnya musim lalu di Premier League lawan Arsenal.

Tapi yang mencetak tiga gol mereka di leg awal ternyata bukan kelima nama tenar itu. Permainan menekan yang keras, nuansa penuh adu fisik diforsir Australia U23 karena keunggulan postur dan tenaga mereka.

Langit dan Bumi

Perbedaan kualitas jelas timpang seperti langit dan bumi menghadapkan Garuda Muda pada pilihan sulit untuk jangan kalah dengan jebol banyak gol saja. Skema bertahan di 3/4 lapangan yang diterapkan Shin Tae-yong membuat konsentrasi pemain menjadi vital.

Skor pertama dari tendangan bebas tinggi menyilang ke arah tiang jauh menunjukkan bahwa fokus Rachmat Irianto sudah kendor sebelum menit 60. Lepasnya umpan terobosan dari nomor punggung 7 Olyroos yang lolos di antara trio gelandang Timnas U23 membuktikan ada celah lemah yang menganga. Solo-run sepakan gol pemungkas memperlihatkan variasi serangan mereka begitu kreatif.

Timnas U-23 hanya mengandalkan pemain kasta kedua liga Korea Selatan dan liga minor Eropa dari klub medioker pula. Bukan ingin menebar pesimisme, tapi para andalan itu tidak berada di kelas yang sama dengan calon lawan.

Sebenarnya alasan China dan Brunei mengundurkan diri bisa terbaca di balik rangkaian data dan fakta mengenai Olyroos. Australia terlalu kuat buat ditandingi oleh pasukan Tirai Bambu dan Negeri Sultan. Bagus Kahfi dkk sekarang tinggal sendirian menghadapi lawan tunggal di Tajikistan.

Sementara prakiraan cuaca di Dushanbe akhir Oktober juga tidak bersahabat bagi tim bola asal negeri tropis seperti susahnya pendaki Indonesia nekad mau naik gunung bersalju. Bayangan tenaga mereka akan semakin megap-megap terkuras habis tentu berpengaruh pada daya juang di lapangan. Mimpi ke Piala Asia U-23 tampaknya belum terwujud kali ini.

Arpan Rachman
Arpan Rachman
Jurnalis lepas di Jakarta. Penggemar sepakbola dan penyayang kucing kampung, yang sesekali juga mengarang cerpen.
Facebook Comment

ARTIKEL TERPOPULER

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.