OUR NETWORK
Minggu, Februari 5, 2023

Tercantol Gadget, Terganggu Jiwa

Najwa Aliyya
Psychology student at UIN Jakarta - ISTJ
From Korea With Love Concert

Pernahkah Anda bertanya-tanya dalam pikiran Anda bahwa psikologis seseorang dapat dipengaruhi oleh gadget?

Kehidupan manusia saat ini sudah sangat terdominasi oleh teknologi. Tanpa adanya teknologi kita akan dianggap sebagai masyarakat yang tidak maju karena teknologi yang semakin berkembang dengan pesat dimana-mana. Teknologi semakin mencampuri kehidupan manusia pun agar manusia tidak perlu terlalu bersusah payah dalam mengerjakan sesuatu. Contohnya dalam sebuah pabrik, sudah banyak menggunakan mesin-mesin untuk menyelesaikan suatu barang atau membuat suatu barang.

Dalam kehidupan ini kita juga memerlukan alat praktis untuk berkomunikasi. Selain untuk berkomunikasi juga kita dapat menggunakan alat tersebut untuk banyak fungsi lainnya. Dengan begitu akan lebih efisien untuk kita mengerjakan segala sesuatu, bahkan untuk berdiskusi dengan kelompok belajar atau rekan kerja pun lebih mudah. Maka terciptalah sebuah alat yang disebut gadget.

Apa itu Gadget?

Gadget atau yang dapat kita sebut sebagai gawai adalah alat elektronik yang memiliki fungsi praktis untuk digunakan oleh masyarakat agar dapat membantu kehidupan sehari-hari. Contoh dari gadget ialah ponsel, komputer, laptop, dan masih banyak lagi. Kita dapat melihat dengan mata kita sendiri, keberadaan gadget dapat mempermudah banyak urusan kita dalam kehidupan. Misalnya kita dapat menghubungi tetangga untuk mematikan kompor yang lupa kita matikan di rumah. Dengan begitu, akan lebih mudah untuk kita menjalani kehidupan sehari-hari.

Gadget dapat kita lihat dimana saja. Orang mana yang pada zaman sekarang ini belum memiliki gadget? Pasti sulit ditemukan karena fungsinya yang sangat membantu dalam kepraktisan hidup. Namun tanpa kita sadari di samping fungsinya yang baik, gadget memberikan pengaruh buruk juga bagi kesehatan manusia, baik secara langsung maupun tidak.

Bagi beberapa masyarakat, mungkin gadget ini memang sebuah kebutuhan. Tanpa adanya gadget bagaimana kita dapat mengabari orang jauh dengan cepat? Kita pun dapat melihat sebuah pelajaran dari zaman dahulu yang tidak menggunakan gadget, sulitnya harus mencapai telepon umum untuk berkomunikasi satu sama lain.

Orang dewasa banyak menggunakan gadget untuk berkomunikasi terutama dalam urusan pekerjaan. Namun banyak orang yang lebih senang menggunakan gadget sebagai sarana hiburan dalam kehidupan yang menurutnya membosankan. Dapat kita lihat di sekitar kita banyak sekali anak-anak maupun remaja yang susah terlepas dari gadget.

Pada zaman kekinian ini, masyarakat dapat menggunakan gadget untuk bermain game, menonton film, menonton video hiburan yang ada pada youtube, dan masih banyak lagi hiburan lainnya. Ini dapat mengakibatkan seseorang mengalami kecanduan. Orang-orang pun bisa menjadi terpaku dengan hiburan yang sudah ia lihat dalam gadget sehingga fungsi otak saat belajar pun akan terganggu. Ketika belajar di kelas, yang terpikirkan dalam otaknya hanyalah gumaman seperti, ‘Wah, bagaimana ya kelanjutan film tadi?’ atau ‘Apa saja ya yang dapat saya lakukan kembali dalam game ini?’.

Gadget Dapat Mengganggu Kejiwaan?

Mari kita telaah topik ini. Dunia hiburan sangatlah berpengaruh kepada kehidupan para siswa, baik kepada anak-anak maupun kepada remaja. Bahkan pada saat ini banyak sekali orang-orang yang dalam mengerjakan sesuatu sambil bermain game yang ada pada ponselnya. Tidak hanya itu, banyak juga orang yang merasa kehilangan saat tidak menggunakan gadget. Gadget dapat membuat seseorang merasa kesepian dan hampa, padahal masih ada banyak hal yang dapat dilakukan tanpa menggunakan gadget.

Dokter spesialis kejiwaan RSJ Sambang Lihum mengatakan bahwa pasien paling parah yang dihadapinya adalah seorang anak yang berusia 14 tahun. Anak ini membutuhkan obat dan jika tidak meminum obat maka ia akan berhalusinasi dan mengamuk tidak jelas. Selain itu, pasien lain yang merupakan pecandu gadget ringan dapat merasakan rasa cemas yang berlebihan ketika tidak menggunakan ponsel, juga sulit untuk tidur dan berkonsentrasi.

Bagaimana Cara Mencegah Kecanduan Gadget?

Ada banyak sekali cara untuk kita dapat mencegah kecanduan gadget. Salah satunya adalah dengan mengontrol diri kita dalam penggunaan gadget setiap hari, misalnya menjadwalkan penggunaan ponsel hanya 3 jam dalam sehari. Bisa juga menggunakan gadget untuk hal yang diperlukan saja. Untuk hiburan diperbolehkan asal tidak berlebihan karena sesuatu yang berlebihan itu tidak baik.

Bermain game pun secukupnya saja. Jangan sampai jiwa kita terganggu sehingga menjadi pasien karena tidak bisa terlepas dari game maupun ponsel. Berkomunikasilah dengan orang-orang terdekat secara offline. Ada istilah yang mengatakan bahwa gadget mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat. Dalam sehari-hari kita dapat berkirim pesan dengan seseorang yang jauh namun jika bertemu dengan seseorang tersebut, kita malah bermain ponsel dan tidak mengobrol bersama orang yang kita temui. Jangan sampai waktu kita habis untuk menggunakan gadget padahal banyak orang juga yang membutuhkan perhatian kita di sekitar.

Selain itu, jangan karena gadget kita jadi lupa dengan kehidupan asli kita sehingga kita melupakan kewajiban kita. Contohnya, kita menjadi malas ketika diajak membantu orang tua ataupun malas bertemu dengan saudara sendiri karena terlalu asik menggunakan ponsel. Kontrol diri ini sangat membantu dalam pencegahan kecanduan gadget. Maka dari itu, kita juga harus sadar untuk tidak terlalu bergantung terhadap gadget yaaa

Najwa Aliyya
Psychology student at UIN Jakarta - ISTJ
Facebook Comment

POLIKLITIK

- Advertisement -

ARTIKEL TERPOPULER

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.