Selasa, Mei 18, 2021

Stop Meikarta! Waspadai Korupsi Pengembang Properti Jabodetabek

Bullying dan Kerancuan Masa Depan Pendidikan Kita

Pendidikan sejatinya memiliki tujuan untuk menghaluskan budi anak. Pendidikan tentu saja merupakan alat yang paling mumpuni dalam menempa karakter anak agar menjadi pribadi yang...

“Agama Karet”

Islam itu agama rahmatan lil’ alamin (silahkan Anda searching di mbah google, apa itu rahmatan lil’ alamin). Dalam pandangan saya, sekarang ini sebagian kecil...

New Normal, Saatnya Jokowi Percepat Agenda Politik

Penerapan prosedur New Normal dalam menghadapi Pendemik Covid-19. Merupakan kesempatan bagi Presiden Jokowi untuk mempercepat agenda politiknya. Kondusifitas politik tanah air sangat diperlukan untuk...

Memilih Peran Berpolitik Atau Tidak Berpolitik

Selalu ada saja orang yang memilih untuk tidak memilih pada pemilihan umum (pemilu), baik sengaja maupun tak sengaja. Bisa juga disebut sebagai Golongan Putih...
Wawan Kuswandi
Pemerhati komunikasi massa, founder blog INDONESIAComment, mantan editor Newsnet Asia (NNA) Jepang dan penyuka sambal

Stop pembangunan proyek Meikarta! Rasanya, imbauan itu mau tidak mau harus dilaksanakan oleh pengembang properti proyek Meikarta yaitu PT Mahkota Sentosa Utama (PT MSU). Penyetopan proyek ini pantas dilakukan, agar pihak KPK dapat menyelidiki kasus korupsi ‘gurita’ yang terjadi dengan objektif dan mendalam menyangkut perizinan (IMB) lahan Meikarta di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Alih-alih untuk segera menyetop proyek Meikarta, kuasa hukum PT MSU justru menyatakan komitmen untuk memenuhi hak konsumen Meikarta. Kuasa hukum PT MSU Denny Indrayana mengatakan, proses hukum yang saat ini sedang berlangsung di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah hal yang terpisah dan berbeda dengan proses pembangunan yang masih berjalan di Meikarta.

Tampaknya, Denny tak menyadari bahwa dia telah mengabaikan adanya kemungkinan mata rantai korupsi ‘gurita’ di Meikarta yang diduga melibatkan sejumlah pengusaha di Lippo Grup dan beberapa pejabat di Kabupaten Bekasi.

Tak dapat dipungkiri bahwa proyek Meikarta (PT MSU) dan Lippo Grup merupakan jaringan usaha bisnis properti yang terintegratif dan tidak bisa dipisahkan. Sebelumnya, KPK telah menetapkan Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro sebagai tersangka. Buntut dari penangkapan ini, kediaman CEO Lippo Group, James Riady juga ikut digeledah. Tak hanya itu, kantor Lippo di Karawaci Tangerang dan Meikarta di Cikarang juga diperiksa penyidik KPK.

Agar penyelidikan ini berjalan lancar dan konsumen tidak merasa dirugikan, maka PT MSU wajib segera menyetop proyek Meikarta. Pihak pengembang (PT MSU) juga harus bertanggung jawab untuk memenuhi kewajiban-kewajiban yang dinilai mungkin saja dibutuhkan konsumen. Seperti memberikan penjelasan soal status IMB Meikarta dan status hukum PT MSU akibat terjadinya kasus korupsi ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bupati Bekasi, Neneng Hassanah Yasin dan sejumlah kepala dinas di Kabupaten Bekasi, diduga menerima suap untuk proses IMB proyek Meikarta. Mereka yang terlibat dijanjikan uang suap Rp13 miliar oleh pengembang Lippo Grup.

Metode Suap

Kasus suap yang terjadi di proyek Meikarta Bekasi, mungkin saja terjadi juga pada sejumlah pengembang properti lainnya yang berada di kawasan Bogor, Serpong, Tangerang, Depok dan Sentul. Dalam hal ini, masyarakat, konsumen, KPK, juga harus melakukan pengawasan terkait izin pemakaian atau penggunaan (IMB) lahan properti di Jabodetabek.

Bahkan, bisa saja sejumlah pejabat di wilayah Jabodetabek, termasuk diantaranya oknum pihak aparat keamanan dalam hal ini polisi/TNI, pejabat daerah, anggota parlemen tingkat pusat dan daerah ikut berkonspirasi bersama pengembang properti untuk melanggar prosedur perizinan bangunan dengan menggunakan metode suap. Kasus korupsi proyek Meikarta menjadi pemantik penting bagi KPK dan aparat hukum untuk lebih fokus mengawasi sejumlah pengembang properti besar yang bercokol di wilayah Jabodetabek.

Banyaknya kasus suap soal perizinan lahan dan bangunan oleh pengembang properti memang sangat complicated. Di satu sisi, pengusaha properti pasti membutuhkan kepastian hukum. Di sisi lain, ada sejumlah oknum pejabat yang melihat kebutuhan pengembang properti ini sebagai peluang untuk melakukan korupsi. Perlu diketahui, soal perizinan proyek properti, khususnya untuk proyek highrise building sangat rawan korupsi.

Adanya, sistem perizinan online terpadu atau submission system (OSS) yang diluncurkan pemerintah pusat, sebenarnya bisa mengurangi kasus-kasus suap, tetapi sekali lagi, itu semua tergantung mental dan moral aparat dan pengusaha pengembang propertinya. Kalau mental dan moral pejabat dan pengusaha sudah bejad, sebaik apapun sistem perizinan, tetap saja ada korupsi.

Toh, walaupun OSS sudah diterapkan, tatap muka antara pengusaha properti dan sejumlah pejabat yang memegang otoritas, tetap saja masih bisa terjadi. Di sinilah peluang mata rantai korupsi ‘gurita’ terbuka lebar. Proses Penyederhanaan perizinan bangunan (IMB), tidak serta merta bisa mengurangi budaya korupsi.

Integritas Seseorang

Selama ini, menurut data KPK, sektor bisnis menjadi salah satu lahan yang memiliki potensi kerawanan korupsi paling tinggi. Data penanganan perkara KPK dari tahun 2004 sampai 2017 menunjukkan, setidaknya ada 163 pihak swasta yang terjerat korupsi. Pada periode itu, dari 643 perkara yang ditangani, sebanyak 319 di antaranya merupakan perkara penyuapan. Jadi, persoalan korupsi bukan hanya sebatas masalah perizinan semata, tetapi juga terkait erat dengan integritas moral manusianya.

Kualitas integritas moral seseorang, diyakini bisa mencegah praktik korupsi. Oleh karena itulah, seorang pejabat dan pengusaha diwajibkan untuk memiliki integritas tinggi agar kedua belah pihak bisa menciptakan tata kelola bisnis yang bersih dan bermartabat.

Wawan Kuswandi
Pemerhati komunikasi massa, founder blog INDONESIAComment, mantan editor Newsnet Asia (NNA) Jepang dan penyuka sambal
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Nasib Korban Kejahatan Seksual di Indonesia

Berdasarkan studi yang dilakukan oleh ValueChampion tahun 2019, Indonesia disebut sebagai negara kedua di kawasan Asia Pasifik yang paling berbahaya untuk wisatawan wanita. Bagi...

Indonesia dan Konflik Palestina: Langkah Ekstrem

Akhir Ramadhan diwarnai dengan serangan yang berulang dari Zionis Israel kepada Palestina. The Reuters melaporkan bahwa tembakan roket dan serangan Israel berlangsung secara masif...

Membedah Ucapan Jokowi soal Bipang Ambawang

Ucapan Presiden Jokowi soal ajakan kepada masyarakat untuk membeli makanan khas daerah, salah satunya bipang Ambawang, menjadi kehebohan baru. Ucapan itu terdapat dalam potongan...

Individualisme dan Kecenderungan Nalar Eksploitasi

Sebelum Siddhata Gautama mencapai puncak pencerahan nirwana. Di masa kecilnya, ia pernah diajak ayahnya untuk menghadiri aktivitas pembajakan tanah yang oleh masyarakat setempat, dianggap...

Resolusi Kemandirian Pangan

Beberapa waktu yang lalu terjadi kegaduhan akibat statemen yang dilontarkan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi tentang rencana impor beras. Sejumlah kalangan kemudian bereaksi dan memberikan...

ARTIKEL TERPOPULER

Tegakkan P3SPS Secara Keseluruhan

Televisi merupakan sebuah media telekomunikasi yang terkenal dengan fungsi sebagai penerima siaran gambar bergerak dan suara, dalam bentuk monokrom (hitam-putih) maupun berwarna. Kata "televisi"...

Doa dan Puisi untuk Palestina

Kamis malam ini (24-8-2017) akan digelar acara “Doa untuk Palestina”. Diprakarsai oleh Ahmad Mustofa Bisri alias Gus Mus, acara yang akan berlangsung di Grahana...

Strategi Mengikis Angka Golput

Golongan putih (Golput) atau perilaku non-voting (orang-orang yang tidak menggunakan hak pilihnya) masih menjadi bayang-bayang Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019. Padahal, pesta demokrasi ini akan diselenggarakan...

Membedah Ucapan Jokowi soal Bipang Ambawang

Ucapan Presiden Jokowi soal ajakan kepada masyarakat untuk membeli makanan khas daerah, salah satunya bipang Ambawang, menjadi kehebohan baru. Ucapan itu terdapat dalam potongan...

Indonesia dan Konflik Palestina: Langkah Ekstrem

Akhir Ramadhan diwarnai dengan serangan yang berulang dari Zionis Israel kepada Palestina. The Reuters melaporkan bahwa tembakan roket dan serangan Israel berlangsung secara masif...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.