Sabtu, Juli 20, 2024

Nasib Masa Depan Atlet Kita?

Wikka Essa
Wikka Essa
Pembelajar

Arak-arakan yang diselenggarakan di Jakarta dalam rute Kemenpora sampai Bundaran HI disambut oleh masyarakat Indonesia. Euforia dan animo masyarakat sudah terasa ketika menyambut para pelatih, staff dan para pemain ketika tiba di Bandara Soekarno-Hatta. Masyarakat ikut merayakan keberhasilan tim nasional Indonesia U-22 melalui arak-arakan hari Jum’at, 19 Mei 2023 dihadiri oleh pelatih, staff pelatih dan para manajer timnas serta pemain. Erick Thohir juga ikut merayakan sebagai ketua umum PSSI.

Erick Thohir menteri BUMN sekaligus ketua PSSI mengajak “Revolusi Mental” untuk sepak bola Indonesia (pernyataanya dalam akun instagram Jum’at, 19 Mei 2023). Entah apa yang ada di dalam pikiran Erick Thohir dalam pernyataannya mengenai “Revolusi Mental”. Pernyataan yang bersifat reaktif agar terlihat heroik untuk mengedepankan citra atau pernyataan reflektif yang mengedepankan substansi untuk perbaikan sepak bola Indonesia. Tidak hanya kondisi sepak bola Indonesia akan tetapi nasib atlet Indonesia!

Sebelum Indonesia keluar sebagai juara. Berita di media sosial digemparkan dengan nasib atlet sepak bola yang menderita dan jatuh miskin. Hal tersebut akibat biaya pengobatan karena rasa sakit yang selama ini di derita. Atlet tersebut bernama Kurnia Meiga!

Keberhasilan Tim Nasional Indonesia U-22 pada perhelatan olahraga sea games 2023 yang diselenggarakan di Kamboja. Tim Nasional U-22 tidak terkalahkan dalam empat pertandingan terakhir selama perhelatan sea games. Tim Nasional Indonesia U-22 berhasil menaklukan Thailand dibawah skor telak 5-2. Berhasil keluar sebagai juara serta mendapatkan mendali emas dibawah asuhan pelatih Indra Sjafri.

Momentum dan Euforia Kemenangan 

Kemenangan Tim Nasional U-22 meraih mendali emas pada sea games 2023. Adalah suatu capaian baik karena perjuangan Indonesia pada kancah sea games selalu berakhir di posisi runner up. Kemenangan Tim Nasional Indonesia sudah semestinya disambut meriah oleh seluruh elemen masyarakat Indonesia.

Kerja keras para pemain membuahkan hasil sebab berhasil membawa Indonesia meraih mendali emas selama 32 tahun lamanya tidak pernah meraih mendali emas seperti lamanya usia kekuasaan Presiden Soeharto. Dedikasi pemain, pelatih, staff pelatih dan manajer Tim Nasional Indonesia sudah semestinya mendapatkan reward dari pemerintahan pusat seperti biaya pendidikan gratis yang berjenjang baik sekolah kedinasan ataupun beasiswa perguruan tinggi untuk para pemain.

Begitupun para pelatih dan staff mendapatkan reward yang sebagai mana mestinya. Euforia kemenangan tidak hanya disambut dengan arak-arakan melainkan juga sudah seharusnya para pemain muda tersebut harus dijamin kehidupannya karena telah membawa nama baik Indonesia.

Ketika masyarakat Indonesia menyambut kemenangan Indonesia dengan suka cita. Terlihat bahwa teriakan “Champione” sepanjang arak-arakan itu adalah penyambutan yang tulus. Penuh rasa bangga terhadap Tim Nasional U-22. Disisi lain, ini juga menjadi kebahagiaan bagi para elite penguasa.

Kebahagiaan bagi elite puasa bukan persoalan lain. Tentunya, kebahagiaan tidak bisa diragukan melalui rasa. Tapi soal ketulusan seorang elite penguasa ini harus diragukan! Bagaimanapun posisi Erick Thohir saat ini adalah elite penguasa yang memiliki potensi untuk menjadi cawapres dalam hasil survei tertinggi. Hal ini menjadi momentum bagi Ketua Umum PSSI untuk terus mendapatkan kepercayaan masyarakat Indonesia.

Seperti apa yang dikatakan oleh Otto Van Bismarck “Politik adalah seni kemungkinan. Segala sesuatu yang dapat dicapai seni terbaik berikutnya.” Melalui momentum tersebut segala sesuatu mungkin bisa terjadi. Tidak ada yang salah karena itu adalah hak Erick Thohir sebagai warga negara. Tentunya warga negara yang memiliki modal kapital yang besar bukan kalangan kelas ploretariat.

Kesadaran dan nasib atlet Indonesia

Jika revolusi mental sepak bola hanya sekedar jargon. Teriakan itu hanya selesai di mimbar-mimbar pidato atau panggung monolog. Revolusi mental harus dibentuk secara sadar dan terencana. Penulis mendukung Erick Thohir untuk serius menangani persoalan sepak bola Indonesia seperti halnya memerangi mafia sepak bola dan memikirkan nasib atlet sepak bola. Seperti halnya Kurnia Meiga kiper terbaik yang pernah membela Tim Nasional Indonesia yang saat ini menderita rasa sakit sampai jatuh miskin.

Kesadaran yang dibangun sudah seharusnya memiliki prinsip. Prinsip dari semua prinsip seperti halnya Derrida memandang prinsip tersebut bukan kesadaran yang sifatnya primordial, sebagai sumber senasi dan bukti. Jika para elite hanya mementingkan kekuasaan politik sesaat maka kebahagiaan itu sifatnya sementara. Prestasi yang diraih sudah sangat baik memenangkan mendali emas. Jika elite penguasa hanya mementingkan politik kekuasaan maka tidak menutup kemungkinan prestasi itu tidak akan diperthankan dengan baik. Timnas Indonesia akan kembali pada jalan terjal dan kemunduran diatas negara-negara lain.

Kesadaran menurut Satre berfungsi menciptakan dan mendukung esensinya yang merupakan seperangkat kemungkinan dari “menjadi” mendapat sebuah acuan yang jelas. Selain politik, bahwa nasib sepak bola Indonesia adalah hal yang utama. Kebiasaan yang baik harus diutamakan melalui kebiasaan dan pengajaran yang terencana dan tersadarkan. Kurnia Meiga membuka mata kita bahwa negara atau PSSI tidak memperdulikan nasib anak bangsa yang pernah berjuang membawa nama baik Indonesia.

Pada setiap pertandingannya dinyanyikan Indonesia Raya. Saat ini pemerintah pusat, pemerintah daerah dan PSSI menutup mata. Kurnia Meiga kini menjual mendali-mendalinya untuk melanjutkan penghidupannya yang sifatnya sementara dan akan habis. Setelah itu bagaimana? Jika dengan adanya kejadian seperti Kurnia Meiga tidak menutup kemungkinan hal tersebut akan terjadi pada para pemain-pemain Tim Nasional U-22 dan Senior pada masa yang akan datang. Diasingkan dan tidak dipedulikan!

Wikka Essa
Wikka Essa
Pembelajar
Facebook Comment

ARTIKEL TERPOPULER

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.