Sabtu, Juli 13, 2024

Kuliah Online, SPP Tetap Selangit

Irvan Ibadurrahman
Irvan Ibadurrahman
Mahasiswa Semester 3 Universitas Muhammadiyah Tangerang

Seperti yang kita ketahui sebelumnya selama pandemi Covid-19 aktivitas belajar mengajar tetap dilakukan baik di perguruan Tinggi atau bukan sekalipun tetap berjalan walaupun dengan metode Daring. Walaupun proses belajar secara daring dinilai kurang efektif namun demi memutus rantai penularan Covid-19 mau tidak mau tetap harus diterapkan.

Pandemi Covid-19 membawa efek yang besar bagi masyarakat salah satunya kehilangan sumber mata pencarian banyak masyarakat yang terkena PHK maupun dirumahkan bahkan ada juga yang tempat usahanya harus tutup, hal itu pun juga berdampak pada sebagian orang tua mahasiswa yang di mana masih perlu membiayai kebutuhan kuliah anaknya.

Walaupun demikian di masa sulit seperti sekarang tidak ada kebijakan dari pihak kampus sedikitpun untuk meringankan beban orang tua mahasiswa yang terkena dampak dari pandemi Covid-19 ini, efeknya banyak mahasiswa yang memiliki kemampuan tinggi berhenti ditengah jalan dan memutuskan tidak melanjutkan pendidikan dikarenakan tingginya tuntutan pembayaran kuliah meskipun di masa pandemi.

Tidak hanya tuntutan SPP yang tinggi bahkan ada sebagian kampus yang juga tetap memberatkan pembayaran fasilitas kampus kepada mahasiswa, sedangkan kita tau di masa pandemi seperti sekarang proses belajar mengajar saja dilakukan secara online dan aktivitas yang dapat kita lakukan juga terbatas apalagi menggunakan fasilitas yang ada di Universitas lantas mengapa hal tersebut masih diberatkan pada Mahasiswa.

Semula banyak calon Mahasiswa tertarik untuk melanjutkan kuliah karena adanya sistem pembayaran yang dapat diangsur namun pada realita nya di saat mendekati momen seperti Ujian Tengah Semester maupun Ujian Akhir Semester Mahasiswa tidak diperkenankan mengikuti kegiatan tersebut apabila belum melunasi pembayaran bahkan tidak ada toleransi sedikitpun di masa pandemi Covid-19 ini bagi yang belum mampu melunasi pembayaran.

Saya juga memberikan apresiasi terhadap pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbud) yang memberikan bantuan kouta belajar bagi para Mahasiswa, hal ini merupakan berita baik bagi para Mahasiswa yang terkendala dalam pembelian paket internet sehingga tidak dapat mengikuti perkuliahan secara online. semoga kedepannya program ini bisa dikembangkan lebih baik lagi sehingga dapat meringankan beban para orang tua mahasiswa yang terkena dampak pandemi Covid-19.

Artikel ini tidak bermaksud untuk menyudutkan orang lain atau instansi manapun, ini merupakan subjektif menurut pandangan saya sendiri sebagai seorang Mahasiswa yang menggeluti dunia pendidikan tinggi selama masa pandemi Covid-19.

Artikel ini dibuat bertujuan agar adanya perhatian khusus bagi para Mahasiswa yang ingin menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi yang terkena dampak dari pandemi Covid-19 sehingga tidak bisa melanjutkan pendidikan karena terkendala biaya.

Irvan Ibadurrahman
Irvan Ibadurrahman
Mahasiswa Semester 3 Universitas Muhammadiyah Tangerang
Facebook Comment

ARTIKEL TERPOPULER

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.