Jumat, Juni 21, 2024

Kesehatan Mental Mahasiswa

Rana Merisa
Rana Merisa
Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga, Surabaya

Kesehatan mental sendiri merupakan topik yang hangat diperbincangkan pada zaman sekarang utamanya di kalangan mahasiswa. Saya sendiri merupakan mahasiswa Universitas Airlangga dari Program Studi Kesehatan Masyarakat. Dengan status mahasiwa yang saya pegang ini menjadikan saya paham akan bagaimana pentingnya kesehatan mental itu sendiri. Di masa ini mahasiswa diberikan banyak tantangan yang dapat mempengaruhi kesehatan mental mahasiswa itu sendiri.

Kesehatan mental merupakan kondisi yang sejahtera dari mental kita sendiri yang akan dapat mendorong seseorang untuk bertahan hidup, mengatasi masalah hidupnya, menyadari kemampuan yang dapat dilakukan, melakukan segala aktivitas dengan baik dan benar.

Kesehatan tidak hanya sekedar kondisi fisik tubuh saja, namun kita harus memperhatikan kondisi kesehatan mental kita dengan tujuan untuk menciptakan kondisi kesehatan yang sempurna. Hal ini merupakan suatu kebutuhan penting yang harus dimiliki oleh seorang semua orang tanpa terkecuali. Mahasiswa merupakan fase paling berat pada pendidikan. Jika mendengar kata mahasiswa, pasti pikiran kita akan tertuju pada kesibukannya. Mulai dari pembelajaran kuliah, tugas kuliah, organisasi, kepanitiaan, dan kegiatan lainnya.

Mahasiswa harus selalu dituntut berpikir kritis dan menjadi seorang aktivis sehingga kita selalu memiliki kesibukan yang tiada hentinya diperkuliahan. Zaman sekarang banyak sekali berita mengenai seorang mahasiswa mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri akibat stres yang termasuk dalam gangguan kesehatan mental. Penyebabnya mayoritas karena pemikiran dan perasaan yang berantakan dari kesibukan kuliahnya. Adapun kasus yang terjadi yaitu mahasiswa Jambi yang gantung diri pada tanggal 2 Maret 2023.

Telah banyak sekali bukti kasus bunuh diri yang disebabkan karena depresi. Banyak sekali faktor penyebab dari depresi pada mahasiswa. Diantaranya, yang pertama adalah adanya tekanan beban tugas yang ada diperkuliahan.

Kita sebagai mahasiswa dituntut untuk mengasah hard skill dan soft skill kita secara bersamaan.  Misalnya meliputi  kegiatan organisasi, kepanitiaan, perlombaan, relawan, dan masih banyak lagi. Lalu faktor berikutnya adalah dari lingkungan pertemanan. Perkuliahan ini merupakan fase terberat dijenjang pendidikan. Maka dari itu kita membutuhkan seorang teman dekat yang dapat berbagi susah senang dan jangan sampai kita salah memilih teman yang nantinya akan membawa dampak yang buruk bahkan berujung gangguan mental hingga bunuh diri.

Untuk mengatasi gangguan mental terhadap mahasiswa perlu adanya solusi yang harus dilakukan, yaitu yang pertama adalah memperdalam pemahaman  nilai kesehatan mental. Faktor ini sangat mempengaruhi kesehatan mental diri kita melalui kesadaran untuk mencari tahu kemudian mengimplementasikan nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Kemudian, yang kedua adalah memiliki karakteristik sosial atau lingkungan yang baik. Jadi disini kita harus pandai memilih lingkungan dan teman yang dapat memberikan dampak yang baik pada kesehatan mental kita. Dalam hal ini mahasiswa bisa mencari teman di kampus yang memberikan dampak positif pada diri kita.

Berikutnya, adalah kita harus memanfaatkan layanan kesehatan mental disekitar kita. Misalnya saja di Universitas Airlangga memiliki Help Center untuk berkonsultasi mengenai kesehatan mental. Selain itu juga di Help Center ini kami sangat difasilitasi untuk bercerita tentang seluruh permasalahan yang sekiranya nanti akan berpengaruh pada kesehatan mental mahasiswa.  Terakhir ini merupakan hal yang sangat penting yaitu keimanan kita. Dengan iman yang kuat maka gangguan kesehatan mental bahkan yang terparah hingga bunuh diri ini tidak akan terjadi.

Jadi hal yang dapat disimpulkan adalah kesibukan sebagai mahasiswa merupakan hal yang sudah pasti kita rasakan. Tetapi, kita harus paham bahwa kesehatan mental ini juga merupakan hal yang terpenting dalam hidup kita.

Kita harus mempunyai kesadaran diri untuk dapat mengatur semua waktu kita dengan baik agar tidak menjadi depresi dan berujung mengakhiri hidup. Telah banyak korban mahasiswa yang mengakhiri hidupnya karena depresi. Jangan sampai kita menjadi korban selanjutnya. Lakukan semua solusi sebagai penguatan mental agar dapat menebarkan kebahagiaan bagi diri kita dan orang disekitar kita. Jagalah selalu kesehatan mental dalam diri kita.

DAFTAR PUSTAKA

I Budahu, S. F. N. A. (2021). Hubungan Antara Kebermaknaan Hidup Dengan           Kesehatan Mental Positif Pada Mahasiswa . Yogyakarta: Doctoral dissertation, Universitas Mercu Buana Yogyakarta.

World Health Organization. 2023. Kesehatan Mental. https://www.who.int/news-  room/fact-sheets/detail/mental-health-strengthening-our-response

Monika Astria Br Gultom. 2023. Mahasiswa Bunuh Diri Akibat Stres, Ini       Tanggapan Pakar. https://unair.ac.id/mahasiswa-bunuh-diri-akibat-stres-             ini-tanggapan-pakar/                  [online].

Monika Astria Br Gultom. 2023. Infografik: Penyebab Mahasiswa Bunuh Diri.    https://unair.ac.id/infografik-                penyebab-mahasiswa-bunuh-diri/        

 

 

 

 

Rana Merisa
Rana Merisa
Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga, Surabaya
Facebook Comment

ARTIKEL TERPOPULER

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.