Perkembangan teknologi finansial membawa dampak besar bagi kebiasaan masyarakat Indonesia dalam mengelola keuangan, terutama dengan meningkatnya penggunaan dompet digital atau e-wallet sebagai pengganti uang tunai dalam aktivitas pembayaran sehari-hari. Pergeseran ini menunjukkan bahwa pembayaran digital bukan lagi hal baru, tetapi mulai menjadi bagian dari budaya finansial masyarakat modern. E-Wallet Dominasi Tren Pembayaran Digital Indonesia Tahun 2025
Sejumlah laporan industri finansial menyebutkan bahwa e-wallet menjadi metode pembayaran paling populer karena menawarkan kecepatan, kenyamanan, dan biaya transaksi yang rendah, terutama untuk kebutuhan belanja digital, layanan transportasi, kuliner, hingga hiburan online .Selain itu, hadirnya sistem QRIS semakin mempercepat proses digitalisasi pembayaran karena mempermudah pelaku UMKM maupun bisnis besar menerima pembayaran elektronik melalui kode QR tanpa membutuhkan mesin tambahan. Lonjakan Transaksi QRIS di 2024: Pertumbuhan Tahunan dan Dampaknya pada Ekonomi Digital

Perubahan perilaku finansial masyarakat juga semakin terlihat dari meningkatnya preferensi terhadap pembayaran tanpa kontak fisik (contactless) karena dianggap lebih efisien dan transparan dalam pencatatan pengeluaran dibandingkan penggunaan uang tunai tradisional. Banyak pengguna, khususnya generasi muda, menganggap pembayaran digital lebih menguntungkan karena adanya promo, cashback, dan potongan harga yang jarang ditemukan dalam penggunaan uang tunai. Digital payments in Indonesia: A Cultural shift
Walaupun perkembangan cashless semakin kuat, penerapannya masih menghadapi sejumlah hambatan, seperti belum meratanya infrastruktur internet dan perangkat digital di beberapa wilayah Indonesia, sehingga sebagian masyarakat masih bergantung pada transaksi tunai. Dompet Digital Naik Daun, Membetot Minat Kala Pandemi

Selain itu, rendahnya literasi digital dan literasi finansial juga menjadi tantangan karena sebagian masyarakat belum memahami keamanan transaksi elektronik dan cara menghindari risiko penipuan digital. Menuju Era Pembayaran Tanpa Uang Tunai: Tren dan Tantangan Pembayaran Digital di Indonesia
Di sisi lain, peningkatan penggunaan pembayaran digital membuka peluang besar bagi inklusi keuangan di Indonesia. Akses pembayaran digital membantu masyarakat yang sebelumnya tidak memiliki rekening bank untuk terhubung dengan layanan keuangan formal, sehingga menciptakan kesempatan bagi pemerataan ekonomi di era serba digital.
Berdasarkan perkembangan tersebut, Indonesia memang berada dalam proses menuju masyarakat tanpa uang tunai, terlihat dari pesatnya pertumbuhan pengguna e-wallet dan adopsi QRIS di berbagai sektor ekonomi. Namun, kesiapan penuh sebagai cashless society baru dapat tercapai apabila infrastruktur digital merata, literasi finansial semakin ditingkatkan, dan keamanan data pengguna benar-benar terjamin agar transformasi digital tidak hanya menguntungkan masyarakat perkotaan, tetapi juga seluruh lapisan sosial.
