Senin, Mei 17, 2021

Dilema Pekerja Lembaga Sosial

Ketika DPP Golkar Restui Dedi Mulyadi

Oleh   : Widdy Apriandi (Penulis adalah Pegiat Kopi Tanah Air Sekaligus Founder Kedai Kopi “Bandit” – Purwakarta) Selamat ngopi di awal bulan ini, teman! Mestinya,...

Pemilu 2019 Sudahkah Endgame?

Sama dengan yang sedang ramai saat ini Avengers: Endgame yaitu Pemilu 2019 resmi selesai dilaksanakan sesuai dengan jadwal dari KPU yaitu pada tanggal 17...

Melaksanakan Pilpres Melalui MPR, Yakin?

Hiruk pikuk demokrasi di Indonesia begitu meriah, dengan berbagai macam isu dan aspirasi yang disampaikan langsung oleh begitu banyak pihak, serta memiliki cara tersendiri. Beberapa...

RUU Penghapusan Kekerasan Seksual Terhadap Wanita Vs Poligami

Kekerasan terhadap orang lain tidak dibenarkan dalam hokum, termasuk kekerasan terhadap wanita. Wanita secara kodrat lebih lemah daripada lelaki. Namun wanita memiliki peran yang...
HudaAmmahdi
Penulis, dan peminat kajian pemberdayaan masyarakat dan kemanusiaan.

Segala keterbatasan memang sungguh menjadi suasana dilematis dalam menjalani hidup di situasi zaman yang serba modern saat ini. Manusia saat ini dipertontonkan dengan cepat perubahan-perubahan kebudayaan. Mulai dari pekerjaan yang serba maya, dan rutinitas hidup yang harus serba teknologi, bahkan kepuasan batin hanya cukup dipenuhi dengan segenggam gadget saja.

Saya adalah mungkin salah satu dari sekian banyak orang-orang yang merasakan dilema dalam menjalani aktifitas kerja dalam dunia lembaga sosial. Serba tuntutan kerja yang harus serba cepat dan harus mempunyai fungsi humanitas yang tinggi dalam pribadi diri.

Itu bisa dimaklumi, karena sejatinya manusia mempunyai fungsi sosial dalam hidupnya. Merujuk pada garis besar Teori Fungsionalisme Struktural George Ritzer, masyarakat merupakan suatu sistem sosial yang terdiri atas bagian-bagian atau elemen-elemen yang saling berkaitan, saling menyatu dalam keteraturan dan keseimbangan.

Maksud saya disini ialah akan sedikit menceritakan bagaimana saya bisa dilema dalam konsep ideologis dengan prinsip humanitas dalam hidup saya dalam pekerjaan didalam salah satu lembaga swadya masyarakat yang tidak perlu saya sebutkan namanya.

Konsep materiil vs keikhlasan 

Tentunya manusia harus mempunyai jiwa yang ikhlas dalam bekerja untuk masalah sosial dan kemanusiaan. Sekali lagi, itu memang harus dimaklumi karena kita adalah manusia yang membutuhkan manusia lain untuk bertahan hidup.

Bekerja dengan rajin dan tekun tanpa pernah mempertimbakan perhitungan terhadap waktu dan porsi kerja, semuanya sangat kompleks sekali itulah yang dinamakan sebagai militansi pekerja terhadap lembaga.

Bagaimana jika kondisi itu berubah, ketika fungsi humanitas dalam diri saya, berpapasan dengan beras. Akankah militansi itu tetap ada ataukah malah menjadi suatu beban dalan menjalani hidup saat ini? Sampai saat ini jawaban itu belum melintas sama sekali.

Kondisi tersebut muncul ketika adanya ketidakstabilan terhadap konsep lembaga yang seharusnya mempunyai fungsi sebagai sisten norma yang formal dan terstruktur dalam menjalani kegiatan sosial.

Sehingga didalam tubuh internal lembaga juga akan merasakan ketidaknyamanan dan membumbuyarkan konsep humanitas dalam diri seseorang, dan itu adalah dhalim.

Lembaga sosial mempunyai tugas perhatian lebih terhadap realitas sosial yang mendalam, tanpa menyakiti tubuh internal dari lembaga itu sendiri. Maka lembaga itu adalah lembaga yang hebat dan funsgi kebermanfaatanya patu di acungi jempol.

HudaAmmahdi
Penulis, dan peminat kajian pemberdayaan masyarakat dan kemanusiaan.
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Indonesia dan Konflik Palestina: Langkah Ekstrem

Akhir Ramadhan diwarnai dengan serangan yang berulang dari Zionis Israel kepada Palestina. The Reuters melaporkan bahwa tembakan roket dan serangan Israel berlangsung secara masif...

Membedah Ucapan Jokowi soal Bipang Ambawang

Ucapan Presiden Jokowi soal ajakan kepada masyarakat untuk membeli makanan khas daerah, salah satunya bipang Ambawang, menjadi kehebohan baru. Ucapan itu terdapat dalam potongan...

Individualisme dan Kecenderungan Nalar Eksploitasi

Sebelum Siddhata Gautama mencapai puncak pencerahan nirwana. Di masa kecilnya, ia pernah diajak ayahnya untuk menghadiri aktivitas pembajakan tanah yang oleh masyarakat setempat, dianggap...

Resolusi Kemandirian Pangan

Beberapa waktu yang lalu terjadi kegaduhan akibat statemen yang dilontarkan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi tentang rencana impor beras. Sejumlah kalangan kemudian bereaksi dan memberikan...

Diskursus Proporsionalitas Pidana dalam Kebijakan Formulasi Sanksi Pidana

Pada bulan Maret lalu, Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menyampaikan laporan terkait pembahasan Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas Tahun 2021. Dalam laporan tersebut disampaikan...

ARTIKEL TERPOPULER

Tegakkan P3SPS Secara Keseluruhan

Televisi merupakan sebuah media telekomunikasi yang terkenal dengan fungsi sebagai penerima siaran gambar bergerak dan suara, dalam bentuk monokrom (hitam-putih) maupun berwarna. Kata "televisi"...

Doa dan Puisi untuk Palestina

Kamis malam ini (24-8-2017) akan digelar acara “Doa untuk Palestina”. Diprakarsai oleh Ahmad Mustofa Bisri alias Gus Mus, acara yang akan berlangsung di Grahana...

Membedah Ucapan Jokowi soal Bipang Ambawang

Ucapan Presiden Jokowi soal ajakan kepada masyarakat untuk membeli makanan khas daerah, salah satunya bipang Ambawang, menjadi kehebohan baru. Ucapan itu terdapat dalam potongan...

Strategi Mengikis Angka Golput

Golongan putih (Golput) atau perilaku non-voting (orang-orang yang tidak menggunakan hak pilihnya) masih menjadi bayang-bayang Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019. Padahal, pesta demokrasi ini akan diselenggarakan...

Enzo Allie dalam Polemik Denny Siregar dan Birgaldo Sinaga

Baru-baru ini media sosial kita diramaikan dengan kehadiran sosok pemuda blasteran Indonesia-Perancis yang mendaftar sebagai taruna akademi militer (Akmil). Pada awalnya, pemuda bernama Enzo Allie...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.