Selasa, Mei 18, 2021

Bagaimana Cara Mengatasi Limbah di Sekitar Lahan Pertanian?

Menyikapi Mutasi Virus Corona

Sudah setahun sejak Presiden Joko Widodo mengumumkan darurat bencana nasional non-alam, pandemi COVID-19 masih betah terus berada di dunia ini. Di ulang tahunnya yang...

Manhaj Tarjih, Alternatif Epistemologi (Tanggapan untuk Azaki Khoirudin)

Azaki Khoirudin, menuliskan artikel, “Muhammadiyah: Pra dan Pasca Tarjih, Ada Apa?” di laman web Geotimes, pada Jumat, 2 Februari 2018. Tulisan kader muda Muhammadiyah...

Menyoal UU MD3 DPR, Mengerikan?

Sudah dua hari belakangan ini rumah Pak Widjojo terlihat sepi tak berpenghuni. Lima puluh meter arah timur dari rumah Pak Widjojo - ada sebuah...

Peran Ekspor-Impor dalam Perdagangan Internasional Era Milenial

Perdagangan Internasional sangatlah mempengaruhi pertumbuhan ekonomi suatu negara, karena dalam perdagangan internasional semua negara bersaing di pasar internasional, dan itu terjadi karena bertemunya subyek-subyek...

Indonesia merupakan negara agraris yang mayoritas warganya bermata pencaharian sebagai petani. Pada bidang pertanian terutama pertanian konvensional terdapat banyak proses dari penanaman hingga pemanenan, dalam proses tersebut pasti akan menghasilkan limbah.

Banyak petani yang membiarkan sampah pertanian tersebut menumpuk dan berserakan di sekitar lahan pertanian. Seperti di daerah Sulawesi Selatan limbah pertanian mencapai sekitar 2.932.520 ton/tahun yang berasal dari komoditas padi (jerami, sekam, dan dedak) serta komoditas jagung (brangkasan dan tongkol). Total limbah padi yakni sebesar 3.391.884 ton dan total limbah jagung yakni sebesar 582.282 ton.

Sebagian petani tidak memiliki tempat untuk membuang limbah pertanian tersebut dan akhirnya hanya dibiarkan sehingga menumpuk dan berserakan di sekitar lahan pertanian. Jika terus dibiarkan, apakah tidak akan menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan masyarakat? Pemerintah sudah melakukan penyuluhan berkali-kali, tetapi masih banyak petani yang acuh terhadap penyuluhan yang dilakukan oleh pemerintah. Oleh karena itu, para petani membutuhkan solusi yang tepat dan efektif untuk mengatasi permasalah tersebut.

Organic Craft sebagai solusi mengatasi masalah limbah di sekitar lahan pertanian

Apa tujuan dari pembuatan Organic Craft? Organic Craft bertujuan untuk mencegah dan mengatasi permasalahan penumpukan sampah akibat sisa hasil pertanian. Untuk membuat organic craft dibutuhkan keterampilan dan ketelatenan. Organic craft juga dapat dijadikan sebagai sarana untuk berbisnis. Contoh dari organic craft antara lain limbah jerami yang bisa dijadikan sebagai tas jerami padi serta kulit jagung yang dapat dijadikan sebagai tempat tisu dan hiasan bunga.

Pihak-pihak yang dapat membantu implementasi Organic craft

Pihak yang dapat membantu pengimplementasian organic craft adalah pemerintah daerah karena pemerintah daerah berperan sebagai pemegang APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) yang memegang peranan penting dalam membantu pendanaan untuk alat dan bahan pendukung dalam pelaksanaan program organic craft. 

Pihak lain yang dapat membantu pengimplementasian program ini adalah dinas pertanian yang mana berperan sebagai mentor suksesnya program organic craft, dinas pertanian harus memberikan pelatihan kepada masyarakat agar program ini dapat berjalan lancar dan mencapai tujuan yang diinginkan. 

Pihak yang paling berpengaruh pada program ini adalah masyarakat, masyarakat berperan utama agar program ini berjalan lancar, masyarakat harus mulai mengembangkan kreativitas dan keterampilan untuk menghasilkan produk organic craft yang menarik.

Permasalahan sampah yang menumpuk di sekitar lahan pertanian tidak boleh dianggap remeh karena memiliki dampak yang berbahaya. Maka dari itu, kita harus mencari solusi dan segera mengimplementasikannya dengan program organic craft ini. Organic craft merupakan salah solusi yang efektif dan dapat bermanfaat bagi masyarakat jika diimplementasikan.

Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Hari Buku Nasional, Budaya Literasi Kita Masih Rendah!

Dalam sebuah video perjalanannya, Fiersa bersari pernah mengucapkan perbanyaklah membaca buku, supaya pertanyaan bagaimana cara menulis tidak perlu diucapkan lagi. Suatu ungkapan yang menekankan...

Biografi dan Cara Berpikir Hamka (Bagian 1)

Sabtu pagi, 8 Juni 2013, Prof. James R. Rush dari Arizona State University, berkunjung ke tempat tinggal saya di Jakarta, untuk bertukar pikiran tentang...

Rasa Kemanusiaan Tidak Mengenal Batas Negara

Nampak aneh jika ada seorang manusia bisa berbuat baik tanpa ada alasan apapun dibelakangnya. Itu pikiranku dulu, ternyata hal itu pernah terjadi setelah aku...

Nasib Korban Kejahatan Seksual di Indonesia

Berdasarkan studi yang dilakukan oleh ValueChampion tahun 2019, Indonesia disebut sebagai negara kedua di kawasan Asia Pasifik yang paling berbahaya untuk wisatawan wanita. Bagi...

Indonesia dan Konflik Palestina: Langkah Ekstrem

Akhir Ramadhan diwarnai dengan serangan yang berulang dari Zionis Israel kepada Palestina. The Reuters melaporkan bahwa tembakan roket dan serangan Israel berlangsung secara masif...

ARTIKEL TERPOPULER

Tegakkan P3SPS Secara Keseluruhan

Televisi merupakan sebuah media telekomunikasi yang terkenal dengan fungsi sebagai penerima siaran gambar bergerak dan suara, dalam bentuk monokrom (hitam-putih) maupun berwarna. Kata "televisi"...

Doa dan Puisi untuk Palestina

Kamis malam ini (24-8-2017) akan digelar acara “Doa untuk Palestina”. Diprakarsai oleh Ahmad Mustofa Bisri alias Gus Mus, acara yang akan berlangsung di Grahana...

Strategi Mengikis Angka Golput

Golongan putih (Golput) atau perilaku non-voting (orang-orang yang tidak menggunakan hak pilihnya) masih menjadi bayang-bayang Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019. Padahal, pesta demokrasi ini akan diselenggarakan...

Membedah Ucapan Jokowi soal Bipang Ambawang

Ucapan Presiden Jokowi soal ajakan kepada masyarakat untuk membeli makanan khas daerah, salah satunya bipang Ambawang, menjadi kehebohan baru. Ucapan itu terdapat dalam potongan...

Rasa Kemanusiaan Tidak Mengenal Batas Negara

Nampak aneh jika ada seorang manusia bisa berbuat baik tanpa ada alasan apapun dibelakangnya. Itu pikiranku dulu, ternyata hal itu pernah terjadi setelah aku...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.