Jumat, Januari 9, 2026

AR dan VR: Masa Depan Pembelajaran di Indonesia

Devita Ghina Khansa
Devita Ghina Khansa
Pengamat teknologi dengan fokus pada perkembangan sistem informasi dan dampaknya dalam berbagai sektor. Memiliki minat untuk menyoroti inovasi digital, tren teknologi terkini, serta transformasi digital yang memengaruhi masyarakat dan dunia profesional. Melalui tulisan, penulis berupaya menghadirkan analisis yang informatif, kritis, dan relevan bagi pembaca yang ingin memahami perkembangan teknologi di era digital.
- Advertisement -

Transformasi digital mengantarkan pendidikan Indonesia ke fase perubahan signifikan, di mana proses belajar tidak hanya bergantung pada buku dan ceramah tradisional, tetapi mulai beralih ke pengalaman belajar yang didukung oleh teknologi. Salah satu terobosan yang semakin sering dibahas adalah penggunaan Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR), dua teknologi imersif yang awalnya terkenal di sektor hiburan tetapi kini mulai menunjukkan potensi besar dalam bidang pendidikan. Teknologi ini dianggap mampu menyediakan cara pembelajaran yang tidak hanya menarik, tetapi juga efektif untuk memahami konsep abstrak secara nyata dan visual.

Potensi Dan Tantangan AR (Augmented Reality) dan VR (Virtual Reality) dalam Revolusi Pembelajaran Pendidikan Modern

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kehadiran AR dapat mengubah siswa dari kondisi pasif menjadi aktif karena pembelajaran dilakukan melalui interaksi langsung dengan elemen visual digital, yang mendorong kreativitas dan meningkatkan semangat dalam memahami materi sekolah atau kampus.

 

Sementara itu, VR menawarkan pengalaman belajar yang tampak nyata melalui simulasi 3D, memungkinkan siswa melakukan eksplorasi yang tidak mungkin dilakukan di dunia nyata, seperti pengamatan geologi ke dalam inti bumi, perjalanan ke luar angkasa, hingga eksperimen laboratorium berisiko tinggi dengan aman dan tanpa batasan jarak maupun waktu.

Analyzing augmented reality (AR) and virtual reality (VR) recent development in education

Tidak mengherankan jika berbagai penelitian mengungkapkan bahwa pembelajaran yang memanfaatkan AR dan VR berpengaruh positif terhadap peningkatan motivasi belajar serta memperkuat daya ingat mahasiswa terhadap materi yang dipelajari, karena pengalaman belajar menjadi menarik, nyata, dan sesuai dengan kehidupan sehari-hari.

Namun, dari sudut pandang pendidikan di Indonesia, penggunaan AR dan VR pastinya menghadapi tantangan. Biaya untuk implementasi, perangkat, dan infrastruktur teknologi masih menjadi kendala utama bagi banyak sekolah dan perguruan tinggi yang belum memiliki akses yang cukup terhadap fasilitas tersebut, sehingga pemerataan digital perlu diperjuangkan agar transformasi pendidikan tidak hanya dinikmati oleh daerah perkotaan saja.

Analyzing augmented reality (AR) and virtual reality (VR) recent development in education

Selain itu, perubahan teknologi tidak hanya terkait dengan penyediaan alat, tetapi juga mengenai keterampilan guru yang harus dilengkapi untuk merancang metode pengajaran yang efektif dengan menggunakan AR dan VR, bukan hanya menjadikannya sebagai sekadar gadget teknologi tanpa nilai pendidikan yang nyata. Masalah lainnya adalah keberadaan konten pembelajaran AR/VR yang benar-benar sesuai dengan kurikulum Indonesia, karena kualitas materi digital harus selaras dengan tujuan pendidikan dan relevan dengan kebutuhan siswa, bukan hanya sekadar visualisasi 3D tanpa pedoman pedagogis yang jelas.

Di balik tantangan tersebut, kesempatan untuk menerapkan AR dan VR di Indonesia masih sangat luas. Apabila pemerintah, lembaga pendidikan, akademisi, dan pengembang teknologi bekerja sama untuk menghasilkan konten edukatif lokal berbasis AR dan VR dengan biaya yang terjangkau, maka inovasi pembelajaran ini dapat menjadi pendorong peningkatan mutu pendidikan nasional.

Pemanfaatan Virtual Reality dan Augmented Reality dalam Bidang Pendidikan

Beberapa studi menunjukkan bahwa penerapan AR dan VR paling baik dilakukan secara bertahap melalui proyek percontohan atau uji coba di sekolah dan kampus tertentu sebelum diimplementasikan secara lebih luas, sehingga efektivitasnya dapat dievaluasi berdasarkan hasil pembelajaran, pengalaman siswa, dan kesiapan infrastruktur institusi terkait. Oleh karena itu, mahasiswa di bidang sistem informasi sesungguhnya mempunyai peran yang strategis untuk tidak hanya bertindak sebagai pengguna, tetapi juga sebagai inovator yang dapat menciptakan solusi pendidikan berbasis AR dan VR, baik lewat penelitian, pengembangan aplikasi, maupun kolaborasi pengabdian masyarakat.

- Advertisement -

 

Dengan memahami keseluruhan peluang dan tantangannya, AR dan VR dapat dikatakan bukan sekadar inovasi trendi yang hanya mengikuti perkembangan teknologi global, tetapi sebuah langkah penting menuju revolusi pendidikan digital yang lebih inklusif, menarik, dan berdampak.

Jika Indonesia mampu mengelola transformasi ini secara sistematis mulai dari penyediaan infrastruktur, pelatihan guru, penyusunan konten edukatif, hingga pemerataan akses maka teknologi AR dan VR dapat menjadi simbol lompatan besar dalam sejarah pendidikan nasional. Pada akhirnya, tujuan utama pendidikan bukan hanya menciptakan pengalaman belajar modern, tetapi juga membentuk generasi masa depan yang adaptif, kritis, inovatif, dan siap bersaing dalam era digital.

Devita Ghina Khansa
Devita Ghina Khansa
Pengamat teknologi dengan fokus pada perkembangan sistem informasi dan dampaknya dalam berbagai sektor. Memiliki minat untuk menyoroti inovasi digital, tren teknologi terkini, serta transformasi digital yang memengaruhi masyarakat dan dunia profesional. Melalui tulisan, penulis berupaya menghadirkan analisis yang informatif, kritis, dan relevan bagi pembaca yang ingin memahami perkembangan teknologi di era digital.
Facebook Comment
- Advertisement -

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.