Minggu, April 18, 2021

Sandiaga Uno dan Erick Thohir, Bintang Pemilu 2024

PKI Tak Pernah Bangkit Sebab Tak Pernah Mati, Muhammadiyah Melawan Lupa

Karl Popper pernah berkata, keliru adalah manusiawi, dan saya berbuat manusiawi sekaligus dua. Maka tesis Daniel Bell tentang The end of ideology pun patah....

Paloh dan Megawati yang Perlu Melawan Lupa Bersalaman

Selain membicarakan Hillary Brigitta Lasut, pimpinan sementara DPR yang cantik dari Fraksi NasDem, masyarakat, khususnya warganet, kemarin hingga hari ini membahas--tepatnya menggunjingkan--sikap Ketua Umum...

Saatnya Jokowi Memilih Kabinet Agile (Gesit dan Lincah) [Bagian 1]

Baru-baru ini muncul berita di beberapa media agar Presiden Terpilih Joko Widodo mempertimbangkan kabinet gesit dan lincah, usulan dari Lembaga Administrasi Negara (LAN). Lembaga...

Saya Mendukung Prabowo Jadi Oposisi

Capres 02, Prabowo Subianto naik ke atas panggung beralas karpet berwarna merah di depan rumahnya, Jalan Kertanegara V, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu malam...
Endang Tirtana
Endang Tirtana
Si Anak Kampung yang merantau di Jakarta dan Alumni Pesantren Kulliyatul Muballigien Muhammadiyah Padangpanjang

Cukup lama tak terdengar kiprahnya usai gelaran Pilpres 2019, nama Sandiaga Uno tiba-tiba kembali mencuat. Presiden Jokowi menyebut Sandi sebagai tokoh yang patut diperhitungkan pada momentum Pemilu 2024 mendatang.

Hal tersebut dilontarkan saat Jokowi menghadiri pelantikan pengurus pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), di mana Sandi pernah menjadi ketua umumnya. Di antara sejumlah nama mantan ketua umum Hipmi yang ada, Jokowi mengaku hanya Sandi yang diingat.

Tidak lama berselang, kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan (BG) mengulang kembali isyarat tersebut. BG yang juga menjabat ketua Pengurus Besar eSports mendaulat Sandi sebagai dewan pembina cabang olahraga para gamers se-Indonesia.

Menurut BG, besarnya jumlah anak muda penggemar eSports dari kalangan milenial dan gen Z berpeluang untuk menyumbang suara bagi Sandi jika maju sebagai calon presiden (capres) 2024. Sandi berseloroh bahwa 2024 masih jauh dan menanggapi komentar BG sebagai guyonan dan penyemangat.

Disebutnya nama Sandi sontak mengundang reaksi dari Partai Gerindra. Sempat mundur saat maju sebagai calon wakil presiden, Sandi kemudian kembali masuk Gerindra dan menduduki lagi jabatan wakil ketua dewan pembina partai usai hiruk-pikuk pemilu.

Ketua umum Gerindra Prabowo Subianto menjawab singkat bahwa peluang itu bisa saja walaupun 2024 masih lama. Prabowo-Sandi menjadi rival Jokowi dalam Pilpres 2019, tetapi kemudian Prabowo memutuskan untuk rekonsiliasi dan bergabung dalam pemerintahan sebagai menteri pertahanan.

Loyalis Prabowo, Fadli Zon menyebut situasi saat ini masih sangat prematur, masih sangat bergantung pada dinamika politik yang terjadi. Meskipun demikian Fadli menyebut modal politik Sandi sebagai cawapres sangat tinggi sehingga memungkinkan sebagai capres 2024.

Hal senada diungkapkan wakil ketua dewan pembina Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, dan ketua DPP Gerindra, Habiburokhman. Masih terlalu dini membicarakan Pemilu 2024, mengingat ada hajatan Pilkada 2020 serta agenda mengawal pemerintahan di mana Gerindra mendapat dua kursi menteri.

Reaksi berbeda diungkapkan politisi partai berkuasa PDIP Deddy Sitorus, yang menyebut banyaknya stok capres dari PDIP sebagai kompetitor Sandi. Ada nama-nama seperti gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, walikota Surabaya Tri Rismaharini, dan ketua DPR Puan Maharani.

Demikian pula komentar ketua DPP Nasdem Irma Suryani Chaniago, bahwa banyak nama tokoh muda yang berpeluang sebagai pengganti Jokowi pasca-2024. Mereka antara lain Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) hingga Menteri BUMN Erick Thohir.

Sebelumnya penulis pernah menyinggung latar belakang Sandi sebagai pengusaha nasional. Secara kebetulan, Sandi bersahabat dengan Erick sejak remaja karena sama-sama menggemari basket. Keduanya kuliah di Amerika, dan pulang ke Tanah Air untuk membangun bisnisnya masing-masing.

Irisan bisnis Sandi dengan keluarga Erick terjalin melalui grup konglomerat Astra. Sandi mendirikan perusahaan investasi Saratoga bersama putera bos Astra, Edwin Soeryadjaya. Sandi dan Edwin juga bekerjasama dengan kakak Erick, Boy Thohir membangun perusahaan batubara Adaro Energy.

Ayah Erick dan Boy adalah salah satu pendiri Astra. Erick mendirikan grup media Mahaka, pemilik harian Republika dan JakTV, serta turut membidani TVOne dan VivaNews. Erick berkiprah di dunia olahraga sebagai pemilik klub Inter Milan, lalu didapuk sebagai penyelenggara Asian Games 2018.

Sukses tersebut membawa Erick ke dunia politik, dengan dipilih sebagai ketua tim kampanye Jokowi-Ma’ruf. Menjadi menarik komentar Sandi menanggapi BG, bahwa olahraga dan politik harus dipisahkan. Faktanya, Erick kini namanya melejit seiring posisi strategisnya untuk membenahi ratusan BUMN.

Usai rekonsiliasi, Sandi sempat disebut-sebut bakal ditarik Erick ke jajaran BUMN. Tetapi Sandi memilih berada di luar pemerintahan, dengan alasan lebih fokus sebagai kader Gerindra. Sandi kini kerap keliling Indonesia untuk memberikan motivasi bisnis sebagaimana pengalamannya sebagai entrepreneur.

Yang pasti, pernyataan Jokowi dan BG tak pelak berpeluang mendongkrak elektabilitas Sandi. Modal politik sebagai Wakil Gubernur DKI dan cawapres menyumbang pada kenaikan pesat popularitas Sandi, dari sebelumnya tidak mencuat namanya sebagai kandidat pada Pilpres 2019.

Publik akan disuguhkan beragam nama menarik pada kontestasi politik mendatang setelah periode kedua Jokowi berakhir. Rasanya patut ditimbang dan diperhitungkan, kemungkinan Sandi dan Erick sebagai bintang yang bakal bersinar terang pada tahun-tahun mendatang. Keduanya adalah generasi baru politik yang akan memberi harapan baru untuk Indonesia yang lebih maju.

Baca juga:

Jalan Baru Erick Thohir

Jurus Jitu Erick Thohir Menyelamatkan Jiwasraya

 

Endang Tirtana
Endang Tirtana
Si Anak Kampung yang merantau di Jakarta dan Alumni Pesantren Kulliyatul Muballigien Muhammadiyah Padangpanjang
Berita sebelumnyaASN Bukanlah Dewa
Berita berikutnyaStandar Ganda Pria Korban KDRT
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Terorisme Akan Selalu Dapat Tempat Jika Tokoh Islam Masih Ada yang Denial

Berkali-kali sudah esktremisme kekerasan dan kejahatan terorisme terjadi di negeri kita, sejak Bom Bali yang terjadi pada tahuan 2000an sampai tahun ini. Namun sikap...

Kubur Kosong (Refleksi Iman atas Banjir Bandang di Leuwayan)

Minggu, 04 April 2021, umat Katolik sejagat merayakan hari raya Paskah. Paskah adalah peristiwa kebangkitan. Karena itu merayakan Paskah berarti merayakan kemenangan Kristus atas...

Simbol Agama dalam Aksi Teroris

Di Indonesia dalam beberapa hari ini marak terjadi penyerangan oknum yang tidak bertanggung jawab pada wilayah agama dan kepolisian. Agama merupakan simbol kolektif dari...

Menanti Istana Ibu Kota Baru

Dalam pekan kemarin virtual rencana desain Istana di ibu kota baru di Kalimantan Timur. Rencana pemerintahan Joko Widdo memindahkan dari DKI Jakarta ke Kalimantan...

Upaya Normalisasi Hubungan Irak-Arab Saudi

Pada 2 April 2021, kantor berita Irak, INA, menyampaikan bahwa Perdana Menteri (PM) Irak, Mustafa Al-Kadhimi telah kembali ke tanah air setelah mengakhiri kunjungannya...

ARTIKEL TERPOPULER

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Masa Depan Peradaban Islam dalam Pandangan Ziauddin Sardar

Masa depan peradaban Islam dalam banyak tulisan selalu dikaitkan dengan ide kebangkitan Islam yang telah dimulai sejak abad ke-18 yang lalu. Meskipun sudah kurang lebih...

Banyak Baca Buku Jadi Pintar, Sedikit Baca Jadi Orba

Minggu lalu, akun twitter Presiden Jokowi @jokowi menggunggah kegiatan membagi-bagi buku. "Membagi buku untuk anak selepas Jumatan bersama masyarakat di Masjid Jami Annur, Johar...

Perlukah Produk Riset Perguruan Tinggi Dipatenkan?

Salah satu tugas perguruan tinggi (PT) adalah melaksanakan penelitian atau riset sebagai bagian dari Tri Dharma PT. Produk-produk riset yang dihasilkan tentu saja berpotensi...

Gagalnya Kudeta Terhadap Raja Yordania?

Pada 4 April 2021, Panglima Militer Yordania, Mayjen Yousef Huneiti menyatakan bahwa pihaknya telah meminta secara resmi Pangeran Hamzah untuk menghentikan semua kegiatan atau...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.