OUR NETWORK
Kamis, Januari 20, 2022

Mendeteksi Kesehatan dengan Urine

Pada warna air seni yang jernih terdapat tubuh yang sehat. Semakin gelap warna air seni kita, pertanda kesehatan sedang terganggu. Warna air seni adalah medium akurat menakar kebugaran tubuh.

Tak sedikit orang menganggap remeh kencing dan mengabaikannya. Urine hanya dianggap sebatas aktivitas ekresi segala rupa racun dari dalam tubuh. Berdasarkan riset Dr Chris Steele dari Cleveland Clinic – Ohio, Amerika Serikat, mulai sekarang meremehkan kencing harus dihilangkan.

Steele menakar berbagai kondisi kesehatan tubuh melalui gradasi warna kencing. Air seni yang jernih berarti kebutuhan hidrasi tubuh terpenuhi. Sedangkan air seni kental dan berbusa berarti tinggi kadar protein yang dikonsumsi tubuh.

Dalam proses metabolisme, aktivitas kencing ditentukan oleh kinerja ginjal. Ada dua fungsi ginjal. Pertama, sebagai penyaring racun, mengkreasikan zat buang, dan mendorongnya keluar dari tubuh. Kedua, ginjal sebagai penyeimbang cairan tubuh. Gradasi warna yang larut lewat air seni melukiskan seberapa keras ginjal bekerja. Semakin gelap, maka ginjal semakin keras bekerja menyeimbangkan tubuh yang sedang terpapar penyakit.

Ada sepuluh kondisi kesehatan tubuh menurut warna air seni.

1. Urine jernih dan bening menandakan kebutuhan hidrasi tubuh berlebihan. Asupan air melimpah. Bahkan diduga perlu mengurangi asupan cairan agar tidak kembung. Kondisi kembung akan mengurangi rasa lapar sehingga asupan zat berguna lainnya turut berkurang. Air seni yang jernih berarti juga terlampau banyak minum kopi.

2. Air seni tak terlalu jernih sewarna jerami (pale straw color) justru menandakan tubuh berada pada kondisi optimal. Hidrasi cukup terpenuhi dan sehat. Warna ini mengindikasikan kinerja tubuh normal.

3. Warna kuning transparan menandakan kondisi tubuh normal. Biasanya warna ini muncul ketika tubuh sedang aktif, sementara asupan cairan dan gizi seimbang. Bagi pelaku diet, ada baiknya benar-benar menjaga stabilitas warna air seni sewarna ini, sehingga diet sehat berlaku dan menghindari lesu.

4. Warna kuning pekat isyarat kondisi tubuh siaga satu. Segeralah minum air. Meskipun bukan indikasi penyakit dalam yang kronis, urine kuning pekat berarti caratubuh meminta asupan air lebih banyak.

5. Ketika warna air seni sepekat madu inilah fase awal dehidrasi. Ginjal bekerja keras menyeimbangkan asupan cairan, namun hidrasi minim membuatnya lelah. Pendek kata, warna ini berarti pantang bugar tanpa kebutuhan air yang cukup.

6. Air seni bewarna cokelat pekat berarti dehidrasi masuk tahap akut. Tak ada asupan air mencukupi, berkurangnya mineral, dan pertanda rendahnya kadar ion dalam tubuh. Disarankan untuk segera berkonsultasi ke dokter, karena warna cokelat pekat berarti liver sedang bermasalah.

7. Air seni berwarna merah jambu atau pink. Jika bukan habis mengonsumsi buah bit, blueberry, stroberi, sepantasnya berwaspada. Ini berarti terdapat kandungan darah pada urine. Meski juga tidak berarti apa pun, ini bisa jadi ginjal sedang terganggu. Atau pada kadar lebih kronis terdapat tumor, infeksi saluran kencing, dan gangguan prostat. Pada beberapa kasus, warna ini isyarat tubuh keracunan merkuri. Segera hubungi dokter terdekat.

8. Urine bewarna oranye isyarat liver terserang penyakit. Atau saluran empedu sedang tersumbat. Baik liver atau empedu, keduanya terlalu kronis bila tak ditangani secara medis.

9. Ada beberapa perkara sehingga warna air seni berwarna hijau, bahkan biru. Selain disebabkan kelainan genetik yang amat jarang terjadi, bisa jadi urine sedang terinfeksi bakteri. Namun, jangan terburu panik, pewarna makanan yang terlalu pekat atau obat-obatan bisa jadi penyebab lainnya.

10. Air seni berwarna kuning pekat, berbusa, dan disertai ruap seperti minuman soda. Tubuh teramat kekurangan asupan protein. Jika tak lekas ditangani, kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan ginjal.

Chris Steele sangat mewanti-wanti untuk mengamati sepuluh gradasi warna urine. Karena itulah cara tubuh berkomunikasi tentang kebutuhan dan kesehatannya.

Sumber: The GEO TIMES, Vol. 02 no. 01.

Facebook Comment

POLIKLITIK

- Advertisement -

ARTIKEL TERPOPULER

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.