Rabu, April 21, 2021

ISIS dan Intervensi Militer AS di Suriah

Nabi Muhammad Bukan Patriarkis

Islam sering kali digambarkan sebagai ajaran yang sedemikian patriarkis. Mulai dari Taliban yang melarang kaum perempuan bersekolah, bahkan keluar rumah, hingga aneka kartun media...

Mengukur Eskalasi Konflik Azerbaijan-Armenia

Konflik terbuka Armenia-Azerbaijan kembali terjadi dan memakan korban jiwa di kedua belah pihak. Perang disebabkan sengketa perbatasan kedua negara di wilayah Nagorno-Karabakh. Kedua negara...

Kapan Islam sebagai Agama Muncul?

Pandangan konvensional menyebutkan bahwa Islam sudah muncul sebagai agama dalam pengertian identitas konfesi sejak zaman Nabi Muhammad. Pandangan ini didasarkan pada sumber-sumber Muslim yang...

Selamat Datang, Daerah Istimewa Madura!

Madura, katanya, mau dijadikan provinsi. Isu ini santer berembus beberapa saat yang lalu. Spanduk-spanduk bertuliskan “Selamat Datang di Provinsi Madura” telah terpasang di beberapa...
Avatar
Iqbal Kholidi
Penulis adalah pemerhati terorisme dan politik Timur Tengah

Di saat operasi pembebasan kota Mosul baru berusia tiga minggu di Irak, tiba-tiba Amerika Serikat (AS) memberi lampu hijau dan mendukung Pasukan Demokratik Suriah (SDF) untuk melancarkan operasi serupa pembebasan kota Raqqah dari Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Kota Raqqah telah diduduki ISIS sejak Januari 2014, sebuah kota kaya minyak yang dihuni 200 ribu jiwa dan mayoritas adalah etnis Arab. Di kota ini diperkirakan ada 5.000 militan ISIS.

SDF merupakan milisi bersenjata sekutu AS yang secara fungsional didominasi oleh petempur Kurdi Suriah (YPG). SDF mengumumkan secara terbuka dimulainya operasi merebut Raqqah pada Rabu (6/11/2016) di kota Ain Issa, yang hanya berjarak 40 kilometer dari benteng pertahanan ISIS dengan sandi “Wrath of Euphrates”.

Iraqi refugees that fled violence in Mosul and internally displaced Syrians who fled Islamic State controlled areas in Deir al-Zor, buy food and water near the Iraqi border, in Hasaka Governorate October 23, 2016. REUTERS/Rodi Said   To match Insight MIDEAST-CRISIS-IRAQ/MOSUL     TPX IMAGES OF THE DAY      *** Local Caption *** Pengungsi Irak yang meninggalkan kekerasan di Mosul dan pengungsi Suriah yang melarikan diri dari daerah yang dikuasai oleh ISIS di Deir al-Zor, membeli makanan dan air di dekat perbatasan Irak, di Wilayah Kepemerintahan Hasaka, Minggu (23/10). ANTARA FOTO/REUTERS/Rodi Said/cfo/16
Pengungsi Irak yang meninggalkan kekerasan di Mosul dan pengungsi Suriah yang melarikan diri dari daerah yang dikuasai oleh ISIS di Deir al-Zor, membeli makanan dan air di dekat perbatasan Irak, di Wilayah Kepemerintahan Hasaka, Minggu (23/10). [ ANTARA FOTO/REUTERS/ Rodi Said ]
Perjuangan menumpas ISIS di Suriah sebenarnya menyajikan tantangan yang berbeda bagi AS. Lain halnya di Irak, di mana AS bisa berkoalisi dengan rezim. Keberadaan rezim Suriah telah lama tidak diakui AS.

AS meyakini kota Raqqah adalah “mercusuar” ISIS, pusat komando ISIS di mana teror global dioperasikan. Dengan kata lain, bagi AS, satu-satunya kunci melumpuhkan ISIS adalah merebut kota ini.

Ketika operasi Mosul digelar, banyak pengamat mempercayai operasi ini akan memiliki dampak yang cukup besar. Selain dihantui masalah pengungsi dan banyaknya warga sipil yang rentan menjadi korban pertempuran, ada kekhawatiran para jihadis ISIS eksodus dan melarikan diri menyeberang ke negara tetangga, yakni Suriah.

Kota Mosul di Irak adalah kota terbesar di antara kota-kota yang dikontrol ISIS. Dengan populasi lebih dari satu juta penduduk, diperkirakan ada 10 ribu jihadis ISIS bersarang di Mosul. Bisa dibayangkan bagaimana jika ISIS terusir dari kota tersebut.

Analisis ini rupanya semakin memperkuat alasan AS untuk segera memulai operasi militer merebut Raqqah. Pejabat militer AS menyebut bahwa operasi militer Raqqah sekaligus untuk menutup “pintu belakang” yang melarikan diri dari Mosul.

Meski operasi sudah berjalan, banyak pengamat masih menyangsikan keputusan AS mempercayakan SDF dalam operasi ini. Kenapa bukan Turki, sekutu AS di NATO, yang saat ini juga sedang melancarkan operasi serupa, yakni menumpas ISIS di Suriah.

Saya menilai, jika AS menunggu militer Turki bergerak menuju Raqqah, ini akan membutuhkan waktu cukup lama. Mereka harus melewati beberapa kota yang masih dikuasai ISIS dan harus menyeberangi sungai Tigris. Posisi militer Turki masih 180 km di barat Raqqah. Sementara AS berpandangan saat ini adalah momentum yang tepat memerangi ISIS. Intervensi militer secara bersamaan di Mosul dan Raqqah diharapkan membuat ISIS kewalahan.

Di samping itu, melibatkan Turki dalam operasi gabungan SDF juga hal yang mustahil, mengingat kedua sekutu AS ini merupakan musuh bebuyutan.

Kenapa SDF yang didominasi petempur Kurdi Suriah (YPG) bersedia memimpin pertempuran untuk Raqqa? Dugaan kuat ini sebagai langkah strategis mereka untuk memenangkan pengakuan politik mereka di Suriah, karena mereka saat ini membutuhkan dukungan AS untuk membangun pemerintahan sendiri.

Yang pasti, pertempuran Raqqa bisa berlangsung lama dan tentu memakan biaya besar. Awal tahun ini saja pejuang SDF membutuhkan waktu lebih dari dua bulan untuk merebut kota Manbij, yang jauh lebih kecil dari Raqqah.

Banyak yang mengkhawatirkan ketika SDF (yang didominasi milisi Kurdi) memasuki Raqqah akan terjadi penolakan dari penduduk lokal yang mayoritas etnis Arab. Tapi rupanya AS bergeming atas isu ini, prioritas AS hanya ISIS harus diusir dari kota ini.

Padahal Raqqah bukan Mosul dan Suriah bukan Irak. Setelah membebaskan Mosul, melalui pemerintah Irak, AS masih memiliki kemampuan untuk membangun kembali Mosul dan memulai proses rekonsiliasi. Tapi, di Suriah, AS tidak memiliki kemampuan seperti itu.

Avatar
Iqbal Kholidi
Penulis adalah pemerhati terorisme dan politik Timur Tengah
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Enigma dalam Bukit Algoritma

Narasi 4.0 telah membawa kita semua ke sebuah era di mana digitalisasi semakin menjamah di segala aspek kehidupan. Hal ini membuat terdorongnya beragam inovasi-inovasi...

Memikirkan Ulang Sistem Parlementer

Setelah lima pemilihan umum berjalan demokratis, saatnya kita bicara tentang bagaimana cara memperkuat demokrasi dan melahirkan stabilitas kebijakan dan politik jangka panjang. Inilah saat paling...

Kesadaran Komunikasi Antarbudaya di Era Digital

Membangun diskursus mengenai komunikasi antarbudaya (intercultural communication) selalu menjadi hal yang menarik untuk dikaji dan bukan pula fenomena baru. Terlebih,  di tengah pesatnya perkembangan...

Serangan Siber Israel di Pusat Pengembangan Nuklir Iran

Pada 12 April 2021, Juru bicara Organisasi Energi Atom Iran/Atomic Energy Organization of Iran (AEOI), Behrouz Kamalvandi, mengkonfirmasi terjadi ledakan di bagian fasilitas pengayaan...

Tadarus Etika: Konsep, Kerja, dan Tunjang

Allah memperkenankan kita bertemu sekali lagi dengan bulan suci umat Islam, Ramadan 1442 H. Kian tahun kebutuhan manusia akan etika semakin kuat. Integritas melangka:...

ARTIKEL TERPOPULER

Kegiatan Di Bulan Suci Ramadhan Sesuai Pancasila

Indahnya bulan suci ramadhan tahun ini disambut suka cita oleh seluruh umat Islam dari Indonesia, luar negeri dan seluruh dunia setiap tahun. Dari hasil...

Belajar di Sekolah Kembali? Mari Kurangi Kekhawatiran Kita

Pemerintah Indonesia berencana membuka sekolah lagi di bulan Juli 2021. Ini kabar menggembirakan, mengingat bahwa bagi beberapa anak, pendidikan adalah satu-satunya jalan keluar dari...

Malam yang Panjang di LBH dan Dendam Imajiner yang Lebih Panjang

Minggu, 17 September 2017. Hari itu, saya kira saya hanya akan menghabiskan malam dengan makan bersama orang terkasih. Seperti hari-hari Minggu pada wajarnya, romantis...

Memikirkan Ulang Sistem Parlementer

Setelah lima pemilihan umum berjalan demokratis, saatnya kita bicara tentang bagaimana cara memperkuat demokrasi dan melahirkan stabilitas kebijakan dan politik jangka panjang. Inilah saat paling...

Puasa Menurut Filsuf Muslim

Selama ini ada anggapan umum yang diterima luas, bahwa nasib filsafat Islam telah berakhir di tangan Ibn Rusyd. Filsuf Andalusia yang mencoba melakukan counter...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.