Kamis, April 22, 2021

Tony Blair Inc

Risma dan Surabaya: Mencari Kota yang Ramah

Surabaya mungkin bukan kota yang sempurna. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, pelancong yang datang memuji wajah tata kota ini yang makin ramah, lebih hijau...

Jokowi, Amien Rais, dan Tuduhan Komunis Itu

Saya sedih sekaligus ingin ketawa mendengar tuduhan komunis dialamatkan kepada Presiden Jokowi. Sedih karena propaganda murahan dipakai untuk mengkritik presiden secara keblinger. Ketawa karena...

Krisis Rupiah dan Sesat Pikir Ekonomi

"Mau uang dibakar di jalanan; atau mau uang dipakai untuk pengentasan kemiskinan dan pembangunan infrastruktur?" Saya masih ingat kata-kata 15 tahun lalu itu, yang datang...

10 Profesi Keren di Sektor Pertanian

Saudara saya tinggal di sebuah desa lereng Gunung Sindoro. Dari hasil pertanian, dia sukses menyekolahkan salah satu anaknya hingga lulus paska-sarjana (S2) dalam bidang...
Avatar
Farid Gaban
Editor in Chief The Geo TIMES.

Menteri Luhut Panjaitan menyebut Tony Blair, mantan Perdana Menteri Inggris, akan menjadi dewan pengarah pembangunan infrastruktur ibu kota baru. Blair akan didampingi Pangeran Muhammad bin Zayid al-Nahyan dari Uni Emirat Arab dan Masayoshi Son dari raksasa investasi Jepang Softbank Group.

Pembentukan dewan pengarah itu berkaitan dengan investasi di ibukota baru. Pemerintah Uni Emirat Arab, kata Luhut, telah menyiapkan dana sebesar USD 22,8 miliar (Rp 310 triliun) untuk proyek itu. “Ini kesepakatan investasi dari Timur Tengah terbesar dalam sejarah Indonesia,” kata Luhut.

Menteri Bappenas Soeharso Monoarfa mengatakan, masuknya “tokoh terkenal dunia itu” dalam dewan pengawas akan memikat lebih banyak investor internasional untuk ikut gerbong membangun ibukota baru.

Tapi, bagaimana reputasi Blair dan apa hubungan dengan investasi Emirat Arab?

Bagi mereka yang mengikuti dunia investasi Timur Tengah, nama Tony Blair tidak asing. Inilah mantan politisi top dunia yang belakangan jadi konsultan dan pelobi bisnis kaya raya.

Tony Blair adalah konsultan bisnis Mubadala, pengelola dana abadi (sovereign wealth fund) yang bermarkas di Abu Dhabi, Emirat Arab. Mubadala berinvestasi di berbagai belahan dunia, dari Vietnam, Serbia, Colombia, Asia Tengah hingga Afrika Barat.

Blair mundur dari jabatan Perdana Menteri Inggris pada 2007 setelah membuat pengakuan bahwa perang Irak yang dia dukung didasarkan pada dalih palsu (Saddam Hussein tak punya senjata pemusnah massal seperti dituduhkan Amerika).

Pada 2008, dia membentuk Tony Blair Associate, perusahaan konsultan gado-gado: semi komersial, semi charity/keagamaan dan semi publik. Menyusul sejumlah skandal, perusahaan itu dia bekukan pada 2016, dan di-re-branded dengan nama baru: Tony Blair Institute for Global Change.

Meski menyebut Saddam diktator, Blair tidak sungkan menjadi penasehat rezim militer brutal dan sultan-sultan Arab yang tidak demokratis.

Setelah mundur dari kursi perdana menteri, Blair sempat terpilih menjadi utusan khusus (special envoy) untuk perdamaian Timur Tengah, jabatan yang jelas tak netral mengingat dia adalah anggota Labour Friends of Israel, kelompok pelobi pro-Israel.

Bagaimanapun, jabatan itu dia manfaatkan untuk membangun konsultasi bisnisnya, mengambil keuntungan dari dua sisi, Arab maupun Israel.

Memanfaatkan reputasi sebagai PM Inggris terlama, Blair menjadi konsultan dan penasehat baik negara-negara pemberi investasi (seperti Kuwait, Qatar dan Emirat Arab) maupun penerima investasi (seperti Kazakhtan, Azerbaijan dan Mesir).

Blair tahu benar memanfaatkan reputasinya sebagai PM Inggris terlama untuk menangguk keuntungan dari dua sisi, tanpa mempertimbangkan adanya konflik kepentingan.

Media di Inggris, termasuk the Financial Times, sudah banyak membeberkan sepak terjang Blair. Dan pada 2016, terbit buku yang lebih menyeluruh: “Blair Inc – The Power, The Money, The Scandals” (John Blake Publishing Ltd).

Bagaimana prospek Blair di Indonesia?

Di Mesir seperti di Indonesia, Blair menjadi penasehat Presiden Abdul Fattah al-Sisi dalam menarik investasi Arab Teluk, antara lain untuk membangun ibu kota baru Mesir.

Pada 2015, Emirat Arab berkomitmen menggelontorkan USD 43 miliar untuk proyek ibu kota baru itu. Tapi sampai sekarang, realisasinya belum beranjak jauh akibat tawar-menawar alot antara investor dan pemerintah Mesir.

Avatar
Farid Gaban
Editor in Chief The Geo TIMES.
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Teror Lone Wolf: Siapa Bertanggung Jawab?

Dalam kurun 1 minggu, Indonesia dihentakkan oleh serangkaian teror brutal yang menyasar agama dan institusi negara. Minggu 28 Maret 2021, serangan bom bunuh diri...

Mempertanyakan Wacana Koalisi Partai Islam Oleh PKS dan PPP

Menyatakan bahwa Islam hanya berhubungan dengan kehidupan spiritual, tanpa kita sangkut pautkan sama sekali dengan masyarakat dan negara, mungkin sama jauhnya dari kenyataan dengan...

Lobi Lebanon terhadap Rusia Upaya Keluar dari Krisis Ekonomi

Pada 15-16 April 2021, Perdana Menteri (PM) Lebanon Saad Hariri melakukan kunjungan ke Moskow dalam rangka meminta dukungan dan bantuan ekonomi kepada pemerintah Rusia....

Apa yang Menanti Setelah Animal Symbolicum?

“Alam semesta aslinya tunggal, diam, dan seragam. Hanya tampak luarnya saja yang mengesankan perbedaan atau perubahan”, Zeno dari Elea yang juga diamini Parmenides (Dowden,...

Kado Ulang Tahun ke-46, Taman Mini Mau Dibawa Kemana?

20 April 2021 merupakan hari ulang tahun ke-46 Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. Momentum ulang tahun yang biasanya dirayakan secara meriah dan dikemas...

ARTIKEL TERPOPULER

Lobi Lebanon terhadap Rusia Upaya Keluar dari Krisis Ekonomi

Pada 15-16 April 2021, Perdana Menteri (PM) Lebanon Saad Hariri melakukan kunjungan ke Moskow dalam rangka meminta dukungan dan bantuan ekonomi kepada pemerintah Rusia....

Mempertanyakan Wacana Koalisi Partai Islam Oleh PKS dan PPP

Menyatakan bahwa Islam hanya berhubungan dengan kehidupan spiritual, tanpa kita sangkut pautkan sama sekali dengan masyarakat dan negara, mungkin sama jauhnya dari kenyataan dengan...

Kartini, Tafsir Al-Fatihah, dan Al-Qur’an

Ada banyak hal yang bisa dipelajari dari pemikiran Kartini yang hari lahirnya dirayakan bangsa ini. Ia dijadikan sebagai pahlawan penggerak emansipasi perempuan lewat kekuatan...

Teror Lone Wolf: Siapa Bertanggung Jawab?

Dalam kurun 1 minggu, Indonesia dihentakkan oleh serangkaian teror brutal yang menyasar agama dan institusi negara. Minggu 28 Maret 2021, serangan bom bunuh diri...

Kado Ulang Tahun ke-46, Taman Mini Mau Dibawa Kemana?

20 April 2021 merupakan hari ulang tahun ke-46 Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. Momentum ulang tahun yang biasanya dirayakan secara meriah dan dikemas...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.