Sabtu, Mei 25, 2024

Malam Takbiran, Kawasan Monas Sepi

Foto udara Monumen Nasional menggunakan Helikopter Super Puma NAS-332 milik Skuadron 45 TNI AU di Jakarta, Kamis (18/6). Monumen Nasional atau Monas merupakan tugu peringatan setinggi 132 meter yang mulai dibangun 17 Agustus 1961 itu didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia untuk merebut kemerdekaan dari penjajah/ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf
Foto udara Monumen Nasional menggunakan Helikopter Super Puma NAS-332 milik Skuadron 45 TNI AU di Jakarta, Kamis (18/6). Monumen Nasional atau Monas merupakan tugu peringatan setinggi 132 meter yang mulai dibangun 17 Agustus 1961 itu didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia untuk merebut kemerdekaan dari penjajah/ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf

 

Kawasan Monas, Jakarta Pusat, terpantau lengang pada malam takbiran Lebaran tahun ini. Sepi seperti ini cukup kontras dengan”tradisi” takbiran di Jakarta, di mana Silang Monas, Bundaran Hotel Indonesia, dan kawasan-kawasan lain Jakarta jadi lokasi-lokasi “wajib” bertakbiran keliling.

Malam ini, hanya sesekali luncuran petasan hias terlihat di udara, diiringi suaranya dari kejauhan.

Menurut pantauan Sutarno, polisi yang tahun lalu juga bertugas di lokasi yang sama, ditemui di Jakarta, Kamis malam, ruas Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, cenderung sepi dari lalu-lalang pengendara roda dua maupun roda empat, dibandingkan malam takbiran tahun lalu.

“Lebih sepi dari tahun lalu, tahun lalu macet. Mungkin karena tahun lalu ada Car Free Night,” kata dia.

Sebelumnya, Kepala Polda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Tito Karnavian, menegaskan, menyekat area-area perbatasan Jakarta dari mobil-mobil dan sepeda motor warga yang ingin takbir keliling menuju Jakarta.

Sebaliknya, takbiran Lebaran kali ini gegap-gempita dirayakan di Banda Aceh, di mana Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi, merayakan malam kemenangan umat muslim itu di sana. Ini pertama kali presiden bertakbiran di luar Jakarta sejak Orde Baru berkuasa.

Hal senada juga disampaikan Sauhi, pedangang kacang rebus yang tengah berjualan di depan pagar Monas. Sauhi yang tahun lalu juga berjualan di tempat yang sama juga berpendapat malam takbiran tahun ini sepi pengunjung. “Saya dari tadi jam 6 sore, ya begini-begini saja, enggak rame,” ujar dia.

“Malam ini pedagang keder, dari tadi saya muter bunderan HI juga sepi, enggak boleh berhenti, mobil motor juga enggak boleh berhenti,” celetuk seorang pedagang minuman.

“Di Monas juga enggak boleh masuk, makanya saya di sini, dekat dengan pintu masuk, dekat dengan parkiran, biar ada yang beli,” tambah dia.

Pengamatan www.antaranews.com, tidak ada acara musik atau pun tabligh akbar yang digelar di Monas. Meski terpantau lebih sepi dari tahun lalu, namun parkiran lapangan IRTI masih dipadati motor pengunjung yang ingin menghabiskan malam takbiran di icon kota Jakarta itu. [ANTARA]

Facebook Comment

ARTIKEL TERPOPULER

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.