Sabtu, Juni 22, 2024

Intrik di Dalam Jaringan

Salah satu adegan dalam Mr Robot/MR ROBOT
Salah satu adegan dalam Mr Robot/MR ROBOT

Drama seorang peretas antisosial dengan petualangan menegangkan.

Jaringan televisi USA menggebrak lewat drama terbaru Mr. Robot. Dibintangi Rami Malek dan Christian Slater, episode awal serial yang tayang perdana dua pekan lalu ini ditonton lebih dari 2,83 juta orang.

Serial hasil kreasi Sam Esmail, yang disutradarai Niels Arden Oplev yang tenar melaluiGirl with The Dragon Tattoo, berhasil memikat penonton lewat elemen petualangan dan aksi menegangkan. Unsur-unsur bashing-quo ala film Fight Club memberi montase menawan yang mewarnai tontonan di musim panas.

Berkisah tentang Elliot (Rami Malek), pemuda yang memiliki dua kehidupan berbeda. Di siang hari bekerja sebagai insinyur keamanan cyber dan di malam hari berperan sebagai penyintas anarkis.

Layaknya Dexter, Elliot menggunakan metode ilegal untuk membuat benar segala kesalahan yang terjadi di dunia. Caranya yang invasif, creepy hack, menempatkan para paedofil, kumpulan penipu, dan eksekutif besar sebuah bisnis di tempat mereka. Karakter eksentrik Elliot menghidupkan jalinan narasi yang kompleks.

Sikapnya tertutup dan memiliki kecenderungan sosiopat. Elliot menderita anti-social disorder. Namun semua berubah ketika ia bertemu Mr. Robot (Christian Slater).

Elliot seolah menemukan lingkungan baru yang mengasyikkan lewat permainan yang dimainkan dengan Mr. Robot. Ia mendapatkan kehidupan yang selama ini diharapkan, memiliki rekan untuk melakukan apa yang disenangi.

Konflik mulai muncul ketika Elliot merasa keinginannya dengan Mr Robot mulai berseberangan. Dia mulai merasa hidupnya terancam dengan alur kerja Mr. Robot. Ia ditarik ke dalam konspirasi besar yang melibatkan organisasi bayangan yang menempatkan Mr. Robot sebagai pahlawan.

Untuk menilai Mr. Robot sebagai salah satu acara televisi terbaik hanya berdasarkan tampilan dari episode awal mungkin akan terlihat hiperbolis. Tapi memang serial ini cukup adil dikatakan sebagai salah satu kick-off terbaik lewat batasan alur ceritanya.

Episode awal bergerak cepat namun tak membingungkan. Beberapa hal yang penting adalah unsur tidak pernah ada karakter utama yang tidak disukai. Meski beberapa di antaranya berjalan di garis minim moralitas, mereka tak dibenci. Episode ini tidak memiliki apa pun selain kesan itu.

Satu hal lagi yang penting dibutuhkan episode awal adalah potensi. Episode ini harus mampu menampilkan jalan cerita yang berpotensi untuk dikembangkan lebih dalam di episode berikutnya selama satu musim pertama serial.

Mr. Robot adalah drama tentang orang-orang dengan keterampilan komputer yang menghabiskan waktu untuk mendapatkan perincian yang tepat. Topik penyintas memang tidak selalu mudah dijelaskan dalam sebuah tayangan televisi, meski selalu menarik.

Dan serial yang ditulis Sam Esmail ini berhasil menjaga jargon serial tetap ringan serta ekploitasi tentang pekerjaan peretas yang cukup rumit tampak layak.

Menurut kritikus televisi Joanna Robinson, tayangan ini sedikit lebih matang di beberapa bagian dengan melihat secara keseluruhan metode “pengobatan” Elliot. Malek berhasil menghidupkan karakter dan kegelisahan Elliot yang begitu kuat menarik emosi penonton. Ini yang  membuat penonton merasakan kegelisahan tak berujung hingga akhir episode.

Rating tinggi 9,4 (IMDB) diraih episode awal Mr. Robot. Selain kecerdasannya sebagai drama baru, serial ini menghadirkan kondisi sebenarnya di balik kecanggihan teknologi dan koneksi. Tentang “mimpi buruk” yang bisa menghantui siapa pun. Menyingkap rahasia apa pun, tentang siapa pun, ketika privasi seolah tak lagi berlaku. [*]

Facebook Comment

ARTIKEL TERPOPULER

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.