Minggu, Mei 26, 2024

Ini Rapor Kualitas Tayangan Televisi Kita

ilustrasi televisi
ilustrasi televisi

Majelis Ulama Indonesia , (7/7) memuji kualitas tayangan televisi selama bulan Ramadhan di gedung MUI, Jakarta. Diharapkan perbaikan  dapat  ditingkatkan setelah bulan Ramadhan berlalu.

Sebelum Ramadhan, yakni bulan Maret-April, kualitas tayangan televisi nasional tercatat buruk. Catatan buruk  bisa dilihat dari hasil survei yang dikeluarkan  Komisi Penyiaran Indonesia tahun 2015.

Dalam publikasi survei tersebut, KPI memberikan penilaian pada sembilan jenis program televisi. KPI memberi penilaian  standar  tayangan  “berkualitas”, kepada program yang mendapatkan nilai 4,0.  Dari keseluruhan, hanya dua jenis program yang mencapai  standar “tayangan berkualitas”. Dua jenis  program yang masuk kategori “berkualitas” adalah religi dan wisata/budaya. Jenis program yang mendapat nilai terendah adalah infotaintment, dengan nilai 2,34.

Tidak hanya KPI, penonton televisi selaku konsumen  menilai kualitas tayangan televisi nasional tidak mengalami perbaikan. Berkaca dari survei Litbang Kompas, mayoritas masyarakat menganggap tayangan televisi dari tahun ke tahunnya tidak peningkatan kualitas. Akan tetapi, ada perbedaan pendapat mengenai penilaian terhadap tayangan selama Ramadhan. Masyarakat menilai selama bulan Ramadhan kualitas tayanngan lebih baik daripada hari-hari biasa.

MUI mengapresiasi kinerja pekerja televisi selama Bulan Ramadhan. “Acara yang tidak mendidik seperti komedi menjelang sahur dan berbuka yang banyak menampilkan tayangan tidak mendidik dengan banyak mengeluarkan makian-makian, hinaan, celetukan yang menyasar fisik dan sebagainya, saat ini sudah jauh berkurang. Kita patut apresiasi kontribusi mereka,” kata Ketua Komisi Informasi dan Komunikasi MUI Imam Suhardjo.

MUI menghimbau agar perbaikan kualitas tayangan televisi terus berlanjut. “Kita harap ke depan akan semakin baik sehingga acara TV itu, baik di luar Ramadhan dan utamanya di dalam Ramadhan, bersih dari acara yang tidak bermanfaat,” kata Imam.

Facebook Comment

ARTIKEL TERPOPULER

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.