Tak terasa pandemi covid-19 sudah berjalan hampir dua tahun di negeri kita. Pandemi ini mengharuskan kita beradaptasi dengan kondisi yang serba terbatas. Banyak kegiatan yang kita lakukan secara daring. Keadaan ini pastinya membuat kita bosan karena kita tidak bisa melakukan kegiatan yang biasa kita lakukan seperti jalan-jalan.
Taukah kalian apa itu burnout?
Burnout kerap kali diartikan sebagai rasa jenuh yang cukup mengganggu. Oleh karena itu, keadaan burnout ini merupakan salah satu hal yang patut kita hindari.
Selain itu, burnout (kejenuhan) ini juga diartikan dengan keadaan di mana kita mulai kurang bersemangat melakukan aktivitas. Burnout (kejenuhan) ini bisa menimbulkan kelelahan secara fisik maupun emosional. Hal ini tentunya berdampak buruk bagi kesehatan fisik dan mental kita. Cukup mengkhawatirkan, bukan?
Nah, ternyata sebagai seorang pelajar kita juga rawan mengalami burnout. Burnout yang menyerang para pelajar ini sering disebut dengan istilah burnout study.
Taukah kalian apa itu burnout study?
Burnout study adalah keadaan di mana kita merasa lelah akibat tuntutan belajar. Misalnya, burnout study akibat kelelahan mengerjakan banyak tugas dalam satu waktu.
Apa sih ciri-ciri kita mengalami burnout study?
Ciri-ciri kita mengalami burnout study yaitu ketika kita mulai sering menyendiri, tidak peduli dengan tugas-tugas, dan merasa tidak berguna. Selain itu, biasanya burnout study juga ditandai dengan menurunnya semangat belajar.
Taukah kalian bahwa seseorang yang sering belajar terlalu keras akan lebih mudah mengalami burnout study. Hal ini bisa kita ibaratkan dengan sebuah mesin kendaraan. Mesin kendaraan yang terus menerus dipacu, lama-kelamaan akan menjadi panas dan perlu didinginkan untuk beberapa saat sampai suhunya kembali menjadi normal. Hal tersebut serupa dengan proses pembelajaran.
Suatu waktu kita mungkin terlalu bersemangat belajar hingga lupa untuk istirahat. Tetapi lama-kelamaan pasti akan muncul rasa bosan, malas, dan jenuh. Hal itu bisa terjadi karena tanpa kita sadari kondisi fisik, emosional, dan mental kita mengalami kelelahan. Oleh karena itu, kita perlu menenangkan pikiran sejenak agar kejenuhan itu bisa hilang dan kita bisa melanjutkan aktivitas kembali.
Pasti kalian bertanya-tanya, bagaimana sih caranya agar tidak mengalami burnout study?
Kalian tak perlu khawatir karena ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk menghindari burnout study (kejenuhan), yaitu dengan cara istirahat yang cukup di sela-sela aktivitas yang padat, mencari berbagai inovasi untuk kegiatan yang dirasa akan membosankan atau ketika kita sudah bosan dengan suatu pekerjaan, sebaiknya kita keluar sejenak mencari suasana yang menghibur dan bisa menenangkan pikiran.
Mari kita mulai waspada pada keadaan-keadaan yang bisa memicu burnout study agar semua aktivitas yang kita dilalui dapat berjalan dengan lancar.
