Permasalahan lingkungan tidak pernah ada habisnya. Satu tahun terakhir ini banyak terjadi bencana alam di sekitar kita. Longsor dan banjir bandang merupakan bencana alam. Namun bencana tersebut tidak selalu terjadi karena kehendak alam. Kondisi lingkungan yang semakin rusak menjadi peluang besar datangnya bencana.
Lingkungan sedang sakit karena minimnya daya serap air dalam tanah. Daratan yang menjadi pijakan sudah ditumbuhi gedung-gedung megah penghasil triliunan rupiah. Tanah yang seharusnya berfungsi menyerap air kini berubah menjadi pondasi gedung. Populasi tumbuhan tertekan karena berkembangnya populasi gedung.
Tumbuhan berfungsi sebagai penahan air dalam tanah. Sejak digantikan perannya oleh gedung, air tidak bisa lagi disimpan dalam tanah. Kurangnya populasi penahan air ini membuat air yang turun melalui hujan tetap berada di daratan. Masifnya jumlah air hujan yang turun menyebabkan banjir di berbagai daerah. Pemahaman ini merupakan pemahaman sederhana bila tumbuhan terus berkurang di bumi ini.
Kondisi lingkungan harus berada dalam posisi seimbang. Jumlah tumbuhan harus bisa menampung jumlah air yang diserap. Fungsi tumbuhan harus tetap dijalankan oleh tumbuhan. Gedung yang terus bertumbuh tidak akan bisa menggantikan peran tumbuhan. Selain itu setiap orang harus menyadari arti penting tumbuhan bagi kepentingan bersama.
Selain berfungsi sebagai penahan air di dalam tanah, tumbuhan memiliki fungsi lainnya. Tumbuhan melakukan proses fotosintesis yang menghasilkan oksigen di udara. Oksigen inilah yang manusia hirup selama ini untuk bertahan hidup. Tumbuhan menjaga keseimbangan di bumi. Kehadiran tumbuhan juga menjaga bumi dari pemanasan global. Begitu pentingnya peran tumbuhan bagi manusia sehingga tidak perlu alasan lagi untuk menjaga populasi tumbuhan.
Sudah banyak sekali pegiat lingkungan yang melakukan gerakan cinta lingkungan. Berbagai kegiatan dilaksanakan agar kondisi lingkungan tetap seimbang. Gerakan seperti menanam pohon, membersihkan sampah di pantai, membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik, dan masih banyak lagi. Gerakan seperti ini memang baik dilaksanakan sehingga setiap orang sadar akan lingkungannya masing-masing.
Setiap orang dari segala golongan usia memiliki tanggungjawab yang sama dalam menjaga lingkungan. Orangtua memiliki peran penting mengajarkan anak-anak peduli lingkungan. Anak-anak harus diberikan pemahaman lingkungan yang baik sehingga bisa menjaga lingkungan ke depannya. Peduli terhadap lingkungan sudah seharusnya menjadi warisan wajib untuk generasi mendatang.
Banyak hal yang bisa diajarkan ke generasi selanjutnya untuk peduli lingkungan. Orangtua bisa mengenalkan anak mengenal tumbuhan, bermain tanah, menanam pohon di sekitar rumah. Hal ini akan menumbuhkan kepedulian anak terhadap lingkungan. Memberi pemahaman sederhana terkait kerugian bila tumbuhan terus berkurang. Cara ini bisa membuat anak lebih peduli dan mencintai lingkungannya.
Garden Tour Jogja Bay
Kebanyakan orang mengetahui Jogja Bay sebagai wahana air. Wahana air memang layanan utama yang disediakan, namun masih banyak program lain yang bisa diikuti. Wahana air merupakan wahana hiburan dan bermain. Namun ada program edukasi yang disediakan oleh Jogja Bay yaitu garden tour.
Garden tour salah satu program yang mengajarkan pengunjung peduli lingkungan. Program edukasi ini menyediakan layanan mengenal tumbuhan langka dan berkeliling di lingkungan hijau yang ada di sekitar Jogja Bay. Selain itu pengunjung akan diajak menanam pohon bersama sebagai bentuk peduli lingkungan. Pohon yang sudah ditanam bersama boleh dibawa pulang oleh masing-masing pengunjung.
Program ini cocok diikuti oleh pengunjung yang ingin bermain sambil belajar. Satu paket program sudah termasuk makan dan bermain sepuasnya di wahana air. Setelah kegiatan kunjungan tumbuhan dan menanam pohon pengunjung bisa bermain air. Kegiatan ini bisa menjadi langkah awal agar anak-anak lebih mencintai lingkungan.
Melalui program garden tour Jogja Bay anak-anak akan mencoba peduli terhadap pohon yang dibawanya. Si anak akan berusaha agar pohonnya tumbuh dengan baik. Rasa peduli tersebut akan tumbuh sehingga lebih peduli terhadap lingkungan sekitarnya. Anak paham arti penting pohon bagi kehidupan. Tidak ada salahnya mengajak anak bermain bersama alam sejak dini. Saat kegiatan ini dilakukan terus menerus maka semakin banyak anak yang peduli lingkungan.
