Jumat, April 23, 2021

Tommy Soeharto dan Titiek Soeharto Dukung Jokowi 7 Periode

Jokowi Umunkan Program 1 RT 1 Rumah Baca

Pagi tadi, Sabtu 7 Juli 2018, Jokowi membatalkan beberapa proyek pembangunan jalan tol dan mengalihkan dananya untuk program "1 RT 1 RB" (Satu Rukun...

Via Vallen Salah, Perempuan yang Sumber Fitnah Selalu Salah

Aku ingin bercerita tentang pelecehan seksual yang pernah kualami. Tapi bakal membosankan sekali. Sebab ya begitu-begitu saja, ceritanya seperti yang lain, seperti Via Vallen:...

Amien Rais Minta Dukungan FPI, Rizieq Shihab Siap (Fiksi)

Dikecam habis-habisan seputar pernyataannya tentang tuhan malu, Ketua Majelis Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais melakukan klarifikasi melalui akun Instagram amienraisofficial. Amien menyebut dia...

Klarifikasi Partai Setan Soal Aksi Teror Peserta #2019GantiPresiden di Car Free Day

Salam setan. Sehubungan dengan maraknya berita tentang penyerangan ibu dan anak di acara Car Free Day Jakarta, di mana ibu itu diserang dan dirundung...
Teguh Jambu
Wartawan Kemarin Sore.

Setelah Jusuf Kalla (JK) dan Partai Perindo mengajukan gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK) soal masa jabatan wakil presiden, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto, Ketua Umum Partai Berkarya, mengaku tengah menyiapkan gugatan yang jauh lebih radikal untuk MK. Jika JK hanya mempersoalkan dua periode yang “berturut-turut atau tidak berturut-turut”, Tommy Soeharto akan menggugat pembatasan dua periode tersebut.

“Saya kira, dua periode itu tidak cukup,” kata Tommy dalam wawancara eksklusif Mandhaninews di kediaman ayahnya di Jalan Cendana, Menteng (27/7).

“Bagaimana mungkin Anda bisa menyejahterakan rakyat kebanyakan, eee, kalau hanya, eee … apa namanya … eee, menjabat sepuluh tahun, atau malah kurang? Nah, itu dia pertanyaan. SBY kan gagal. Megawati lebih gagal, eee, apalagi Gus Dur,” lanjut Tommy. “Bapak saya, yang zamannya penak itu, perlu waktu 30 tahun untuk membangun bangsa ini. Saya kira, pembatasan dua periode itu, eee, saya kira itu kebodohan. Ya, kan?”

Tommy secara khusus mengundang dan menjamu Desmond Shihab dari Mandhaninews karena Tommy sudah tidak percaya lagi semua media besar di Indonesia. Dalam undangan yang ia kirim lewat WhatsApp, Tommy menilai semua media itu punya hobi menjelek-jelekkan dirinya dan keluarganya. Ia percaya penuh kredibilitas Mandhaninews yang netral, imparsial, dan secara khusus selalu menampilkan apa yang ia bicarakan apa adanya. Maka untuk menyampaikan berita besar kepada rakyat Indonesia kebanyakan, ia hanya percaya kepada Mandhaninews, “Seperti Bapak saya dulu percaya betul TVRI, bukan yang lain.”

Tommy Soeharto menyambut Desmond di beranda kediaman bapaknya yang akan dijadikan museum itu. “Sudah setengah jam saya tunggu, he-he-he,” ujar Tommy. Desmond meminta maaf karena sopir GO-JEKnya sempat kesasar dan membawanya memutari Kota Tua. Tommy bilang tidak apa-apa, lalu mengulurkan tangannya. Desmond bisa merasakan dingin misterius yang berasal cincin di jari manis Tommy; cincin dengan batu akik Kalimaya berwarna kuning terang, senada dengan kemeja batik dan celana yang ia kenakan.

Tommy tahu Desmond Shihab mengamati batu akiknya. “Ini Kalimaya, warisan daripada bapak saya. Penak, to? He-he-he,” ungkapnya, lalu mempersilakan Desmond masuk ke rumah untuk makan siang.

“Langsung wawancara saja, Mas Tommy.”

“Ma-kan du-luuu …. He-he-he.”

Di meja makan, Tommy mengenalkan kelima saudaranya yang sudah makan duluan. Dari sebelah kiri Tommy, searah jarum jam, Siti Hardijanti Rukmana alias Mbak Tutut, Mas Sigit Harjojudanto, Mas Bambang Trihatmodjo, lalu di sebelah kiri Desmond; Siti Hediati Hariyadi a.k.a Mbak Titiek, dan Siti Hutami Endang Adiningsih atau biasa dipanggil Mbak Mamiek.

Sambil makan, mereka asyik ngobrol tentang tembak-menembak, latihan dan perburuan terakhir masing-masing anak presiden kedua RI itu, hingga cerita-cerita lucu yang pernah mereka alami selama memegang senapan atau pistol. Desmond Shihab hanya menyimak dan sesekali cengengesan dan hampir setiap menit menenggak es dawet ayu di hadapannya, sedikit sekali makanan yang masuk ke mulutnya—padahal semua jenis makanan enak seluruh nusantara ada di meja itu.

Selesai makan, meja dibersihkan enam orang asisten rumah tangga yang sigap, Tommy mengajak tamu dan saudara-saudaranya berswafoto. Cekrek, cekrek, cekrek, Tommy berganti-ganti gaya dan mengomando pasukannya turut ganti gaya. Desmond mengikuti saja gaya Tommy: bibir monyong, dagu diimpit jempol dan telunjuk, mengacungkan jempol, jari tengah dan telunjuk membentuk “V”, melet, jari rock ‘n’ roll, dan tak lupa ibu jari dan telunjuk kiri dibalik membentuk angka 7 (nomor urut Partai Berkarya).

“Wah, harus foto bersama betulan ini,” kata Tommy, beranjak dari kursinya. “Mas Desmond, tolong fotokan ya.”

Keenam bersaudara itu langsung kompak membentuk angka 7 dengan tangan kiri.

Tommy kemudian mengajak Desmond Shihab ke ruang kerja Pak Harto, sebuah ruangan sederhana dengan dinding kaca antipeluru, tempat Pak Harto menemui tamu-tamu pentingnya. Tommy duduk di kursi yang biasa diduduki ayahnya, dan mempersilakan Desmond duduk di hadapannya. Titiek menyusul kemudian, duduk di samping Tommy.

“Saya dan Partai Berkarya mendukung Pak Jokowi 7 periode,” kata Tommy Soeharto.

“Saya juga mendukung Pak Jokowi 7 periode, supaya Indonesia kembali seperti waktu era kepemimpinan Bapak Soeharto yang sukses dengan swasembada pangan, mendapatkan penghargaan internasional, dan dikenal dunia,” timpal Titiek Soeharto.

“Itu artinya Anda akan berseberangan dengan Prabowo Subianto, mantan suami Anda?”

“Tidak masalah. Saya kira tidak masalah.”

“Ini kami lakukan, eee, demi … apa namanya … kemaslahatan rakyat kebanyakan. Mengapa 7? Itu dia pertanyaan. Pertama, nomor daripada Partai Berkarya nomor 7. Kedua, eee, karena … apa namanya … mimimal seperti bapak saya. Untuk membangun bangsa ini, eee, minimal seperti bapak saya. Minimal 32 tahun, he-he-he.”

“Tentu tidak masalah, langkah Anda pasti didukung dua partai besar lain: PDIP dan Partai Golkar.”

“Ya, ya, ya … Golkar palsu. Golkar abal-abal. Golkar yang asli itu ya Partai Berkarya. Apa itu Partai Golkar cuma berani bikin GOJO? Perjuangan untuk rakyat kok setengah-setengah, cuma mendukung Jokowi 2 periode, eee, tidak totalitas mengabdi untuk rakyat. Pak Hartarto itu kan, eee … apa namanya … anak buah daripada bapak saya. Airlangga Hartarto itu, pada prinsipnya, anak buah daripada saya juga. Dia pasti ikut perintah saya: Jokowi 7 periode!”

Teguh Jambu
Wartawan Kemarin Sore.
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Melacak Kesalehan Kultural dan Ikhtiar Keberagaman

“Agama tetap bersifat kemanusiaan, karena bertujuan menuntun manusia mencapai kebahagiaan. Tetapi ia bukanlah kemanusiaan yang berdiri sendiri, melainkan kemanusiaan yang memancar dari Ketuhanan” -Nurcholis Madjid,...

Mencari Teman Masa Pandemi? Why Not, Berikut Tipsnya

Sudah Satu Tahun Pandemi Covid-19 Melanda Indonesia. sekolah-sekolah, kampus, tempat yang bahkan kantor sekalipun harus berkegiatan online. Mahasiswa baru, murid baru dan orang-orang yang baru memulai...

Teror Lone Wolf: Siapa Bertanggung Jawab?

Dalam kurun 1 minggu, Indonesia dihentakkan oleh serangkaian teror brutal yang menyasar agama dan institusi negara. Minggu 28 Maret 2021, serangan bom bunuh diri...

Mempertanyakan Wacana Koalisi Partai Islam Oleh PKS dan PPP

Menyatakan bahwa Islam hanya berhubungan dengan kehidupan spiritual, tanpa kita sangkut pautkan sama sekali dengan masyarakat dan negara, mungkin sama jauhnya dari kenyataan dengan...

Lobi Lebanon terhadap Rusia Upaya Keluar dari Krisis Ekonomi

Pada 15-16 April 2021, Perdana Menteri (PM) Lebanon Saad Hariri melakukan kunjungan ke Moskow dalam rangka meminta dukungan dan bantuan ekonomi kepada pemerintah Rusia....

ARTIKEL TERPOPULER

Mempertanyakan Wacana Koalisi Partai Islam Oleh PKS dan PPP

Menyatakan bahwa Islam hanya berhubungan dengan kehidupan spiritual, tanpa kita sangkut pautkan sama sekali dengan masyarakat dan negara, mungkin sama jauhnya dari kenyataan dengan...

Teror Lone Wolf: Siapa Bertanggung Jawab?

Dalam kurun 1 minggu, Indonesia dihentakkan oleh serangkaian teror brutal yang menyasar agama dan institusi negara. Minggu 28 Maret 2021, serangan bom bunuh diri...

Lobi Lebanon terhadap Rusia Upaya Keluar dari Krisis Ekonomi

Pada 15-16 April 2021, Perdana Menteri (PM) Lebanon Saad Hariri melakukan kunjungan ke Moskow dalam rangka meminta dukungan dan bantuan ekonomi kepada pemerintah Rusia....

Kartini, Tafsir Al-Fatihah, dan Al-Qur’an

Ada banyak hal yang bisa dipelajari dari pemikiran Kartini yang hari lahirnya dirayakan bangsa ini. Ia dijadikan sebagai pahlawan penggerak emansipasi perempuan lewat kekuatan...

Kado Ulang Tahun ke-46, Taman Mini Mau Dibawa Kemana?

20 April 2021 merupakan hari ulang tahun ke-46 Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. Momentum ulang tahun yang biasanya dirayakan secara meriah dan dikemas...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.