OUR NETWORK
Minggu, September 19, 2021

Vaksinasi Covid-19: Efektivitas Vs Keamanan

M Gilang Ramadhan
Seorang Mahasiswa jurusan Hubungan Internasional Universitas Islam Indonesia yang memiliki minat dalam bidang politik dan hukum. Adapun hobi yaitu travelling, membaca, dan menonton film

Memasuki akhir bulan Juli, Kasus Coivid-19 di Tanah Air pun kian meningkat perkembangannya. Maka dari itu seluruh elemen yang terhimpun di seluruh negeri sedang mengupayakan yang terbaik guna memutus rantai pandemi tersebut. Hal tersebut pun terbukti dari langkah konkret yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia. Dinahkodai oleh Menteri Kesehatan RI pada akhirnya telah mengeluarkan dana yang begitu fantastis untuk membeli vaksin yang disediakan oleh berbagai lembaga kesehatan dunia.

Menteri Kesehatan Budi Gunaidi Sadikin (2020) telah menuangkan keputusan tersebut dalam ketetapan Menteri Kesehatan Nomor HK.O1.07/Menkes/12758/2020 pada senin (28, 12, 2020). Dalam surat keputusan tersebut dinyatakan bahwa terdapat 7 jenis Vaksin yang beredar di Indonesia. Yaitu yaitu yang diproduksi PT Bio Farma, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, Novavax Inc, Pfizer Inc and BioNTech, dan Sinovac.

Dari uraian yang telah dituturkan di atas sudah sangat jelas sekali bahwa Pemerintah Indonesia sangat berkonsentrasi penuh demi memutuskan krisis Pandemi yang kian memanas ini. Membicarakan terkait Vaksin yang telah beredah di Tanah Air, maka kita pun tentu akan mempertanyakan terkait tingkat keamanan serta efektivitas Vaksin tersebut. Apakah mungkin dengan sudah beredarnya Vaksin ini, masyarakat pun tidak perlu waspada terhadap ganasnya Virus Covid-19? Apakah juga ketika seseorang sudah disuntikan Vaksin tersebut maka akan tidak mungkin terkena Covid-19?.

Dari faktor efektivitas, maka dari ke-7 Vaksin yang telah beredar di Indonesia, hal tersebut pada dasarnya telah melakukan uji klinis dan juga uji massal terlebih dahulu. Kendati demikian semua vaksin tersebut sudah terbukti efektif untuk memberikan antibodi yang maksimal bagi orang yang bersangkutan. Karena sistem dari jalannya vaksin tersebut membentuk daya imun dalam menahan lajunya Virus yang akan bertamu di tubuh seseorang.

Sedangkan dari segi keamanan, Sepertinya sampai detik ini masyarakat tanah air belum sepenuhnya percaya terhadap hadirnya Vaksin. Bahkan ada sejumlah pihak yang secara terang-terangan menyuarakan penolakannya berlandaskan ragunya terhadap keamanan yag terhimpun pada Vaksin tersebut.

Dalam polemik yang terjadi ini, maka sejatinya juru bicara satgas penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito memberikan tanggapan bahwa Vaksin tidak berbahaya sama sekali, bahkan ia sesungguhnya berguna untuk melemahkan Virus, karena Vaksin tersebut akan masuk ke dalam tubuh manusia untuk menstimulasi imunitas tubuh sehingga kelak mampu melindungi orang yang bersangkutan dan juga orang lain (Putri, 2020).

Akan tetapi pada kenyataannya, hal yang terjadi di lapangan pun tidak sesuai seperti apa yang diharapkan oleh pemerintah. Ketika Vaksin berhasil hadir, maka sangat disayangkan sekali bahwa ada sebagian masyarakat yang berstigma bahwa polemik ini sudah selesai, kita pun bebas untuk melakukan aktivitas sesuka hati tanpa mempertimbangkan protokol kesehatan, tubuh menjadi anti terhadap virus. Sehingga tidak mungkin bahwa Covid-19 ini menyerangnya. Namun, bagaimanakah hal yang sesungguhnya dan sesuai?.

Seperti yang telah disampaikan oleh Satgas Penanganan Covid-19, meskipun kita mengetahui bahwa telah hadirnya vaksin tersebut di tengah-tengah kita, namun kita pun sebagai masyarakat tidak boleh serta merta mengabaikan regulasi protokol kesehatan yang ada. Dalam hal ini pun seperti penerapan 5 M. Yaitu mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas. Karena pada hakikatnya dengan hadirnya Vaksin di tengah-tengah kita, justru jangan pernah diartikan sebagai tidak mungkinnya Covid-19 menular tubuh kita (Perkasa, 2020).

Referensi

Perkasa, G. (2020, Desember 17). Berapa lama tubuh akan kebal dari virus corona setelah disuntik vaksin? Retrieved Januari 29, 2021, from kesehatan.kontan.co.id: https://kesehatan.kontan.co.id/news/berapa-lama-tubuh-akan-kebal-dari-virus-corona-setelah-disuntik-vaksin

Nabila, F. (2021, Januari 7). Beda 7 Jenis Vaksin COVID-19 yang Akan Dipakai di Indonesia. Retrieved Januari 29, 2021, from health.detik.com: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5324558/beda-7-jenis-vaksin-covid-19-yang-akan-dipakai-di-indonesia

Putri, I. (2020, November 12). Satgas Pastikan Keamanan Vaksin COVID-19. Retrieved Januari 29, 29, from health.detik.com: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5251864/satgas-pastikan-keamanan-vaksin-covid-19

M Gilang Ramadhan
Seorang Mahasiswa jurusan Hubungan Internasional Universitas Islam Indonesia yang memiliki minat dalam bidang politik dan hukum. Adapun hobi yaitu travelling, membaca, dan menonton film
Facebook Comment

POLIKLITIK

- Advertisement -

ARTIKEL TERPOPULER

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.