Jumat, April 23, 2021

Taatilah Hukum, Pak Rizieq Shihab Pulanglah…

Politik Out of the Box!

Generasi milenial saat ini dianggap hanya selalu berfokus pada bidang seni budaya, olahraga, dan dunia daring semata. Namun nyatanya, secara tidak langsung, generasi milenial...

Indonesia dalam Lukisan

Oleh: Kyla Zakira Sophiena Prasetyo, SMA Unggulan M.H. Thamrin Esai favorit lomba: Mengenal Indonesia, Mengenal Diri Kita Di tahun 2020, tercatat kurang lebih 34 provinsi tersebar...

Ancaman Terhadap Bhinneka Tunggal Ika di Media Sosial

Sebenarnya, media sosial adalah anugerah besar bagi manusia, dalam mendidik dan mengembangkan ilmu pengetahuan secara global. Bayangkan, sekarang ada tempat di mana manusia dari...

Menata Mekanisme PAW

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan gebrakan di awal tahun 2020 dengan melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT). OTT kali ini dilakukan terhadap salah satu...
Wawan Kuswandi
Pemerhati komunikasi massa, founder blog INDONESIAComment, mantan editor Newsnet Asia (NNA) Jepang dan penyuka sambal

Seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) sama derajatnya di mata hukum. Siapapun wajib mempertanggungjawabkan perbuatan hukumnya, baik dalam tatanan hukum positif yang berlaku di Indonesia maupun dalam hukum agama yang dianut seseorang yang sanksinya bisa terjadi di dunia maupun di akherat.

Kasus dugaan pornografi ‘baladacintarizieq’ yang menimpa pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab merupakan salah satu kasus terheboh di Indonesia dan dunia karena seorang Rizieq Shihab yang selalu mengklaim dirinya sebagai imam besar FPI diduga kuat terlibat dalam skandal seks terlarang bersama Firza Husein. Alur percakapan dan sejumlah foto-foto yang berkonotasi pornografi termuat dalam fitur WA di telepon selularnya dan sudah menyebar di jejaring sosial. Bahkan, isunya (entah benar atau tidak) adegan seks Rizieq Shihab dan Firza Husein juga ada dalam bentuk video 3G yang siap diupload di sosial media kapan saja.

Sebagai negara hukum, Indonesia wajib melaksanakan azas praduga tak bersalah terhadap Rizieq Shihab. Tujuannya ialah agar hak hukum dan hak asasi Rizieq Shihab terlindungi dan terjaga.

Berdasarkan azas praduga tak bersalah itulah, maka Rizieq Shibab tak perlu lagi takut untuk pulang ke Indonesia. Jalanilah proses hukum dengan penuh tanggung jawab. Bila Rizieq Shihab pulang ke Indonesia, dia mempunyai kesempatan besar untuk membuktikan kebenaran tentang dugaan kasus pornografi yang menyanderanya.

Para pengikutnya juga pasti menunggu bukti apa yang akan disampaikan Rizieq Shihab terhadap kasusnya. Selain hukum positif, Rizieq Shihab juga wajib mempertanggungjawabkan perbuatannya kepada Tuhan. Agama islam pun mengajarkan kepada para penganutnya agar selalu taat dan patuh terhadap hukum.

Kalau memang Rizieq Shihab terbukti bersalah, maka dia wajib mempertanggungjawabkan perbuatannya, walau harus masuk penjara sekalipun. Hal ini bisa menjadi contoh positif bagi para pengikutnya agar taat dan patuh terhadap hukum.

Masuknya nama Rizieq Shihab dalam DPO Polri (kalau benar), jelas-jelas telah merendahkan martabat Rizieq Shihab. Terlebih lagi, kabarnya Interpol juga kini sedang memburunya karena dia diduga telah menjadi buronan Polri.

Seharusnya, Rizieq Shihab meniru kasus hukum yang menimpa Ahok. Sang mantan gubernur DKI Jakarta, Ahok, secara ikhlas dan penuh tanggungjawab berani mengikuti proses hukum yang menimpanya mulai dari persidangan sampai divonis dua tahun dan masuk penjara. Ahok telah menunjukkan sikap dan perilakunya sebagai WNI yang taat dan patuh hukum. Dalam hal ini, Rizieq Shihab wajib mencontoh sikap dan perilaku hukum yang ditunjukkan Ahok.

Dalam sejarah hukum di Indonesia, mungkin ini adalah kasus yang pertama kali terjadi, ketika seseorang yang mengaku imam besar diduga kuat terlibat kasus asusila yang diupload di sosial media. Umumnya, publik selalu mencap kasus-kasus asusila sebagai skandal yang memalukan dan menjijikkan karena pelakunya dianggap bermoral bejad. Nah, untuk menghindari tudingan publik seperti diatas itulah, alangkah bijaknya kalau Rizieq Shihab segera pulang ke Indonesia. Hadapilah hukum dengan jantan dan lapang dada pak Rizieq Shihab. Taatilah hukum, pak Rizieq Shihab pulanglah….Selamat berbuka puasa pak Rizieq Shihab…Alhamdulillah.

Wawan Kuswandi
Pemerhati komunikasi massa, founder blog INDONESIAComment, mantan editor Newsnet Asia (NNA) Jepang dan penyuka sambal
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Toleransi, Kita Perlu Belajar dari Negeri Tolland

Sebelum mulai mendaratkan jemari diatas keyboard laptop, sejenak terlintas dalam pikiran saya sebuah kutipan yang menarik dari buku yang berjudul “Berjamaah (lagi) walau tak...

Terorisme Lahir dari Watak yang Retak

Salah satu musuh terbesar kemanusiaan adalah terorisme. Ia lahir dari watak retak manusia yang dikendalikan hasrat untuk membunuh. Dalam aksinya yang agresif, teroris tak...

Melacak Kesalehan Kultural dan Ikhtiar Keberagaman

“Agama tetap bersifat kemanusiaan, karena bertujuan menuntun manusia mencapai kebahagiaan. Tetapi ia bukanlah kemanusiaan yang berdiri sendiri, melainkan kemanusiaan yang memancar dari Ketuhanan” -Nurcholis Madjid,...

Mencari Teman Masa Pandemi? Why Not, Berikut Tipsnya

Sudah Satu Tahun Pandemi Covid-19 Melanda Indonesia. sekolah-sekolah, kampus, tempat yang bahkan kantor sekalipun harus berkegiatan online. Mahasiswa baru, murid baru dan orang-orang yang baru memulai...

Teror Lone Wolf: Siapa Bertanggung Jawab?

Dalam kurun 1 minggu, Indonesia dihentakkan oleh serangkaian teror brutal yang menyasar agama dan institusi negara. Minggu 28 Maret 2021, serangan bom bunuh diri...

ARTIKEL TERPOPULER

Teror Lone Wolf: Siapa Bertanggung Jawab?

Dalam kurun 1 minggu, Indonesia dihentakkan oleh serangkaian teror brutal yang menyasar agama dan institusi negara. Minggu 28 Maret 2021, serangan bom bunuh diri...

Melacak Kesalehan Kultural dan Ikhtiar Keberagaman

“Agama tetap bersifat kemanusiaan, karena bertujuan menuntun manusia mencapai kebahagiaan. Tetapi ia bukanlah kemanusiaan yang berdiri sendiri, melainkan kemanusiaan yang memancar dari Ketuhanan” -Nurcholis Madjid,...

Mempertanyakan Wacana Koalisi Partai Islam Oleh PKS dan PPP

Menyatakan bahwa Islam hanya berhubungan dengan kehidupan spiritual, tanpa kita sangkut pautkan sama sekali dengan masyarakat dan negara, mungkin sama jauhnya dari kenyataan dengan...

Puasa Menurut Filsuf Muslim

Selama ini ada anggapan umum yang diterima luas, bahwa nasib filsafat Islam telah berakhir di tangan Ibn Rusyd. Filsuf Andalusia yang mencoba melakukan counter...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.