Notice: Undefined index: HTTP_REFERER in /home/geotimes/wordpress/wp-content/plugins/Plugin/plug.php on line 23
Setetes Cinta Untuk Golkar Jabar | GEOTIMES
Jumat, April 16, 2021

Setetes Cinta Untuk Golkar Jabar

Belajar Pada Buku Biografi

Salah satu kesukaan saya adalah mengoleksi buku biografi atau otobiografi. Entah kenapa saya selalu ingin tahu rahasia dibalik perjalanan hidup seseorang hingga menjadi seperti...

Menilik Komunikasi Publik Tokoh Politik

Komunikasi merupakan sarana yang memiliki signifikansi tinggi dalam mengkonstruksikan sebuah interaksi sosial. Hal ini dikarenakan melalui jalinan komunikasi, seseorang akan mengaktualisasikan suatu konsepsi diri...

Mencari Empati Bangsa

Rasa-rasanya segala persoalan tragedi kemanusian, kericuhan dan keributan yang menjumputi Bangsa Indonesia belakangan ini, seharusnya menjadi tanggung jawab kita semua sebagai penyebab paling bias...

Otonomi Militer dalam Supremasi Sipil

Taufik Abdullah mengatakan, penguasaan terhadap organisasi profesional menjadi ukuran dari kemampuan suatu golongan untuk memaksakan keinginannya kepada golongan lain. Dengan kata lain, penguasaan organisasi...
akbarpandu
Salah satu masyarakat di Kota Kecil

Munculnya surat bodong dari DPP Golkar ternyata menimbulkan berbagai gejolak di masyarakat terutama pemerhati situasi politik saat ini khususnya dalam Pilgub Jabar. Puncaknya kemarin pada hari Selasa 26/9 terjadi demonstrasi masa Golkar Jabar yang mengutuk politik transaksional yang terjadi di tubuh di DPP Partai Golkar.

Bila kita cermati dengan seksama, peristiwa demo besar besaran yang terjadi di kantor DPD Golkar Jabar ini membuktikan bahwa adanya kekecewaan yang besar dari para kader atau anggota partai Golkar Jabar terhadap munculnya surat bodong tersebut.

Ini membuktikan bahwa kecintaan kader Golkar Jabar terhadap sosok Dedi Mulyadi begitu kuat. Andaikan Dedi Mulyadi tidak jadi diusung oleh Golkar mungkin para kader ini tetap akan mendukung penuh pencalonan Dedi Mulyadi. Artinya, loyalitas mereka teruji dan tak melihat partai lagi, melainkan sosok figur karena melihat kinerja dan prestasinya.

Seperti yang kita tahu semenjak Dedi Mulyadi menjadi Ketua DPD Golkar Jabar. Dia rutin berjunjung ke kabupaten/kota bahkan ke pelosok-pelosok daerah di Jawa Barat. Agenda ini dengan tujuan adalah mengembalikan nama besar Partai Golkar sebagai partai rakyat.

Semenjak tongkat kepemimpinan DPD Partai Golkar Jawa Barat beliau emban, maka dimulailah konsep kemasyarakatan dalam tubuh partai Golkar Jawa Barat. Sebagai contoh, misalnya pelantikan ketua DPD Kabupaten/kota yang dilaksanakan di rumah warga kurang mampu. Bukan di tempat mewah dan jauh dari urat nadi kehidupan warga.

Selain itu, sejak ia memimpin Golkar Jabar, Dedi Mulyadi tak pernah bosan  menginstruksikan kepada jajarannya agar lebih memperhatikan masyarakat kurang mampu yang berada di wilayahnya masing-masing.  Tentu, ia tak sekadar instruksi, melainkan memberi teladan sehingga banyak membantu kelompok masyarakat kecil.Itu sebabnya, tak aneh jika masyarakat Jabar sangat mendukung pencalonan Dedi Mulyadi sebagai Gubernur Jawa Barat 2018-2023.

Perjalanan hidup dan kiprah Dedi Mulyadi yang dituangkan dalam Buku Mengayuh Negeri Dengan Cinta sangat gamblang menjelaskan sosok dan kinerjanya. Falsafah yang kuat dalam  kiprahnya seperti halnya cinta kepada Ibunya. Ada sebuah kalimat yang berbunyi “demi cinta itulah saya melakukan banyak hal, saya terus menerus membuat prestasi. Bagi saya, prestasi itulah monumen cinta saya pada ibu”.

Dedi Mulyadi membangun dan berkiprah dengan cinta, maka tak heran dia sangat peduli pada warga yang lemah dan acapkali dimarginalkan oleh pembangunan.

akbarpandu
Salah satu masyarakat di Kota Kecil
Berita sebelumnyaMari Cerita Secangkir Kopi…
Berita berikutnyaPulanglah ke Nusantara
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Daniel Dhakidae, Kekuasaan dan Pelanggaran HAM

“Kekuasaan yang tidak memiliki kehormatan, tidak akan pernah mampu menghadirkan keadilan.” Ungkapan yang keras, menohok hati itu diucapkan oleh Bung Daniel Dhakidae awal tahun 2020...

Generasi Z dan Radikalisme Beragama

Peristiwa ledakan bom di Gereja Katedral Kota Makassar pada 28 Maret 2021 lalu, menggegerkan masyarakat Indonesia. Bukan hanya karena jenis ledakan yang masuk kategori...

Memandang Terorisme Melalui Evolusi Kultural

Bangsa Indonesia tengah dikejutkan dengan serangkaian serangan terorisme seperti ledakan bom di Gereja Makassar dan serangan ke Mabes Polri. Terorisme setidaknya telah merenggut 21.000...

Peran Besar Generasi Milenial Menuju Indonesia Maju

Menurut data Badan Pusat Statistika (2020), Indonesia memiliki jumlah penduduk yang cukup tinggi yaitu sekitar 270 juta jiwa dengan tingkat pertumbuhan penduduknya sebesar 1,25%...

Dua Sisi Media Digital Terhadap Budaya Lokal

Mari kita mulai membaca dan sambil memperhatikan sekitar kita tentang Media,Budaya, dan Jati Diri. Mungkin kita sudah mengetahui istilah Globalisasi. Globalisasi itu ditandai dengan...

ARTIKEL TERPOPULER

Gagalnya Kudeta Terhadap Raja Yordania?

Pada 4 April 2021, Panglima Militer Yordania, Mayjen Yousef Huneiti menyatakan bahwa pihaknya telah meminta secara resmi Pangeran Hamzah untuk menghentikan semua kegiatan atau...

Eren Yeager, Kesadaran dan Kebebasan

Pemberitahuan: esai ini terdapat cuplikan cerita Attack on Titan (AoT) episode 73. Pada musim akhir seri AoT, Eren Yeager tampil dengan kondisi mental yang jauh lebih...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Memandang Terorisme Melalui Evolusi Kultural

Bangsa Indonesia tengah dikejutkan dengan serangkaian serangan terorisme seperti ledakan bom di Gereja Makassar dan serangan ke Mabes Polri. Terorisme setidaknya telah merenggut 21.000...

Daniel Dhakidae, Kekuasaan dan Pelanggaran HAM

“Kekuasaan yang tidak memiliki kehormatan, tidak akan pernah mampu menghadirkan keadilan.” Ungkapan yang keras, menohok hati itu diucapkan oleh Bung Daniel Dhakidae awal tahun 2020...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.